Yohanes K. Sugiyarta
Injil Yohanes 14:21-26;
Yoh 14:27
Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
Yoh 14:28
Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.
Yoh 14:29
Dan sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya kamu percaya, apabila hal itu terjadi.
Yoh 14:30
Tidak banyak lagi Aku berkata-kata dengan kamu, sebab penguasa dunia ini datang dan ia tidak berkuasa sedikitpun atas diri-Ku.
Yoh 14:31
Tetapi supaya dunia tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku, bangunlah, marilah kita pergi dari sini."
-------------
Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu - Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu
Saudaraku,
saya kira kita semua setuju bahwa: pilihan selalu diikuti dengan konsekuensi.
Tuhan Yesus mengatakan: apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu, janganlah gelisah dan gentar hatimu.
Tuhan Yesus memberitahukan kepada kita bahwa selama masih hidup di dunia ada 2 pilihan yaitu: pemberian-Nya atau pemberian dari dunia.
Jika kita memilih pemberian Tuhan Yesus, kita akan memperoleh Damai sejahtera.
Lalu jika demikian bolehkah saya berpendapat berarti dunia tidak pernah bisa memberi damai sejahtera?
Saudaraku,
saat ini hampir semua terkena dampak dari pendemi covid-19, rencana yang sudah disusun dengan baik tidak semua bisa dilaksanakan.
Bahkan bila boleh saya katakan pandemi ini telah "mengusik kedamaian, ketenangan hidup semua orang di seluruh dunia".
Maka sesungguhnya kita sebagai umat kristiani tidak ada pilihan atau dengan kata lain hendaknya kita sanggup mengesampingkan pilihan kita atau kehendak kita.
Lalu menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan Yesus tanpa syarat.
Nyata dihadapan kita banyak orang mau menyerahkan dirinya kepada Yesus, tetapi "dengan syarat".
Kemudian diserang godaan lalu merasa syarat itu tidak terpenuhi, akhirnya kembali kepada diri sendiri.
Orang semacam itu tidak akan pernah memperoleh ketentraman batin.
Contoh nyata penyerahan diri tanpa syarat, paling mudah kita bandingkan dengan hal memberi, misalnya:
Waaah.. Si A itu sudah aku bantu dengan pikiran, tenaga bahkan dengan banyak biaya, eee sekarang dah lupa dengan saya.
Padahal bukan lupa tetapi mungkin saja belum sempat menyapa.
Sikap seperti itu, kehidupan batinnya tidak akan pernah tenteram.
Jika memang telah menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan, konsekuensinya patuh dan taat tanpa syarat, percaya saja dan jangan pernah menilai keputusan-Nya dengan pemikiran kita.
Maka mari jauhilah segala angan-angan yang sia-sia, perasaan-perasaan yang dibuat-buat atau sikap yang berlebihan, melepaskan diri dari kepentingan diri sendiri dan tanpa apa-apa mengikuti Yesus.
Rajin dan berusaha dengan maksimal dalam segala sesuatu yang telah diserahkan oleh Tuhan Yesus kepada kita.
Pasti kita akan menerima Damai Sejahtera.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 12 Mei 2020
Tuhan Yesus
Apabila Kau dapati kami kurang percaya ampunilah kami
Kami mohon masuklah ke dalam kemah jiwaku
Dan perbaruilah kami dengan rahmat-Mu
Supaya hidup kami damai dan sejahtera senantiasa
Sebab hanya Engkaulah Tuhan dan Pengantara kami kini dan sepanjang masa
Amin
Injil Yohanes 14:21-26;
Yoh 14:21
Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."
Yoh 14:22
Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: "Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?"
Yoh 14:23
Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
Yoh 14:24
Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.
Yoh 14:25
Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu;
Yoh 14:26
tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
-------------
Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu
Saudaraku,
sebagai seorang kristiani, hidup kita tidak sendirian.
Allah memberikan Penolong yaitu Roh Kudus, dan Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu.
Roh itu yang selalu mendorong kita agar selalu mengarahkan hati dan pikiran kepada Allah.
Sehingga ada kedamaian dan tidak lagi dikuasai kecemasan.
Namun permenungannya: apakah semudah itu?
Sebab kenyataannya: tubuh ini selalu cemas, dan selalu menuntut lebih, dan tidak mudah menaklukkannya.
Bahkan ada kalanya iman tidak lagi mampu menumbuhkan pengharapan.
Terlebih keadaan pandemi covid-19 saat ini, ada banyak orang yang pengasilannya berkurang bahkan kehilangan pekerjaan.
Semoga kita sebagai anak-anak Allah, dengan kekuatan Roh Kudus mampu berdamai dengan situasi ini, tidak menyikapi keadaan ini sebagai beban namun keadaan yang memang harus dihadapi.
Sehingga hati dan pikiran tetap jernih dan mampu melihat jalan keluar dari situasi ini dan tetap seirama dengan kehendak Allah.
Saudaraku,
iman mengajarkan untuk berserah diri kepada Allah.
Tetapi sangat manusiawi jika kita menilai atau menyikapi berbagai persoalan cenderung kepada bisikan manusiawi.
Dan bisikan-bisikan manusiawi itu lah yang kemudian menjadi sumber kecemasan dan kebuntuan.
Janganlah "mengutuk dunia", menyalahkan apapun dan siapapun.
Lebih bijak melihat diri sendiri dengan lebih teliti dan jujur, pasti masih ada "kemampuan" yang mungkin selama ini tidak kita sadari dan tidak kita gunakan.
Temukan itu dan berusahalah dengan penuh semangat dan berserulah memohon pertolongan kepada Allah.
Dia yang sanggup mengajarkan segala sesuatu, pasti sanggup membawa kita melewati berbagai macam rintangan dan persoalan.
Percayalah bahwa selalu ada Allah di atas segala sesuatu dan dalam segala sesuatu, temukanlah Dia.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 11 Mei 2020
Bukalah hati kami ya Bapa untuk pengajaran-Mu
Perkenankanlah kami mengerti kehendak-Mu
Dan merenungkan belas kasih-Mu
Penyertaan-Mu kepada kami selama ini selalu kami sadari
Dan menjadi sumber kekuatan sehingga kami tetap kuat dan setia melangkah di jalan-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Yohanes 14:1-12;
Saya kutip sebagian:
Yoh 14:1
"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.
Yoh 14:2
Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
Yoh 14:3
Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.
Yoh 14:4
Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ."
-----------
Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ
Saudaraku,
tentunya sekarang ini kita semua berjalan menuju ke tempat Tuhan Kita Yesus Kristus hidup, yaitu di rumah Bapa di surga.
Apakah diantara kita masih ada yang "kurang percaya" di jalan Kristus yang kita lalui saat ini?
Dan apakah ada yang kurang percaya bahwa Tuhan Yesus hidup?
Beberapa hari yang lalu saya mendapat kiriman renungan dari seorang Romo:
Seandainya Yesus itu bukan Tuhan dan memang tidak hidup di surga, maka di neraka kita akan bersama dengan para Santo, Santa, Bapa Paus dan juga Bunda Theresa.
Saudaraku,
ada banyak orang yang berjalan di depan kita menuju ke tempat Tuhan Yesus dan saya sangat yakin kita semua melihatnya dengan sangat-sangat jelas.
Disisi lain nampak dihadapan kita ada orang-orang yang berjalan yang tidak punya arah yang pasti, hanya katanya dan yang penting berbuat baik.
Menurut saya ajaran Tuhan Yesus melebihi semua ajaran apapun yang ada di dunia ini.
Namun memang sangat-sangat berat, sebab jika ingin sungguh-sungguh mengerti, harus berani menyesuaikan hidupnya dengan hidup Kristus.
Kenyataannya kehormatan, kebanggaan diri sendiri dan umur panjang dengan berkelimpahan lebih menarik daripada kerendahan hati dan berkorban.
Lalu kebahagiaan yang kekal itu seolah-olah hanya dongeng yang dikutip dari Injil, bukan sesuatu yang diusahakan.
Saudaraku,
marilah kita senantiasa mengarahkan langkah kaki kita ke jalan kemana Tuhan Yesus pergi.
Dan mari perbanyak pengetahuan yang bermanfaat bagi keselamatan jiwa, supaya kita tidak tersesat dan binasa.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 10 Mei 2020
Tuhan Yesus
Kami tahu jalan kemana Engkau pergi
Dan tanpa-Mu kami tidak akan bisa bertahan
Sebab ada banyak jalan yang nampak lebih menarik
Oleh karena itu kami mohon kepada-Mu ya Tuhan jangan pernah tinggalkan kami
Dan berilah kami rahmat kekuatan agar kami selalu taat kepada perintah-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan dan kekuatan kami yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa
Amin
Injil Yohanes 14:7-14;
Saya kutip sebagian:
Yoh 14:9
Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.
Yoh 14:10
Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.
Yoh 14:11
Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.
Yoh 14:12
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;
Yoh 14:13
dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.
Yoh 14:14
Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya."
-------------
Apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya
Saudaraku,
doa adalah cara yang diajarkan oleh Allah dan doa adalah pintu masuk bagi Allah ke dalam hidup kita.
