Yohanes K. Sugiyarta
Injil Yohanes 6:30-35;
Yoh 6:32
Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya bukan Musa yang memberikan kamu roti dari sorga, melainkan Bapa-Ku yang memberikan kamu roti yang benar dari sorga.
Yoh 6:33
Karena roti yang dari Allah ialah roti yang turun dari sorga dan yang memberi hidup kepada dunia."
Yoh 6:34
Maka kata mereka kepada-Nya: "Tuhan, berikanlah kami roti itu senantiasa."
Yoh 6:35
Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.
--------
Siang hari dituntun tiang awan malam hari dituntun oleh tiang api.
Makanan datang dari langit.
Penyertaan Allah yang begitu dahsyat untuk orang-orang Yahudi saat keluar dari tanah mesir.
Allah sangat mengasihi manusia.
Dan tidak ingin manusia hidup menderita, celaka dan mati oleh perbuatannya sendiri.
Bila orang yang baik tidak berbuat baik lagi, malahan mulai berbuat jahat, ia akan mati, karena kejahatan yang telah dilakukannya. (Yeh 18:26)
Terjemahan lain:
Kalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan sehingga ia mati, ia harus mati karena kecurangan yang dilakukannya.
Orang yang hidup bersama Allah makan dari makanan yang diberikan oleh Allah.
Maka segala sesuatu yang diperbuatnya adalah kebaikan.
Kebaikan sejati bukan kebaikan yang dilakukan untuk kepentingan diri sendiri.
Bersukurlah senantiasa kita dipelihara oleh Allah.
Sebab kita anak-anak Allah.
Dan marilah kita selalu berdoa untuk mereka yang tidak mengenal Allah.
Ada orang yang berdoa dibawah pohon beringin, menyembah allah yang tidak dikenal tetapi hidupnya baik.
Ada orang yang mengenal allah-nya bahkan menyebut namanya, tetapi tidak makan dan minum hidangan yang disajikan oleh allahnya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 2 Mei 2017
Bapa di dalam surga
Kami mengucap syukur
Sebab kami mampu mendengar Sabda-Mu
Kami mendengar suaraMu
SabdaMu yang membuat kami tetap hidup
Sebab perkataanMu adalah roh dan hidup
Terimakasih pula
Untuk Sakramen Mahakudus
Engkau memberikan Tubuh-Mu yang kudus
Kami bersukacita ya Bapa
Sebab kasihMu tidak pernah berkurang
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin.
Tradisi menuliskan pribadi Yusuf, suami Maria sebagai seorang tukang kayu di kota Nazareth.
Dalam pribadi Yusuf, pekerjaan tangan memperoleh suatu dimensi ilahi. Kerja meningkatkan harkat dan martabat manusia sebagai ciptaan Allah dan memungkinkan manusia turut serta di dalam karya penciptaan dan penyelamatan Allah. Atas dasar inilah gereja pada masa kepemimpinan Paus Pius XII menetapkan tanggal 1 Mei sebagai hari Raya Santo Yusuf Pekerja, sekaligus menetapkan sebagai Hari Buruh. Yusuf selanjutnya diangkat sebagai pelindung para karyawan/buruh yang bekerja setiap hari untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. (Sumber: imankatolik.or.id)
Injil Yohanes 6:22-29;
Saya kutipkan sebagian:
Yoh 6:26
Yesus menjawab mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.
Yoh 6:27
Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."
--------
Saya sering mendengar candaan:
Jangan malas ke gereja, carilah dulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
Candaan tersebut baik, tetapi harus dimaknain lebih mendalam.
Mari kita lihat, setiap hari kita dihadapkan dengan berbagai kerakusan dan keserakahan.
Lebih kelihatan nyata di negara kita ini dalam proses pilihan kepala desa sampai pilihan gubernur.
Dengan berbagai cara mereka mengejar kekuasaan itu.
Serangan fajar, sembako murah bahkan dengan intimidasi pemilih dan menjelekkan calon lain.
Saya tegaskan lagi itu kenyataan.
Atau hal-hal keseharian, begitu banyak orang yang dikuasai pekerjaan dan melupakan hal-hal lain.
Bekerja bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun harus mampu meningkatkan harkat dan martabat manusia sebagai ciptaan Allah.
Maka hendaknya janganlah mencintai diri sendiri.
Cinta diri akan menimbulkan nafsu yang terkadang menjadi tidak terkendali.
Keinginan hati harus diteliti dan dikendalikan.
Sebab tidak semua kehendak hati yang nampaknya baik harus segera dituruti.
