"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 18:1-8;

Luk 18:9
Dan kepada beberapa orang yang menganggap dirinya benar dan memandang rendah semua orang lain, Yesus mengatakan perumpamaan ini:
Luk 18:10
"Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai.
Luk 18:11
Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini;
Luk 18:12
aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku.
Luk 18:13
Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini.
Luk 18:14
Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan."
---------

Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini

Saudaraku,
tanpa Roh Kudus, orang tidak akan pernah bisa "mengenal Allah."
Roh Kudus membantu orang untuk "melihat dan mengakui kekurangan kita" dan memberikan kekuatan untuk bertobat.
Maka berbahagialah jika kita mampu menyadari itu sehingga dalam segala keadaan kita tetap rendah hati.
Sebab tak ada satupun perbuatan baik,yang pantas kita banggakan dihadapan Allah.

Saudaraku,
hati-hati dalam menyikapi apapun kegiatan atau aktivitas kerohanian kita.
Jangan sampai kita seperti orang-orang Farisi yang menyombongkan diri: aku bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah, berpuasa dua kali seminggu dan memmberikan perpuluhan.
Saya sangat percaya kita umat kristiani diberikan "mata rohani" yang sangat sehat.
Dengan mata rohani itu kenalilah diri apa adanya, jangan sampai menipu diri sendiri.
Sebab mengenal diri sendiri akan menghantar kita ke kerendahan hati.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 23 Oktober 2022

Tuhan Yesus
Kami mohon berikanlah kami rahmat kekuatan untuk menyingkirkan pikiran-pikiran yang sombong
Tuntunlah kami supaya dalam segala keadaan, kami tetap rendah hati
Dan bantulah kami untuk mengenal diri sendiri setiap hari

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
'

Injil Lukas 11:1-19;

Luk 13:1
Pada waktu itu datanglah kepada Yesus beberapa orang membawa kabar tentang orang-orang Galilea, yang darahnya dicampurkan Pilatus dengan darah korban yang mereka persembahkan.
Luk 13:2
Yesus menjawab mereka: "Sangkamu orang-orang Galilea ini lebih besar dosanya dari pada dosa semua orang Galilea yang lain, karena mereka mengalami nasib itu?
Luk 13:3
Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian.
Luk 13:4
Atau sangkamu kedelapan belas orang, yang mati ditimpa menara dekat Siloam, lebih besar kesalahannya dari pada kesalahan semua orang lain yang diam di Yerusalem?
Luk 13:5
Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian."
Luk 13:6
Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini: "Seorang mempunyai pohon ara yang tumbuh di kebun anggurnya, dan ia datang untuk mencari buah pada pohon itu, tetapi ia tidak menemukannya.
Luk 13:7
Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma!
Luk 13:8
Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya,
Luk 13:9
mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!"
--------

Sangkamu kedelapan belas orang, yang mati ditimpa menara dekat Siloam, lebih besar kesalahannya dari pada kesalahan semua orang lain yang diam di Yerusalem?

Saudaraku,
telinga kita sering mendengar ada orang yang berkata saat melihat orang lain kena musibah, itu karena "perbuatan buruknya".
Karena perbuatan-perbuatan jahat yang dilakukan dalam hidupnya.
Lalu permenungannya: siapakah manusia itu sehingga ia berhak berkata demikian?

Saudaraku,
mata kita diijinkan melihat perkara atau kejadian yang baik dan yang tidak baik, bukan untuk menghakimi yang tidak baik.
Tetapi supaya kita tetap berkehendak baik.
Banyak orang mempercakapkan kejadian-kejadian dunia, jika kita terlibat didalamnya itu sangat mempengaruhi kita.
Oleh karena itu ada baiknya kita selalu hati-hati, sebab banyak hal-hal yang tidak berguna dan pengaruhnya merugikan kita.
Kebiasaan yang kita dengar dan kita baca, sangat "mempengaruhi pola pikir."
Coba perhatikan ada banyak orang yang "merasa terhibur" dengan percakapan-percakapan duniawi.
Tetapi kita sebaiknya mencari hiburan batiniah.
Bicarakan hal-hal yang baik dan karya-karya Tuhan yang agung, supaya kehidupan rohani kita terpelihara dan bertumbuh.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 22 Oktober 2022

Tuhan Yesus
Perbuatan baik-Mu Kau nyatakan setiap hari dihadapan kami
Ampunilah kami jika Kau dapati kami lebih tertarik berbicara tentang hal-hal duniawi
Ampunilah kebiasaan kami yang salah
Ampunilah kelalaian kami
Dan kami mohon doronglah kami untuk mengambil bagian dalam pembicaraan-pembicaraan rohani

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 12:54-59;

Luk 12:54
Yesus berkata pula kepada orang banyak: "Apabila kamu melihat awan naik di sebelah barat, segera kamu berkata: Akan datang hujan, dan hal itu memang terjadi.
Luk 12:55
Dan apabila kamu melihat angin selatan bertiup, kamu berkata: Hari akan panas terik, dan hal itu memang terjadi.
Luk 12:56
Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?
Luk 12:57
Dan mengapakah engkau juga tidak memutuskan sendiri apa yang benar?
Luk 12:58
Sebab, jikalau engkau dengan lawanmu pergi menghadap pemerintah, berusahalah berdamai dengan dia selama di tengah jalan, supaya jangan engkau diseretnya kepada hakim dan hakim menyerahkan engkau kepada pembantunya dan pembantu itu melemparkan engkau ke dalam penjara.
Luk 12:59
Aku berkata kepadamu: Engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas."
---------

Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?

Saudaraku,
jangan mudah tertipu oleh apa yang kita lihat.
Mata memang tidak bisa menyesatkan tetapi orang berkata dari mata jatuh ke hati.
Dan hati cenderung "menilai" segala sesuatu untuk kepentingan diri kita sendiri.
Kita sangat mudah menilai orang lain dari tanda-tanda yang kita lihat dan kita dengar.

Saudaraku,
orang munafik adalah orang yang hidup dalam kebohongan, pura-pura tidak tahu.
Oleh sebab itu, kejujuran dan kemurnian seharusnya menguasai hati kita.
Kejujuran harus ada pada setiap maksud atau kehendak kita.
Dan kita harus berusaha dengan sangat keras untuk menjaga kemurnian hati.
Jika keadaan batin kita baik dan murni, kita akan melihat segala-galanya dengan sangat jelas dan memahaminya dengan sangat baik.
Ingatlah, pertimbangan orang tentang "keadaan lahiriah" itu selaras dengan "perasaan hatinya."
Dan ingatlah firman Tuhan ini: Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.(Ams 4:23)

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 21 Oktober 2022

Tuhan Yesus
Kami mohon berikanlah kami rahmat kekuatan untuk mengalahkan diri sendiri
Berilah kami hati yang teguh dan berani
Supaya dalam segala keadaan hati kami tetap murni
Sehingga dalam segala keadaan, Kau dapati kami setia hidup dalam kehendak-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 12:49-53;

Luk 12:49
"Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah Aku harapkan, api itu telah menyala!
Luk 12:50
Aku harus menerima baptisan, dan betapakah susahnya hati-Ku, sebelum hal itu berlangsung!
Luk 12:51
Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.
Luk 12:52
Karena mulai dari sekarang akan ada pertentangan antara lima orang di dalam satu rumah, tiga melawan dua dan dua melawan tiga.
Luk 12:53
Mereka akan saling bertentangan, ayah melawan anaknya laki-laki dan anak laki-laki melawan ayahnya, ibu melawan anaknya perempuan, dan anak perempuan melawan ibunya, ibu mertua melawan menantunya perempuan dan menantu perempuan melawan ibu mertuanya."
---------

Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah Aku harapkan, api itu telah menyala!