Dalam segala situasi apabila kita menhendaki pertolongan Ilahi hanya doa solusinya.
Namun penting untuk dipahami bahwa "kita harus setuju dengan kehendak-Nya", sebab hanya Tuhan lah yang berkuasa atas hari esok.
"Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga."(Bdk Luk 5:5)
Dan Tuhan lah yang terbaik dan yang mampu memberikan pertolongan dalam segala kesulitan.
Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!"(Bdk Yoh 2:5), lalu air berubah menjadi anggur.
Saudaraku,
jika badai kesulitan telah mereda dan Roh Allah telah berkuasa atas kita, kumpulkanlah selalu kekuatan-kekuatan baru untuk memuliakan-Nya.
Supaya kita tidak lagi mudah disesatkan oleh berbagai khayalan dan bisikan-bisikan.
Sebab jujur saja gemerlap dunia lebih menarik dan lebih nyata, dan mampu membakar semangat dan hawa nafsu hingga berkobar-kobar.
Sehingga rahasia-rahasia surga tertutup oleh kesombongan dan kepuasan diri.
Maka mari, arahkanlah selalu perhatian kita kepada Allah supaya kita mampu mengalahkan kelemahan-kelemahan manusiawi.
Supaya tidak ada lagi yang menghalangi pandangan kita kepada Allah.
Dan karya cinta kasih Tuhan, menolong dalam banyak kesulitan dan senantiasa menemani kita supaya *terhindar dari cinta diri*, penghalang utama hubungan kita dengan Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 9 Mei 2020
Tuhan Yesus
Ingin kuhaturkan kepada-Mu
Hidup kami ini sebagai tanda syukur atas pemberian-Mu yang berlimpah-limpah itu
Dan kami ingin mengabdi kepada-Mu selama hidup
Oleh karena itu kami mohon Ya Tuhan
Kuasaiah hati dan pikiran kami
Kuasailah keinginan kami
Supaya hanya untuk mengabdi kepada-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan dan Pengantara kami yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa
Amin
Injil Yohanes 14:1-6;
Yoh 14:1
"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.
Yoh 14:2
Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
Yoh 14:3
Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.
Yoh 14:4
Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ."
Yoh 14:5
Kata Tomas kepada-Nya: "Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?"
Yoh 14:6
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
-----------
Akulah jalan dan kebenaran dan hidup
Saudaraku,
pikiran dan perasaan kita sering menyesatkan dan hanya mampu membuka selubung kebenaran sedikit saja.
Maka pantaslah kita bersyukur, kita dipilih Allah dan Allah Sang Kebenaran berkenan tinggal dalam hidup kita.
Menyatakan kebenaran itu setiap hari dihadapan kita, sehingga apabila kita patuh kepada-Nya kita tidak akan tersesat.
Saudaraku,
alangkah cepatnya kemegahan dunia ini berlalu, yang satu mengganitkan yang lainnya.
Alangkah cepatnya segala benda-benda dunia ini menjadi usang.
Namun begitu banyak orang yang mengabdi kepada kemegahan duniawi.
Begitu banyak orang mencari kepuasan melalui benda-benda duniawi.
Dan mari kita lihat masih banyak orang-orang yang tidak melihat kebenaran, walaupun kebenaran itu nampak nyata dihadapannya.
Oleh karena itu mari dengan berbagai cara menjaga hubungan kita dengan Allah.
Dan tegas terhadap hal-hal duniawi seperti pesan Rasul Paulus kepada umat di Filipi: Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus.(Bdk Fil 3:8)
Saudaraku,
hidup dalam sabda Allah membuat manusia bijaksana dalam segala hal dan akan paham banyak hal.
Sebab Allah sendiri yang menuntun dan mengajarnya dan ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.(Mat 4:4)
Sadarilah bahwa: dengan berbagai cara Allah menjaga kita supaya kita tetap berada dalam kebenaran dan supaya kita hidup.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 8 Mei 2020
Tuhan Yesus Kristus
Tak henti-hentinya kami memuliakan Engkau dan mengucap syukur
Sebab rahmat-Mu adalah kebenaran dan sekaligus penghibur kami
Yang selalu menuntun, menyertai dan memperingatkan kami untuk berbuat baik
Tanpa jalan orang tidak dapat pergi
Tanpa kebenaran tidak ada pengetahuan
Tanpa hayat tidak ada hidup
Terimakasih Engkau telah menyatakan kepada kami
Bahwa Engkaulah Jalan Kebenaran dan Hidup
Hanya kepada-Mu lah kami serahkan semua rencana dan hidup kami
Sebab Engkaulah Tuhan dan Pengantara kami yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa
Amin