Sebaliknya keinginan yang nampaknya tidak baik tidak selalu harus dikesampingkan.
Belajar menerima apa adanya, bersukcita dengan sesuatu yang sederhana.
Rahmat Allah akan bisa dirasakan dan penghiburan akan kita terima apabila kita membuang kesenangan dunia.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 01 Mei 2017
Kami telah memilih jalan kebenaran
Dan Engkau telah menempatkan hukum-hukum-Mu di hadapan kami
Kami mohon kepadaMu ya Bapa
Engkau selalu menuntun langkah hidup kami
Engkau yang mengendalikan kami
Agar kami terhindar dari cinta diri
Ajarilah kami ya Bapa
Agar kami menaruh permintaan-permintaan kami hanya kepadaMu
Ajarilah kami agar kami lebih teliti dalam setiap keinginan yang timbul
Supaya apapun yang kami kerjakan
Mampu meningkatkan harkat dan martabat kami sebagai ciptaanMu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 8:1-4;
Mat 8:1
Setelah Yesus turun dari bukit, orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia.
Mat 8:2
Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku."
Mat 8:3
Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: "Aku mau, jadilah engkau tahir." Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.
Mat 8:4
Lalu Yesus berkata kepadanya: "Ingatlah, jangan engkau memberitahukan hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka."
----------
Orang yang sakit kusta dikucilkan, diisolasi dari kehidupan sosial.
Dengan demikian tidak hanya merasakan penderitaan secara fisik, namun juga secara psikis.
Mari saya mengajak Saudaraku semua untuk sejenak masuk dalam permenungan.
Apakah saat ini kita sungguh-sungguh sehat?
Ada orang yang mengalami penderitaan dan menyalahkan orang lain yang melakukan ketidakadilan.
Tidak mau melihat dirinya sendiri.
Tidak mau memaafkan.
Dan ada pula yang tidak bisa lagi percaya kepada siapapun.
Selalu protektif dan dikuasai oleh kecurigaan, kecemasan dan ketakutan.
Ada orang yang selalu berdoa apabila mengalami kesulitan.
Ia mendoakan orang lain yang dianggap merintangi jalannya.
Dan dengan senang hati memberikan maaf.
Dan tidak pernah ragu-ragu minta maaf kepada orang lain.
Hidup selalu mengutamakan belas-kasihan daripada kemarahan.
Apabila Saudara merasa tidak sehat, berdoalah, berbicaralah dengan Tuhan Yesus dan katakanlah:
Tuhan, jika Tuhan mau, Tuhan dapat membahagiakan aku.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 30 Juni 2017
Ya Bapa
Kami sungguh berbahagia memiliki Allah seperti Engkau
Engkau selalu mendengar doa-doa kami
Engkau selalu meberikan yang terbaik bagi kami
Untuk itu ya Bapa
Kami mohon rahmatMu
Agar kami selalu menyadari kehadiranMu dalam hidup kami sehari-hari
Sehingga kami tidak dikuasai oleh keinginan kami
Keinginan kami hanya kebahagiaan sesaat
Bahkan keinginan itu bisa mengikat kami
Sehingga hidup kami hanya akan menjadi semu
Ikatlah kami dengan kasihMu
Supaya hidup kami penuh dengan kebahagian sejati
Yaitu hidup yang penuh belas-kasihan dan penuh dengan pengampunan
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 16:13-19;
Mat 16:13
Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"
Mat 16:14
Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi."
Mat 16:15
Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"
Mat 16:16
Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"
Mat 16:17
Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.
Mat 16:18
Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Mat 16:19
Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."
-----
Pagi ini saya mengajak Saudaraku menjawab pertanyaan Tuhan Yesus:
Menurut Saudara siapakah Aku ini?
Saya sangat yakin dan percaya masing-masing kita telah atau akan mencapai suatu titik, dimana dalam hidup kita bisa menjawab siapakah Tuhan Yesus.
Kita mungkin pernah mendengar bahkan melihat banyak kejadian dan hal-hal yang lantas menjadi sangat lucu:
Keluarga Kristen yang tidak harmonis.
Seorang Kristen yang tersangkut kejahatan.
Seorang Kristen yang menjadi penipu.
Seorang Kristen yang korupsi.
Seorang Kristen yang pemarah.
Seorang Kristen yang pelit.
Dll.
Mengapa bisa terjadi demikian?
Ada yang menjawab _itu manusiawi_, atau yaaa.. namanya masih manusia.
Benarkah demikian??
Apabila kita sungguh-sungguh mau melihat Tuhan Yesus, istilah atau ungkapan manusiawi atau yaaa.. namanya juga masih manusia.
Tidak akan pernah terjadi.
Sebab Tuhan pasti membuat mata kita kita melihat dengan sangat-sangat jelas antara putih dan yang hitam.
Dan Tuhan memberikan rahmat dan kekuatan kepada kita untuk selalu hidup putih, walaupun menanggung sengsara.
Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku.
Dan Tuhan Yesus mengatakan dalam Injil Markus 4:11-12:
Jawab-Nya: "Kepadamu telah diberikan rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang luar segala sesuatu disampaikan dalam perumpamaan,
supaya: Sekalipun melihat, mereka tidak menanggap, sekalipun mendengar, mereka tidak mengerti, supaya mereka jangan berbalik dan mendapat ampun."
Maka marilah kita mengucap syukur kepada Allah dan berbahagialah!
Sebab kita adalah orang-orang yang dipilih oleh Allah.
Sehingga kita bisa mengerti rahasia kerajaan Allah dan hidup dalam kasih Putera-Nya Tuhan kita Yesus Kristus.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 29 Juni 2017
Bapa di sorga
Terimakasih Engkau telah memilih kami menjadi anak-anakMu
Dan Engkau membuka mata kami
Sehingga kami melihat rahasia kerajaanMu
Engkau menunjukkan jalan
Kemana kami harus pergi
Dan Engkau menuntun langkah kami
Supaya kami tidak tersesat
Malaikat-malaikatMu berkemah di sekeliling kami
Dan Engkau pula yang menyediakan semua kebutuhan kami
Kami mohon kepadamu ya Bapa
Semoga mata kami tetap terbuka dan tertuju kepadaMu
Kami tidak tergoda untuk berpaling oleh keelokan dunia
Dan semoga firman-Mu juga menjadi pustaka hidup kami
Sehingga mata kami dengan sangat jelas melihat
Garis batas antara yang baik dan yang buruk
Garis batas antara kehendakMu dan kehendak pikiran kami
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 7:15-20;
Mat 7:15
"Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
Mat 7:16
Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?
Mat 7:17
Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.
Mat 7:18
Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.
Mat 7:19
Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
Mat 7:20
Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.
----
Tumbuh adalah bagian alami kehidupan.
Hidup berarti tumbuh.
Ada selaput dalam akar pohon yang hanya bisa dilalui air dan zat-zat tertentu.
Mungkin bisa saya sebut dengan istilah filter.
Yang membuat pohon tumbuh dan berbuah.
Kita diciptakan baik adanya.
Tentunya akan menghasilkan buah yang baik.
Alam menyediakan semuanya, yang kita perlukan dan yang tidak kita perlukan.
Dan tentunya kita memerlukan apa yang ada di alam ini.
Coba sejenak perhatikan salah satu peristiwa di alam ini.
Lebah terbang dari pohon satu kepohon yang lain yang tujuannya mencari madu, namun juga tanpa disadari oleh si lebah, serbuk sari ikut terbawa.
Manusia lebih tinggi dari segala makhluk.
Lalu pertanyaannya:
Bagaimana dengan kita, apakah kita telah menjadi bagian dalam proses alam dan menghasilkan buah yang baik?
Jika belum cobalah periksa akar kita.
Apakah terdapat filter?
Dan apakah berfungsi dengan benar?
Segala sesuatu bisa mempengaruhi hidup kita.
Mari saya ajak Saudaraku merenungkan kalimat ini:
Kita bisa makan kenyang, tetapi... apakah lalu lidah kita merasakan nikmat?
Kesadaran selalu diperlukan.
Agar hidup bukan hanya sekedar tumbuh dan berbuah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 28 Juni 2017
Pagi hari ini
Kami kembali mengucap syukur ya Bapa
Engkau membuat mata kami melihat
Engkau membuat telinga kami mendengar
Sehingga kami mendengar suaraMu
Sehingga kami menyaksikan kebaikanMu
Tentunya kami sangat berbahagia menjadi anak-anakMu
Namun dengan demikian
Kami tentunya harus selalu menyadari
Dan berhati-hati dalam setiap perbuatan tangan kami
Agar berbuah baik dan melimpah
Dan sungguh-sungguh kami dikenal sebagai anak-anak Allah
Untuk itu ya Bapa
Kami mohon agar kami selalu bertekun dalam doa
Sebagai sarana kami untuk selalu berbicara denganMu
Dan setiap saat membangkitkan kesadaran kami
Untuk taat dan setia dalam kasihMu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
