Yohanes K. Sugiyarta
Injil Markus 7:24-30;
Mrk 7:24
Lalu Yesus berangkat dari situ dan pergi ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak mau bahwa ada orang yang mengetahuinya, tetapi kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan.
Mrk 7:25
Malah seorang ibu, yang anaknya perempuan kerasukan roh jahat, segera mendengar tentang Dia, lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya.
Mrk 7:26
Perempuan itu seorang Yunani bangsa Siro-Fenisia. Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dari anaknya.
Mrk 7:27
Lalu Yesus berkata kepadanya: "Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
Mrk 7:28
Tetapi perempuan itu menjawab: "Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak."
Mrk 7:29
Maka kata Yesus kepada perempuan itu: "Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu."
Mrk 7:30
Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar.
-----------
Saya sering mendengar pernyataan: kerjanya tidak usah terlalu semangat, gaji juga sama saja.
Bisikan kalimat yang mungkin dianggap biasa, namun tanpa disadari bisa menggerus ketekunan.
Pekerjaan bukan lagi sebuah tanggung jawab, namun menjadi sebuah beban.
Dan lalu kemudian hampir segala sesuatu yang memang harus dilaluinya menjadi terasa sangat berat.
Dan menjadi orang yang berpadangan sempit.
Kemudian apabila mulai patah semangat, lalu mengira telah kehilangan jalan itu.
Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.
Mungkin ada yang mengalami kondisi yang sama, pernyataan dari teman atau dari orang-orang disekitarnya.
Ngapain susah-susah belajar, gak usah ngejar nilai bagus lah, yang penting lulus.
Dan saya pun pernah mengalaminya, tetapi kalimat atau pendapat dari diri saya sendiri bukan dari orang lain.
Saat itu saya melihat seolah-olah tak ada lagi jalan untuk meraih cita-cita, sebab tidak ada lagi biaya untuk kuliah.
Lalu saya merasa telah kehilangan jalan.
Saudaraku, rahasia ketekunan adalah cinta.
Mari kita mencintai apapun yang dihadapkan oleh Tuhan kepada tangan kita.
Maka seberat apapun akan menjadi terasa ringan dan selalu penuh semangat.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 8 Februari 2018
Bapa di sorga
Dengan penuh kasih Engkau memberkati kami
Dengan Roh Kudus Engkau menerangi jalan kami
Ampunilah kami ya Bapa
Apabila kami lebih percaya dengan pemikiran diri sendiri
Lebih percaya dengan omongan orang
Sehingga kami tidak lagi melihat jalan-Mu
Bapa di sorga
Kami mohon pandanglah kami dengan penuh belas kasih
Dan siramilah kami dengan air surgawi
Sehingga mata kami melihat
Telinga kami mendengar
Dan hati kami penuh dengan semangat dan suka cita
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 7:14-23;
Mrk 7:14
Lalu Yesus memanggil lagi orang banyak dan berkata kepada mereka: "Kamu semua, dengarlah kepada-Ku dan camkanlah.
Mrk 7:15
Apapun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya."
Mrk 7:16
(Barangsiapa bertelinga untuk mendengar hendaklah ia mendengar!)
Mrk 7:17
Sesudah Ia masuk ke sebuah rumah untuk menyingkir dari orang banyak, murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya tentang arti perumpamaan itu.
Mrk 7:18
Maka jawab-Nya: "Apakah kamu juga tidak dapat memahaminya? Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskannya,
Mrk 7:19
karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?" Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal.
Mrk 7:20
Kata-Nya lagi: "Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya,
Mrk 7:21
sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan,
Mrk 7:22
perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.
Mrk 7:23
Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang."
---------
*sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat*
*Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang*
liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?
Aku, TUHAN, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya._
(Yer 17:9-10)
Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.
Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.
Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.
Saudara-saudara yang kukasihi, janganlah sesat!(Yak 1:13-16)
Saudaraku, melatih diri dengan selalu menyadari segala sesuatu yang AKAN dikerjakan,
adalah cara yang paling ampuh supaya kita mampu menguasai diri sendiri dan bukan sebaliknya kita yang dikalahkan oleh keinginan.
Terburu-buru menimbulkan tekanan, ada yang masih bisa fokus namun tidak sedikit yang lalu lupa akan keutamaan.
Dan hidupnya diperbudak oleh keinginan.
Maka dari itu, hendaklah kita hati-hati dalam menyikapi keinginan.
Jangan melihat hanya dari sudut lahiriahnya saja namun lihatlah juga dengan menggunakan mata iman.
Belajar menerima apa adanya dan harus memaksa daging untuk tunduk kepada martabat sebagai anak-anak Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 7 Februari 2018
Allah Bapa di dalam sorga
Kami menegerti bahwa kesabaran itu sangatlah penting
Sebab dalam diri kami ini terlalu banyak keinginan
Untuk itu ya Bapa
Kami mohon rahmat-Mu setiap hari
Agar selalu waspada terhadap segala keinginan
Dan kami tidak diperbudak olehnya
Sehingga hidup kami penuh dengan kedamaian
Putera-Mu Tuhan Yesus Kristus telah menderita untuk kami
Supaya kami menjadi kuat menghadapi godaan
Dan menemukan jalan menuju hidup kekal
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 7:1-13;
Saya kutipkan sebagian:
Mrk 7:5
Karena itu orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu bertanya kepada-Nya: "Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan najis?"
Mrk 7:6
Jawab-Nya kepada mereka: "Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.
Mrk 7:7
Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.
Mrk 7:8
Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia."
Mrk 7:9
Yesus berkata pula kepada mereka: "Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.
Mrk 7:10
Karena Musa telah berkata: Hormatilah ayahmu dan ibumu! dan: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya harus mati.
Mrk 7:11
Tetapi kamu berkata: Kalau seorang berkata kepada bapanya atau ibunya: Apa yang ada padaku, yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk korban?yaitu persembahan kepada Allah?,
Mrk 7:12
maka kamu tidak membiarkannya lagi berbuat sesuatupun untuk bapanya atau ibunya.
Mrk 7:13
Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadat yang kamu ikuti itu. Dan banyak hal lain seperti itu yang kamu lakukan."
--------
hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.
Munafik: ucapannya tidak sesuai dengan perbuatannya.
Cepat tersingung karena perkataan orang lain, tetapi tidak pernah memikirkan perkataan dirinya sendiri menyakiti orang lain.
Apabila seseorang mampu melihat dirinya sendiri dengan jujur dan adil, maka tidak akan ada alasan sedikitpun untuk mencela orang lain.
Sikap dan tingkah lakunya akan mengutamakan menghargai dan mengasihi orang lain.
Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu.(Ams 27:19)
Tambatkan atau ikatlah hati dengan Firman Tuhan.
Berbahagialah jika ditegur bahkan mungkin dihina, sebab akan menjadi pengingat kita untuk berjalan di jalan Allah.
Namun bersedih hatilah karena dosa-dosa kita.
Janganlah selalu menuruti perintah akal-budi dan jangan mencoba untuk berunding, sebab si jahat selalu menawarkan logika dan kesombongan.
Dan mari coba kita lihat, tahapan dalam hal kecintaan dengan hal-hal duniawi: melihat, berunding, mencoba, bersahabat dan.. membelenggu.
Saudaraku, marilah kita genggam hati kuat-kuat dalam Firman Tuhan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 6 Februari 2018
Burung pipit mendapat rumah
Burung layang-layang mendapatkan sarang
Dan hidup kami mendapat tempat di hati-Mu
Bapa di sorga
Firman-Mu selalu menjaga hati kami
Roh Kudus-mu selalu menjadi penerang jalan kami
Kami berterima kasih dan mengucapkan syukur
Kami mohon ya Bapa
Engkau selalu meberikan kekuatan kepada kami
Supaya hati kami tidak menjadi lemah
Jauhkanlah dari pikiran kami
Untuk mencari-cari pegangan dunia
Telah kami lihat sendiri
Pegangan dunia akhirnya menjadi belenggu
Yang akan membawa kepada kebinasaan
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 6:53-56;
Mrk 6:53
Setibanya di seberang Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ.
Mrk 6:54
Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus.
Mrk 6:55
Maka berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung orang-orang sakit di atas tilamnya kepada Yesus, di mana saja kabarnya Ia berada.
Mrk 6:56
Ke manapun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.
--------
Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus
Pertanyaannya:
Apakah kita mengenal Yesus?
Jika kita memang mengenal Tuhan Yesus pastinya kita semua *SEHAT*, sebab Ia adalah *Penyembuh*.
Syarat sehat dalam Tuhan Yesus adalah:
Mengasihi Tuhan
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.(Mat 22:37)
Mengasihi sesama
Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.(Mat 22:39)
Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia,(Mzm 37:3)
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.(Rm 12:2)
berubahlah oleh pembaharuan budimu
Apabila kita mengenal Tuhan Yesus, maka selalu memiliki semangat untuk meperbaiki diri terus-menerus dan melakukan kebaikan setiap hari.
Setiap contoh perbuatan baik kita gunakan sebagai cambuk untuk kemajuan dalam perkembangan kehidupan rohani.
Dan hendaklah jangan *mencela* setiap perbuatan yang tidak baik, cukuplah kita jadikan parameter untuk diri sendiri supaya kita sendiri tidak melakukannya.
Demikian pula orang lain memperhatikan perbuatan kita.
Jika kita setiap hari menampilkan kebaikan Allah, maka kita akan menjadi penyembuh.
Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;_
tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat.(Mzm 37:25-26)
Saudaraku, marilah kita waspada terhadap diri sendiri.
Menjaga ucapan dan perbuatan kita, sebab kita adalah anak-anak Allah.
Allah yang memberi kesembuhan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 5 Februari 2018
Pagi ini kembali kami mengucap syukur kepada-Mu ya Bapa
Atas segala kembaikan-Mu yang ada dalam hidup kami
Kami awali hidup kami pagi ini
Dengan memohon rahmat-Mu
Supaya dalam mengawali hari-hari kami
Kami memiliki keberanian untuk berbuat baik
Dan kami mohon Roh Kudus-Mu
Memberikan semangat kepada kami
Untuk berani melakukan perbaikan diri terus menerus
Sehingga hidp kami semakin sehat dihadapan-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 1:29-39;
Saya kutipkan sebagian:
Mrk 1:32
Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus semua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan.
Mrk 1:33
Maka berkerumunlah seluruh penduduk kota itu di depan pintu.
Mrk 1:34
Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia.
Mrk 1:35
Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.
--------
Waktu untuk manusia atau manusia untuk waktu?
Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.(Mzm 127:2)
Saudaraku, siapakah kita ini, sehingga kita dipilih menjadi anak-anakNya?
Mata kita dibuat-Nya melihat, telinga kita dibuatnya mendengar, sehingga mulut kita memanggil BAPA.
Ia mengunjungi kita dengan penuh kasih dan keajaiban.
Kedatangan-Nya mengagumkan.
Cinta kasih-Nya tak terukur yang dilimpahkan kepada kita.
Apa yang telah kita persembahkan, sebagai ucapan syukur atas segala kebaikan-Nya itu?
Berdoa bukanlah ritual.
Berdoa bukan berasal dari dorongan kewajiban.
Berdoa karena kita semua merindukan sentuhan kasih-Nya.
Menyatu dengan Allah supaya hati dan pikiran dibersihkan dari keinginan-keinginan yang menyesatkan.
Pada waktu itu engkau akan heran melihat dan berseri-seri, engkau akan tercengang dan akan berbesar hati, sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu.(Bdk. Yes 60:2)
Saudaraku, marilah dengan segenap hati menyerahkan hidup kita kepada Allah.
Janganlah buang-buang waktu hanya untuk mengejar segala hal menurut kesenangan dan keinginan diri.
Kasih dan keajaiban-Nya telah disediakan untuk kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 4 Februari 2018
Dengan hidup yang berkenan kepada-Mu
Kami persembahkan syukur untuk kebaikan-Mu
Tak henti-hentinya Engkau mengasihi kami
Engkau menyediakan segala hal yang baru dalam hidup kami
Bapa di sorga
Kami mohon Roh Kudus-Mu
Mengajar kami setiap hari
Kasih-Mu mencukupkan kerinduan kami
Dan Firman-Mu selalu menerangi langkah kaki kami
Kebijaksanaan-Mu menetap dalam hati kami
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