Saudaraku,
melalui Injil kita mengetahui bahwa Tuhan Yesus datang ke dunia untuk keselamatan manusia yang dikasihi-Nya.
Ia "memurnikan hati" manusia dengan api surga, yaitu Api Roh Kudus.
Berbahagialah kita jika Api itu tetap menyala.

Saudaraku,
Api Roh Kudus telah membersihkan dosa-dosa kita, kemudian membakar semangat untuk hidup kudus.
Tuhan Yesus pun meminta kepada kita supaya percikan Api itu menyulut setiap orang dihidup kita.
Sehingga mereka pun dimurnikan dan diselamatkan.
Jangan lupa Tuhan Yesus juga mengatakan kepada kita bahwa Api itu pula akan menimbulkan pertentangan.
Nyala api mengusir kegelapan.
Jadi ketika seorang berada dekat dengan Api itu, ia akan bisa melihat dengan sangat jelas mana kehendak Allah dan yang bukan.
Nah jika lalu menolak kehendak Allah, maka pasti kehadiran Api itu pasti ditolak.

Saudaraku,
kita mengetahui Api Roh Kudus itu lah yang akan menjaga kita agar kita tetap di jalan Allah.
Maka mari dengan berbagai upaya kita tetap menjaga Api itu tetap menyala.
Supaya kita tidak tersesat dan supaya setiap orang di hidup kita pun melihat jalan keselamatan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 20 Oktober 2022

Tuhan Yesus
Kami sangat sadar dunia selalu berusaha memadamkan Api Roh-Mu
Tetapi kami pun percaya Engkau selalu memberikan kekuatan kepada kami
Maka kami mohon doronglah kami untuk taat hanya kepada penglihatan Roh

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 12:39-48;

ayat 40-43:

Luk 12:40
Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan."
Luk 12:41
Kata Petrus: "Tuhan, kamikah yang Engkau maksudkan dengan perumpamaan itu atau juga semua orang?"
Luk 12:42
Jawab Tuhan: "Jadi, siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya?
Luk 12:43
Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.
---------

Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang

Saudaraku,
pelayan sejati akan mengutamakan kepentingan tuaanya daripada kepenringannya sendiri.
Kita adalah pelayan Tuhan, hidup kita untuk melayani Tuhan.
Tetapi Tuhan memberikan kebebasan penuh kepada kita untuk memilih.
Itulah bedanya kita dengan binatang.
Binatang mengabdi kepada hawa nafsu, tetapi manusia memiliki hati nurani dan akal budi.

Saudaraku,
untuk menjaga ketaatan kita kepada kehendak Allah sebaiknya setiap hari kita siap dan berani untuk melakukan perubahan mental, perubahan sikap dan perubahan hati.
Tantangan utama sebagai pelayan adalah tunduk kepada perintah dan ketaatan.
Nah itu tidak mudah sebab manusia cenderung melayani diri sendiri.
Saya ingatkan lagi bahwa daging ini selalu menuntut lebih dari apa yang dia butuhkan.
Maka "tanpa matiraga mustahil untuk menjadi pelayan."
Maka mrilah kita selalu membangun sikap bahwa kita adalah pelayan-pelayan Tuhan.
Coba perhatikan, banyak orang melayani sambil memikirkan dirinya sendiri.
Ada pula "yang menggunakan nama Tuhan" untuk melayani dirinya sendiri.
Saya kira kita sering mendengar banyak orang yang mengatasnamakan orang yang berkuasa untuk kepentingan diri sendiri.
Ya atau ya kemanusiaan kita pun selalu tergoda hal-hal yang demikian itu.
Sebab memang daging ini takut menderita, selalu menuntut dilayani.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 18 Oktober 2022

Tuhan Yesus
Kami sangat-sangat sadar kami akan mati dalam kedagingan
Terimakasih Engkau datang untuk menyelamatkan kami
Maka kami mohon berikanlah kami rahmat kekuatan untuk matiraga setiap hari
Supaya dalam segala keadaan, Kau dapati kami setia melakukan kehendak-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa