Yohanes K. Sugiyarta
Injil Lukas 21:34-36;
Luk 21:34
"Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat.
Luk 21:35
Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini.
Luk 21:36
Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia."
---------
Berjaga-jaga bisa diartikan dengan selalu waspada.
Pesta pora adalah menuruti kesenangan dan hawa nafsu, memuaskan hasrat tubuh.
Dengan sibuk mencari kesenangan diri akan menutup kepedulian dengan orang lain.
Kehidupan modern meningkatkan kesejahteraan manusia.
Seiring dengan meningkatnya kesejahteraan meningkatkan pula berbagai macam keinginan.
Yang sebelumnya puas makan di warung, berubah ke rumah makan bahkan di hotel berbintang.
Pemenuhan kebutuhan berubah menjadi kesenangan menuruti hawa nafsu dan kesombongan.
Saudaraku, minggu depan kita memasuki masa adven.
Marilah kita memeriksa hati kita.
Hati kita tidak tenteram apabila ada keinginan yang tidak tercapai.
Dan lebih banyak hanya keinginan untuk memuaskan kesenangan dan hawa nafsu.
Janganlah biarkan rohani kita lemah, atau bahkan mati karena tertimpa reruntuhan kenikmatan duniawi.
Memiliki semangat hidup yang sederhana.
Selalu mengganggap diri lebih rendah daripada oranglain.
Adalah cara yang ampuh untuk menghindari jerat hawa nafsu.
Hiburan dunia, mahal dan menghabiskan banyak waktu dan uang, dan membawa kepada kematian.
Hiburan batin, sederhana dan murah, cukup ambil waktu sesaat untuk berdoa kepada Tuhan, maka Tuhan akan memberikan kententraman dan membawa kita kepada kehidupan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 2 Desember 2017
Kedamaian hanya ada pada-Mu ya Bapa
Kami mohon
Ajarilah kami untuk menolak kesenangan diri
Dan tuntunlah kami untuk melakukan kehendak-Mu
Sehingga kami memiliki keinginan yang teguh dan berakar kepada-Mu
Pada-Mu ada banyak penghiburan
Pada-Mu ada banyak makanan
Pada-Mu ada banyak minuman
Pada-Mu ada banyak tempat tinggal
Tetapi seringkali kami memilih menjadi gelandanngan
Pergi meninggalkan Engkau mengikuti nafsu dunia
Ampunilah kami ya Bapa, ampunilah kami
Bapa di surga
Kami mohon Roh Kudus-Mu membimbing kami
Memasuki masa adven ini
Supaya masa adven ini sungguh-sungguh membersihkan hati kami
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Yohanes 8:31-40;
Saya kutipkan sebagian:
Yoh 8:31
Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku
Yoh 8:32
dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
Yoh 8:33
Jawab mereka: "Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapapun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?"
Yoh 8:34
Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa.
---
Di era keterbukaan dan kebebasan informasi di negara kita saat ini kita bisa dengan bebas menulis apapun apa yang kita mau melalui website, blog dan media sosial
Semau-maunya menulis bahkan menyebarkan berita bohong dan ada yang menyebarkan fitnah.
Tetapi tiba-tiba ada undang-undang ITE(Informasi dan Transaksi Elektronik) yang _sedikit_ membatasi.
Pasal yang paling populer adalah pasal mengenai pencemaran nama baik.(Pasal 27)
Lalu timbul ketakutan bagi mereka yang biasa aktif menulis blog ataupun media sosial.
Injil Yohanes pagi hari ini Tuhan Yesus berfirman:
Kita akan merasakan kebebasan atau kemerdekaan oleh karena kebenaran apabila kita hidup dalam firman-Nya.
Dalam mengikut Tuhan tentunya ada aturan atau hukum Tuhan.
Tetapi apabila kita hidup dalam firman-Nya, dalam arti kita taat dan patuh kepada hukum Tuhan maka tidak akan ada lagi ketakutan.
Ilustrasi:
Sebelum belajar naik sepeda tentunya mempelajarinya terlebih dulu.
Ada perasaan takut jatuh.
Dan saat belajar ada yang jatuh sekali, ada yang berkali-kali dan ada yang tidak jatuh.
Apakah kemampuan naik sepeda itu kan hilang?
Tentunya tidak.
Demikian pula kita telah mendengar dan mengerti Firman..
Firman itulah yang membebaskan kita dari kecemasan.
Yang membuat manusia jatuh dan terikat oleh dosa karena menolak Firman Tuhan.
Orang yang hidup dalam firman Tuhan, selalu akan lebih dulu memikirkan apa uang akan diperbuatnya sebelum menyingisngkan lengan baju.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 05 April 2017
Bapa di surga
Segala kemampuan yang kami miliki tidak sempurna
Tetapi karena kasihMu
Engkau memberikan FirmanMu kepada kami
Supaya hidup kami semakin hari semakin baik
Dengan frimanMu pula
Mata kami terbuka dan melihat kebenaran
Sehingga kami bisa lebih banyak mengutamakan kebaikan
Selalu kami mohon RahmatMu
Agar kami selalu setia mengabdi kepadaMu
Bersama Yesus Kristus Tuhan dan Pengantara kami
Kami bawa permohonan ini kepadaMu
Amin
Injil Yohanes 8:21-30;
Saya kutipkan sebagian:
Yoh 8:21
Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak: "Aku akan pergi dan kamu akan mencari Aku tetapi kamu akan mati dalam dosamu. Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang."
--
Yoh 8:23
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini.
Yoh 8:24
Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu."
Yoh 8:25
Maka kata mereka kepada-Nya: "Siapakah Engkau?" Jawab Yesus kepada mereka: "Apakah gunanya lagi Aku berbicara dengan kamu?
Yoh 8:26
Banyak yang harus Kukatakan dan Kuhakimi tentang kamu; akan tetapi Dia, yang mengutus Aku, adalah benar, dan apa yang Kudengar dari pada-Nya, itu yang Kukatakan kepada dunia."
---
Orang Yahudi saat itu dijajah romawi.
Orang-orang Yahudi terutama ahli taurat dan orang farisi lupa perbudakan di Mesir dan pembuangan ke Babel.
Menolak mengakui dosa-dosa mereka dan merasa hidupnya suci karena telah menjalankan perintah Musa.
Mereka tetap keras hati dan tidak percaya kepada Tuhan Yesus
Padahal Tuhan Yesus membuat banyak mukjizat.
Maka Tuhan Yesus dengan keras berkata kepada mereka:
kamu akan mati dalam dosamu.
Tuhan Yesus datang untuk membebaskan dari budak dosa.
Tetapi mereka mengharapkan Mesias yang membebaskan mereka dari penjajahan Romawi.
Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang *berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.(Mat 10:28)
Sebagai orang Kristen apakah tidak boleh mencari harta dunia??
Sangat boleh dan harus berusaha maksimal dalam mengembangkan talenta yang telah diberikan oleh Allah.
Sehingga bisa semakin banyak berbagi dengan sesama.
Namun harus dengan semangat mengutamakan _pembebasan dosa_.
Dalam arti selalu dengan cara yang jujur, tekun dan bersandar kepada Firman Allah.
Hampir setiap orang ingin menjadi atasan.
Sehingga saat menjadi bawahan seolah-olah seperti terpaksa.
Sehingga mudah mengeluh dan bersungut-sungut.
Demikian pula hal tunduk kepada Allah.
Dengan mengeluh dan bersungut-sungut tidak akan mendapatkan kententraman hati.
Maka marilah kita dengan segenap hati tunduk kepada Allah.
Sehingga kita memperoleh kemerdekaan rohani dan tidak mati dalam dosa.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 04 April 2017
Allah Bapa didalam surga
Engkau tidak pernah memalingkan wajahMu
Engkau selalu menghadapkan wajahMu kepada kami
Tetapi kamilah yang bersembunyi dibalik dosa kami
Melalui Puteramu Tuhan Yesus Kristus
Engkau telah menebus dosa-dosa kami
Dan membawa kami dalam cara hidup baru penuh kasih bersama PuteraMu
Dan Engkau menjadikan kami anak-anakMu
Maka kami akan tunduk kepada perintah-Mu
Dan menjauhkan diri dari dosa
Dengan segenap hati
Kami mengucap syukur dan berterima kasih
Bersama Yesus Kristus Tuhan dan Pengantara kami
Amin
Injil Yohanes 8:1-11;
Saya kutipkan sebagian:
Yoh 8:2
Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka.
Yoh 8:3
Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah.
Yoh 8:4
Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah.
Yoh 8:5
Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?"
Yoh 8:6
Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah.
Yoh 8:7
Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu."
Yoh 8:8
Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah.
Yoh 8:9
Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.
----
Kita bisa dengan mudah melempar batu.
Tetapi setelah batu itu terlepas dari tangan, kita tak lagi mampu untuk mengontrolnya.
Demikian pula dengan kalimat yang keluar dari mulut.
Setelah keluar dari mulut, tak mampu lagi kita mengontrolnya.
Terkadang ucapan yang bermaksud baik, bisa menjadikan salah paham.
Apalagi cacian atau makian.
Injil Yohanes pagi ini, Tuhan Yesus mengajak kita untuk tidak menghakimi dengan cara apapun, sindirian, makian atau apapun bentuk dan caranya.
Demikian pula terkadang kita sudah merasa benar tetapi diadili dan dihina oleh orang lain.
Allah mengajarkan kepada kita untuk tetap menyerahkan sepenuhnya dalam kasihNya.
Kita selalu diajak sabar dan tetap rendah hati, terhadap umpatan, makian atau sangkaan-sangkaan.
Dalam situasi tertentu terkadang kita lebih baik berdiam diri.
Marilah kita tetap hidup setia kepada Allah.
Takutlah kepada Allah.
Umpatan ataupun fitnah justru akan merugikan dirinya sendiri.
Hindari pertengkaran dan keluh kesah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 03 April 2017
Bapa di surga
Kembali kami mengawali aktivitas dan pekerjaan kami
Pagi hari ini kami memulai dengan mengucap syukur dan memuliakan Engkau
Memohon penyertaanMu dalam setiap hari yang kami lalui
Semoga kami tidak mudah menghakimi
Dan kami tidak takut dengan pendapat orang lain
Agar hati kami tetap teguh kepadaMu
Kami mohon rahmatMu
Supaya kami selalu berhati-hati dalam berbicara dan bertindak
Membuat semua orang bahagia seakan-akan itu tidak mungkin
Tetapi bersamaMu kami akan selalu berusaha
Agar setiap orang yang berada di dekat kami merasakan kebahagian dari kasihMu
Pujian, hormat dan ucapan syukur kami hunjukkan kepada-Mu
Dalam nama Tuhan Yesus Putera-Mu
Amin
Injil Yohanes 11:1-45;
Saya kutipkan sebagian:
Yoh 11:32
Setibanya Maria di tempat Yesus berada dan melihat Dia, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya dan berkata kepada-Nya: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati."
Yoh 11:33
Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu dan berkata:
Yoh 11:34
"Di manakah dia kamu baringkan?" Jawab mereka: "Tuhan, marilah dan lihatlah!"
Yoh 11:35
Maka menangislah Yesus.
--
Yoh 11:39
Kata Yesus: "Angkat batu itu!" Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada-Nya: "Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati."
Yoh 11:40
Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"
Yoh 11:41
Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: "Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku.
Yoh 11:42
Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku."
Yoh 11:43
Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras: "Lazarus, marilah ke luar!"
Yoh 11:44
Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka: "Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi."
----
Ketika dibaptis kita mematikan hidup lama dan memperoleh hidup baru bersama Tuhan Yesus.
Kehidupan orang kristen bukan hanya sekedar hidup baik.
Hidup baik itu biasa.
Orang yang tidak mengenal Tuhan Yesus pun bisa hidup baik.
Orang kristen harus siap mati yaitu mematikan keinginan diri sendiri demi kebaikan orang-orang di sekitarnya.
Selalu berusaha menjadikan hidupnya sebagai pancaran kemuliaan Allah.
Ada begitu banyak _informasi_ yang masuk melalui semua indera kita.
Artinya setiap hari kita harus mati.
Mematikan indra terhadap informasi yang hanya menyebarkan kebencian, ketakutan, kejahatan, dll.
Supaya tidak terseret kedalam arus tipuan si jahat.
Coba berhenti meneruskan atau copas informasi yang sumbernya tidak jelas dan belum tentu kebenarannya.
Walaupun menurut Saudara itu sesuatu yang baik.
Sebab mungkin menurut Saudara itu baik namun bisa jadi akan menjadi sebuah informasi yang membingungkan bagi sebagian orang.
Informasi tentang kejahatan misalnya, tidak perlu diteruskan lewat WA atau apapun.
Ada orang lantas menjadi ketakutan.
Tuhan Yesus telah memberikan HIDUP kepada kita, dari kematian kehidupan kita sebelumnya.
Matikanlah segala keinginan jahat, maka kita akan memperoleh hidup dalam kemuliaan Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 02 April 2017
Bapa
Seringkali kami mati karena keluhan-keluhan kami sendiri
Saat kami menghadapi kesulitan atau tantangan
Padahal Engkau telah memberikan kekuatan untuk _mematikan keluhan itu_
Dan hidup dengan semangat baru dengan rahmat-Mu
Kami mengucap syukur untuk penyertaanMu
Selama sepekan ini
hari ini kami menyembah dan memuliakan Engkau melalui ibadat kami
Kami mohon terimalah ucapan syukur kami dan dengarkanlah doa-doa permohonan kami
Dengan rahmat-Mu
Engkau mengutus kami
Agar kami mampu memberi hidup
Dalam keluarga, komunitas, pekerjaan maupun aktivitas kami
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
