Injil Lukas 6:20-26;
Luk 6:20
Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya dan berkata: "Berbahagialah, hai kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah.
Luk 6:21
Berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini lapar, karena kamu akan dipuaskan. Berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini menangis, karena kamu akan tertawa.
Luk 6:22
Berbahagialah kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu, dan jika mereka mengucilkan kamu, dan mencela kamu serta menolak namamu sebagai sesuatu yang jahat.
Luk 6:23
Bersukacitalah pada waktu itu dan bergembiralah, sebab sesungguhnya, upahmu besar di sorga; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan para nabi.
Luk 6:24
Tetapi celakalah kamu, hai kamu yang kaya, karena dalam kekayaanmu kamu telah memperoleh penghiburanmu.
Luk 6:25
Celakalah kamu, yang sekarang ini kenyang, karena kamu akan lapar. Celakalah kamu, yang sekarang ini tertawa, karena kamu akan berdukacita dan menangis.
Luk 6:26
Celakalah kamu, jika semua orang memuji kamu; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan nabi-nabi palsu."
----------
Berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini menangis, karena kamu akan tertawa
Saudaraku.
kita mungkin sedikit kesal dengan Bacaan Injil hari ini.
Bahasa moralnya sangat hitam-putih.
Jika kita percaya kepada Tuhan dan mengikuti jalan-Nya, kita akan menghasilkan banyak buah.
Jika kita hanya percaya kepada manusia, kita akan lemah dan hancur.
Begitulah kata nabi Yeremia.
Sekarang kita dapat memahami mengapa Yeremia berbicara dengan bahasa kenabian yang lugas.
Setiap kali ia memberi tahu orang-orang Yahudi bahwa mereka perlu bertobat dan memperbaiki cara hidup mereka, mereka menertawakannya.
Bahkan setelah bangsa Babilonia menaklukkan Yerusalem dan membakarnya hingga rata dengan tanah dan mereka meminta Yeremia untuk mencari tahu apa yang Tuhan inginkan dari mereka dan ia menyuruh mereka untuk tinggal di tanah itu dan membangunnya kembali, mereka mengira mereka lebih tahu dan bahkan menyeretnya ke Mesir bersama mereka. Yeremia tahu apa yang Tuhan inginkan bagi mereka, tetapi mereka terus memberontak.
Saudaraku,
adalah baik apabila kita mau merenungkan hukum kasih Tuhan, bahkan di malam hari ketika akan tidur setelah pemeriksaan batin.
Adalah baik bagi kita masing-masing supaya hidup kita berakar ke air kehidupan.
Jika akar kita cukup panjang untuk mencapai air di bawah permukaan, kita akan tetap hijau dan berbuah.
Itu berarti ketika kita tidak dapat melihat atau merasakan karya-karya Tuhan yang membantu kita untuk bertumbuh, bahkan saat kita dalam kesulitan, jika "akar spiritual" kita ke arah Tuhan, Dia akan menolong kita dengan kasih karunia-Nya.
Saudaraku,
kita merayakan wafat, kebangkitan dan kenaikan Tuhan Yesus minimal seminggu sekali, melalui Ekaristi Kudus.
Kita menyadari Roh Kudus hidup di dalam diri kita.
Tetapi seringkali kita memilih untuk "hidup sendirian".
Seringkali kita memilih menangis, memang itu sangat manusiawi.
Namun tangisan itu hendaknya selalu membawa kita kedalam permenungan probadi yang mendalam.
Supaya kita menyadiri kekurangan dan kelemahan kita dan lalu datang kepada Tuhan Yesus, mohon kesembuhan dan kekuatan.
Dan jika kita mengikuti Dia dalam penyembahan yang benar dan perilaku yang benar, kita dapat menantikan Kebangkitan kita sendiri, seperti yang Dia janjikan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 9 September 2026
Tuhan Yesus
Engkau hadir dalam kehidupan kami
Kami percaya kepada janjiMu, Engkau tidak akan meninggalkan kami sendirian
Kami mohon bimbinglah kami dan pimpinlah kami supaya selalu hidup dalam kehadiranMu
Sehingga rencana dan kehendakMu yang terjadi dalam kehidupan kami
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa