Yohanes K. Sugiyarta
Injil Matius 8:5-17;
Saya kutip ayat 5-10, 13;
Mat 8:5
Ketika Yesus masuk ke Kapernaum, datanglah seorang perwira mendapatkan Dia dan memohon kepada-Nya:
Mat 8:6
Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita."
Mat 8:7
Yesus berkata kepadanya: "Aku akan datang menyembuhkannya."
Mat 8:8
Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: "Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.
Mat 8:9
Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya."
Mat 8:10
Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorangpun di antara orang Israel.
-----------
Mat 8:13
Lalu Yesus berkata kepada perwira itu: "Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya." Maka pada saat itu juga sembuhlah hambanya.
------------
Sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorangpun di antara orang Israel
Saudaraku,
di dalam Injil banyak orang disembuhkan oleh karena iman mereka.
Tuhan tidak pernah berubah, yang diperlukan adalah orang-orang yang beriman, maka keajaiban-keajaiban akan terjadi.
Saudaraku,
membanggakan diri atas perbuatan-perbuatan kita atau pencapaian-pencapaian kita bisa melumpuhkan iman kita.
Lihatlah dalam Injil Matius pagi ini, perwira itu datang dengan hati yang tulus, hati yang peduli dengan hambanya yang sedang sakit dan datang dengan rendah hati dihadapan Tuhan Yesus.
Bagi yang saat ini masih sombong, coba lihatlah dengan jujur dirimu sendiri, sesungguhnya engkau tiidak memiliki apa-apa yang pantas engkau banggakan.
Yang engkau anggap pencapaianmu, yang engkau anggap kesuksesanmu, yang engkau anggap kekayaanmu, semua itu tidak mungkin engkau raih sendirian.
Banyak orang dikehidupanmu yang membawamu menjadi seperti apa hari ini.
Saudaraku,
tanpa kerendahan hati, iman tidak akan pernah bertumbuh.
Dan iman bukan suatu kebajikan yang hanya untuk dikotbahkan, tetapi iman harus menjadi satu-satunya yang mendorong setiap tindakan, bagi orang yang percaya kepada Kristus.
Maka mari, janganlah hanya menuruti dorongan hati dan jangan menuruti apa kata orang.
Kalahkanlah diri dan ikuti perintah Roh.
Memang rasanya tidak enak, tetapi itulah jalan yang harus kita tempuh supaya hidup kita layak dihadapan-Nya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 26 Juni 2021
Tuhan Yesus
Kupercayakan hidup kami hanya kepada-Mu
Sudilah Engkau menjaga dan melindungi kami supaya kami tetap tunduk kepada-Mu
Tidak mudah tergoda oleh segala kesombongan dunia
Hiudup rendah hati dan senantiasa menghadirkan kebaikan dan belas kasih-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 8:1-4;
Mat 8:1
Setelah Yesus turun dari bukit, orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia.
Mat 8:2
Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku."
Mat 8:3
Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: "Aku mau, jadilah engkau tahir." Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.
Mat 8:4
Lalu Yesus berkata kepadanya: "Ingatlah, jangan engkau memberitahukan hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka."
----------
Aku mau, jadilah engkau tahir
Saudaraku,
Tuhan Yesus bersedia menampuni dosa-dosa kita.
Tuhan Yesus bersedia menyembuhkan kita.
Tuhan Yesus bersedia memimpin dan membimbing kita.
Tuhan Yesus bersedia mengasihi dan memelihara kita.
Apakah kita taat mengikuti perintah-Nya?
Saudaraku,
tak ada umat lain di dunia ini yang memiliki Tuhan yang sangat dekat.
Berbahagialah jiwa yang mengarah kepada Tuhan, mendengarkan Tuhan bersabda.
Berbahagialah kita yang mendengarkan kebenaran.
Perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka.
Berbahagialah orang yang hidupnya menjadi bukti kebaikan dan belas kasih Tuhan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 25 Juni 2021
Kami berterimakasih kepada-Mu ya Tuhan Yesus Kristus
Kau ampuni dosa-dosa kami dan Kau sembuhkan kami
Dan Engkau perkenankan kami menikmati penghiburan-Mu
Hanya Engkaulah pengharapan kami dan perlindungan kami
Kami ingin selalu mengikuti Engkau ya Tuhan
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 7:15-20;
Mat 7:15
"Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
Mat 7:16
Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?
Mat 7:17
Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.
Mat 7:18
Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.
Mat 7:19
Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
Mat 7:20
Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.
-----------
Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadam, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka
Saudaraku,
Tuhan Yesus tidak membiarkan kita untuk menebak-nebak.
Ia memberikan pengajaran yang sangat jelas dan pasti, supaya kita selamat sampai hidup kekal dalam kebahagiaan bersama-Nya.
Orang mengatakan dunia ini penuh kepalsuan, tetapi bagaimana bisa mengatakan palsu jika tidak mengerti mana yang asli.
Berbahagialah kita umat kristiani, Yesus mengajarkan dengan sangat jelas: dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.
Terlihat sangat jelas dimata kita, banyak orang "beragama" yang sibuk "menjaga penampilan agamanya" hanya untuk supaya terlihat suci dihadapan manusia.
Padahal "agama" itu adalah "usaha untuk diri sendiri" supaya ia tetap berada di jalan yang dipercayainya benar.
Dunia pun berkata yang penting berbuat baik, tetapi "baik" yang seperti apa dan untuk siapa, semuanya itu bias.
Saudaraku,
pikiran dan perasaan sering menyesatkan, maka janganlah berdebat soal baik dan buruk, benar dan salah, dari buahnya akan nampak sangat jelas.
Jangan pernah mau dibodohi oleh dunia, dengan meributkan berbagai macam hal.
Mata kita melihat pekerjaan Allah dan telinga kita mendengar kehendak Allah, tetaplah tekun di dalam Allah.
Tantangannya bukan dari luar diri tetapi dari dalam diri kita sendiri, maka buanglah segala hal yang mengarah kepada "kepentingan diri sendiri".
Mari sebelum berbuat, kita pikirkan dulu, supaya tidak terseret oleh keinginan-keinginan yang tidak teratur.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 23 Juni 2021
Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau selalu bersabda kepada kami dengan berbagai cara
Roh Kudus menerangi langkah kami
Dan Engkau selalu menguatkan kami
Sehinga belas kasih-Mu terpancar dalam hidup kami
Kami mohon ya Bapa
Janganlah tinggalkan kami
Dan berikan kekuatan agar kami setia di jalan-Mu
Supaya kelak kami bersatu dengan Dikau dalam cinta kasih yang kekal
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Matius 7:6, 12-14;
Mat 7:6
"Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu."
-----------
Mat 7:12
"Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.
Mat 7:13
Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;
Mat 7:14
karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."
-----------
Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan
Saudaraku,
Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita bahwa ada 2 pintu, pintu menuju kehidupan dan pintu menuju kebinasaan.
Dan Tuhan Yesus mengatakan bahwa pintu menuju kehidupan itu sempit.
Ia datang dari tempat itu dan Ia membuktikan dengan pengajaran yang penuh kuasa dan mujizat yang telah dibuat-Nya.
Oleh karena kita umat kristiani telah berada di jalan yang benar.
Tuhan kita Yesus Kristus akan menuntun kita melalui pintu yang sempit itu dan menemani kita untuk masuk melalui pintu itu.
Dan sesungguhnya Ia telah mengatakan Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.(Bdk Yoh 14:6)
Saudaraku,
Tuhan Yesus adalah hidup bagi kita.
Jika kita bersama-sama dengan Tuhan Yesus maka segala-galanya berjalan dengan baik.
Ia selalu memberikan kekuatan dan penghiburan.
Namun dapat bersama-sama dengan Tuhan Yesus tidaklah mudah.
Sebab kita harus sanggup menyalibkan daging, dan menjaga supaya hati kita murni tidak dirintangi oleh makhluk-makhluk duniawi yaitu segala yang membawa kepada cinta diri.
Saudaraku,
Selama kita mampu menikmati penghiburan Ilahi, tidak lah sulit mengabaikan penghiburan manusia.
Maka mari jangan membohongi diri dengan hal-hal yang tidak perlu.
Bergembiralah dan berbahagialah dengan apa yang kita terima saat ini dari Allah.
Dan jangan biarkan daging mengusai hati kita, sebab kita mengetahui daging itu akan berakhir di kuburan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 22 Juni 2021
Tuhan Yesus
Tidak ada satupun di hidup ini yang berkuasa seperti Engkau
Oleh karena itu kuserahkan seluruh keinginan kami kepada-Mu
Kami mohon pimpinlah kami
Kami mohon kuatkanlah kami
Dan kami mohon cukupkanlah kami dengan belas kasih-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 7:1-4;
Mat 7:1
"Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi.
Mat 7:2
Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.
Mat 7:3
Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?
Mat 7:4
Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu.
Mat 7:5
Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."
----------
Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?
Saudaraku,
kebiasaan menyalahkan orang lain, mempengaruhi cara pandang kita terhadap orang lain.
Menyalahkan masalah atau keadaan selalu didorong oleh karena berusaha membenarkan diri sendri.
Maka bukan orang yang dikritik atau disalahkan yang perlu menjadi perhatian kita.
Tetapi orang yang selalu mengkritik atau menyalahkan yang sesungguhnya patut dikasihani.
Sebab akan membuat hatinya semakin keras dan akan sulit untuk peduli dan mengasihi.
Dan hidup batinnya tidak akan pernah tenteram.
Saudaraku,
apakah lalu kita tidak boleh mengkritik orang lain, menegur orang lain?
Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk melihat, menilai, dengan ukuran keadilan(bdk Yoh 7:24) dan dengan belas kasihan.
Tetapi apakah itu mudah?
Menurut saya itu hal yang sangat sulit, sebab jarang sekali ada orang yang menilai orang lain dengan ukuran yang sama untuk melihat dirinya sendiri.
Maka tentunya "adil" itu tidak pernah bisa tercapai.
Oleh karena itu marilah kita selalu melihat diri sendiri dan jangan terburu-buru menilai orang lain.
Periksalah diri kita dengan perlahan-lahan, supaya kita menemukan segala jerat tersembunyi, yang dipasang oleh hawa nafsu.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 21 Juni 2021
Tuhan Yesus Kristus
Kami mohon kuasailah kami dengan Roh-Mu
Supaya hati kami tidak dikuasai oleh perasaan-perasaan sendiri
Sehingga kami tidak mudah untuk menilai dan menghakimi orang lain
Dan ajarilah kami supaya tetap rendah hati
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa
Dalam persatuan Roh Kudus
Hidup dan berkuasa
Allah, kini dan sepanjang masa
