"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil dari Matius 20:1-18a;

Mat 20:1
"Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya.
Mat 20:2
Setelah ia sepakat dengan pekerja-pekerja itu mengenai upah sedinar sehari, ia menyuruh mereka ke kebun anggurnya.
Mat 20:3
Kira-kira pukul sembilan pagi ia keluar pula dan dilihatnya ada lagi orang-orang lain menganggur di pasar.
Mat 20:4
Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku dan apa yang pantas akan kuberikan kepadamu. Dan merekapun pergi.
Mat 20:5
Kira-kira pukul dua belas dan pukul tiga petang ia keluar pula dan melakukan sama seperti tadi.
Mat 20:6
Kira-kira pukul lima petang ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula, lalu katanya kepada mereka: Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari?
Mat 20:7
Kata mereka kepadanya: Karena tidak ada orang mengupah kami. Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku.
Mat 20:8
Ketika hari malam tuan itu berkata kepada mandurnya: Panggillah pekerja-pekerja itu dan bayarkan upah mereka, mulai dengan mereka yang masuk terakhir hingga mereka yang masuk terdahulu.
Mat 20:9
Maka datanglah mereka yang mulai bekerja kira-kira pukul lima dan mereka menerima masing-masing satu dinar.
Mat 20:10
Kemudian datanglah mereka yang masuk terdahulu, sangkanya akan mendapat lebih banyak, tetapi merekapun menerima masing-masing satu dinar juga.
Mat 20:11
Ketika mereka menerimanya, mereka bersungut-sungut kepada tuan itu,
Mat 20:12
katanya: Mereka yang masuk terakhir ini hanya bekerja satu jam dan engkau menyamakan mereka dengan kami yang sehari suntuk bekerja berat dan menanggung panas terik matahari.
Mat 20:13
Tetapi tuan itu menjawab seorang dari mereka: Saudara, aku tidak berlaku tidak adil terhadap engkau. Bukankah kita telah sepakat sedinar sehari?
Mat 20:14
Ambillah bagianmu dan pergilah; aku mau memberikan kepada orang yang masuk terakhir ini sama seperti kepadamu.
Mat 20:15
Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?
Mat 20:16
Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir."
---------

Hampir setiap pagi saya selalu menyapa teman-teman melalui WA atau medsos lainnya.

Semangat pagi.. marilah kita semua menjalani aktivitas hari ini dengan cinta dan dengan tulus ikhlas.

Dalam perumpamaan Injil hari ini, tuan pemilik kebun anggur mengupah sama.
Pekerja yang mulai bekerja dari pagi, dari pukul 9 dan dari pukl 15.

Apapun yang saat ini menjadi tanggung jawab kita.
Apapun yang saat ini dihadapkan kepada tangan kita.
Allah menuntut kita untuk bekerja maksimal.
Allah tidak menuntut *jumlah* yang kita hasilkan.

Ada yang diberi kecerdasan intelektual.
Ada yang diberi ketelitian.
Ada yang diberi keahlian dibidang olah raga.
Ada pula yang hidup dengan keterbatasa fisik.

Jika Allah menuntut hasil dari segi jumlah maka pasti tidak akan adil.

Kita harus puas dan mengucap syukur atas apa yang telah diberikan Tuhan.
Dan dengan semangat kasih Allah, kita selalu berusaha bekerja maksimal.
Tidak iri hati atas pencapaian orang lain.

Dunia memang tidak adil, tetapi Allah Mahabaik dan Mahaadil.
TUHAN itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya. (Mzm 145:17)

Lihatlah Allah-lah yang mencari kita.
tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari pekerja-pekerja.

Tuan rumah bukan mandornya yang mencari pekerja.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 24 September 2017

Bapa di sorga
Kami mendengar panggilan-Mu
Engkau percaya kami mampu bekerja di ladang-Mu
Terimakasih ya Bapa

Semoga kami setiap saat menyadari dan selalu mensyukuri
Atas semua pemberiaan-Mu
Sehingga kami terbebas dari iri hati

Bapa
Engkau adil
Engkau selalu baik
Engkau tidak menuntut jumlah perolehan kami
Engkau hanya mengajak untuk berkarya dengan maksimal

Bapa
sebagai ungkapan syukur kami
Pagi ini kami bersama keluarga, sahabat dan anak-anak-Mu semua yang ENgkau kasihi
Kembali hadit dalam bait-Mu yang kudus
Menyembah, memuji dan memuliakan Engkau

Kami mohon
Terimalah segala sembah, puji dan ucapan syukur kami

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil dari Lukas 8:4-15;

Luk 8:4
Ketika orang banyak berbondong-bondong datang, yaitu orang-orang yang dari kota ke kota menggabungkan diri pada Yesus, berkatalah Ia dalam suatu perumpamaan:
Luk 8:5
"Adalah seorang penabur keluar untuk menaburkan benihnya. Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu diinjak orang dan burung-burung di udara memakannya sampai habis.
Luk 8:6
Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, dan setelah tumbuh ia menjadi kering karena tidak mendapat air.
Luk 8:7
Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, dan semak itu tumbuh bersama-sama dan menghimpitnya sampai mati.
Luk 8:8
Dan sebagian jatuh di tanah yang baik, dan setelah tumbuh berbuah seratus kali lipat." Setelah berkata demikian Yesus berseru: "Siapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!"
Luk 8:9
Murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya, apa maksud perumpamaan itu.
Luk 8:10
Lalu Ia menjawab: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang lain hal itu diberitakan dalam perumpamaan, supaya sekalipun memandang, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mengerti.
Luk 8:11
Inilah arti perumpamaan itu: Benih itu ialah firman Allah.
Luk 8:12
Yang jatuh di pinggir jalan itu ialah orang yang telah mendengarnya; kemudian datanglah Iblis lalu mengambil firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan.
Luk 8:13
Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad.
Luk 8:14
Yang jatuh dalam semak duri ialah orang yang telah mendengar firman itu, dan dalam pertumbuhan selanjutnya mereka terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup, sehingga mereka tidak menghasilkan buah yang matang.
Luk 8:15
Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan."
-------

Iman adalah akar dari HIDUP.
Perbuatan kita adalah buahnya.

Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati. (Yak 2:17)

Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji._(2kor 13:5

Banyak orang cenderung melihat siapa yang mengatakan bukan apa yang dikatakan.
Dalam membaca kita suci hendaklah memahami apa yang di-Sabdakan Tuhan.
Dan ijinkanlah Sabda itu tinggal didalam hati, pasti Tuhan akan memberikan pengertian tentang kebenaran.
Dan janganlah pula menyepelekan apa yang di tulis dalam kitab suci.
Bahkan titik koma pun bisa menjadi sangat bermakna.

Sabda Tuhan memberi penghiburan, menjadi jalan keluar dari kecemasan, memberikan ketenangan dan memenuhi hati dengan jarapan.
Mohonlah kepada-Nya, agar Sabda itu tumbuh dan berbuah.
Sabda itu akan menuntun kita.
Membuka mata kita, sehingga kita bisa sangat jelas *membedakan* jalan dunia dan jalan kebenaran yang menuju keselamatan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 23 September 2017

Bapa
Kami menaruh segala pengharapanku hanya kepada-Mu
Dan Sabda-Mu selalu menjadi pustaka hidup kami
Firman-Mu-lah yang membuat kami melihat
Furman-Mu-lah yang membuat kami mendengar
Semua karya-Mu dalam kehidupan ini

Kami mohon ya Bapa
Agar kami tidak sesat
Kami bertumbuh mengarah kepada-Mu

Telah kusiapkan hati ya Bapa
Hati yang pantas
Agar Engkau berkenan tinggal tetap di hati kami
Sehingga karya kasih-Mu terwujud dalam hidup kami

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil dari Lukas 8:1-3;

Luk 8:1
Tidak lama sesudah itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia,
Luk 8:2
dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat,
Luk 8:3
Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.
---

Pemandangan yang sangat indah dan pemebelajaran hidup yang sangat mendalam saya dapatkan saat saat masa kecil sampai remaja.
Hutang Budi seringkali saya dengar.
Ada beberapa orang yang mengerjakan sesuatu dengan tulus dan ikhlas karena dorongan hutang budi.
Orang tersebut akan selalu membantu dalam bentuk apapun kepada seseorang yang telah memberi pertolongan kepadanya.
Itulah Injil yang hidup atau Sabda yang hidup.

Tidak ada di sekitar kehidupan saya ahli teologi atau ahli filsafat atau ahli kitab suci.
Iman katolik saya tumbuh bersama Sabda Hidup.
Saya sungguh mengucap syukur kepada Tuhan Yesus yang membuat mata saya melihat dan telinga saya mendengar.

Saya mengundang, mengajak Saudara-saudariku semua untuk menjadi SABDA HIDUP.
Tidak harus melakukan sesuatu yang besar.
Sabda Tuhan bisa terwujud dengan hal-hal yang sederhana.

Juga dalam saya menulis permenungan harian, jika Saudaraku perhatikan, tak ada kalimat yang indah.
Saya hanya sekedar bercerita tentang kehidupan saya dengan Tuhan Yesus.
Dengan kata dan kalimat apa adanya yang saya bisa.
Saya percaya Tuhan Yesus-lah yang akan mengajar Saudaraku.

Saya berhutang budi kepada Tuhan Yesus.

Bagaimana dengan Saudaraku?

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 22 September 2017

Allah Bapa di sorga
Engkau telah membuat mata kami melihat hukum-Mu
Engkau telah mengajari bagimana kami berjalan dalam perintah-Mu
Dan Engkau perlihatkan kedermawanan-Mu

Kami mengucapkan terimakasih untuk semuanya itu.
Dan dengan semangat hutang budi kami kepada-Mu
Jiwa dan tubuh kami akan kami gunakan sebagai perwujuban Sabda-Mu
Sehingga seluruh rangkaian cerita hidup kami menjadi sabda hidup

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil dari Matius 9:9-13;

Mat 9:9
Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku." Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia.
Mat 9:10
Kemudian ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa dan makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya.
Mat 9:11
Pada waktu orang Farisi melihat hal itu, berkatalah mereka kepada murid-murid Yesus: "Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?"
Mat 9:12
Yesus mendengarnya dan berkata: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit.
Mat 9:13
Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."
---

Dari kesederhanaan untuk mencapai kemuliaan.
kesederhaan iman dari hati nurani yang bersih.
Orang tidak akan menjadi lebih suci karena dipuji.
Tuhan Yesus tidak datang ke Roma dan berkotbah kepada Kaisar.
Tuhan Yesus tidak datang kepada ahli-ahli filsafat di Athena.
Tuhan Yesus tidak datang kepada para ulama di zaman itu.

Tuhan Yesus menyapa kepada setiap orang yang merindukan kedamaian hati.
Ia melihat ke dalam hati kita.
Bukan melihat penampilan kita.
Orang melihat luarnya, tetapi Tuhan melihat itikad-nya.

Selalu berbuat baik dan rendah hati adalah pintu gerbang untuk masuk kedalam *kedamaian dan sukacita dalam Tuhan*.
Bersandar kepada Tuhan Yesus, dan mencintai-Nya.
Hal-hal duniawi, saat ini bisa mendatangkan pujian namun di kemudian hari bisa saja akan mendatangkan celaan.
Bersandarlah kepada Sabda Tuhan, jangan kepada ajaran dunia yang hari ini ada tetapi esok akan tiada.

Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya. (Yes 40:8)
Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu. (Mat 24:35)

Baiklah kita menjaga hati nurani kita tetap murni.
Walaupun singa telah menjadi malam, dan walaupun malam telah menjadi siang.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 21 September 2017

Hari meneruskan berita itu kepada hari
Dan malam menyampaikan pengetahuan itu kepada malam
Hati kami tetap tertuju kepada-Mu ya Bapa
Sebab kami percaya hanya Engkau-lah
Sumber kedamaian dan kehidupan

Untuk itu kami mohon ya Bapa
Jauhkanlah kami dari mencari pujian dunia
Yang meracuni hati kami

Dan berikanlah rahmat kekuatan
Sehingga sabda-Mu tetap tinggal tetap dalm hati kami
Menjadi sumber semangat kami untuk selalu berbuat baik
Dan hidup rendah hati

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil dari Lukas 7:31-35;

Luk 7:31
Kata Yesus: "Dengan apakah akan Kuumpamakan orang-orang dari angkatan ini dan dengan apakah mereka itu sama?
Luk 7:32
Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan yang saling menyerukan: Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak menangis.
Luk 7:33
Karena Yohanes Pembaptis datang, ia tidak makan roti dan tidak minum anggur, dan kamu berkata: Ia kerasukan setan.
Luk 7:34
Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan kamu berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa.
Luk 7:35
Tetapi hikmat dibenarkan oleh semua orang yang menerimanya."
----

Di medsos sering ramai dibicarakan tentang *haters*.
Kebencian kepada seorang tokoh atau artis.
Ada beberapa alasan kepada menjadi haters.
Yang intinya menurutnya tokoh atau artis tersebut tidak pantas menjadi idola.
Ada yang karena merasa lebih cantik/cakep.
Ada yang merasa lebih pintar.
Ada yang berpendapat artis/tokoh itu tidak pantas sebagi artis/tokoh.
Ada yang tidak bisa menerima masa lalu dari artis/tokoh tersebut.

Orang Farisi dan ahli Taurat mempunyai *parameter tentang Mesias*.
Parameter hasil kesimpulannya sendiri.
Lagipula dengan segala apa yang dikerjakan oleh Tuhan Yesus, mereka merasa tersaingi popularitasnya.

Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel. (Yes 7:14)
Ada suara yang berseru-seru: "Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita! (Yes 40:3)

Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati. (Yes 40:11)

Siapa yang menakar air laut dengan lekuk tangannya dan mengukur langit dengan jengkal, menyukat debu tanah dengan takaran, menimbang gunung-gunung dengan dacing, atau bukit-bukit dengan neraca? (Yes 40:12)

Beberapa nubuat tentang Mesias dari Nabi Yesaya, orang Farisi dan ahli Taurat mengetahui hal itu.
Tetapi mereka justru tidak melihat kemuliaan Allah, karena menilai atau menakar dengan pemikirannya sendiri.

Ada hal-hal yang tinggi dan mulia.
Ada hal-hal tersembunyi dari putusan-putusan Allah.
Yang tidak terjangkau oleh akal budi manusia.
Yang bisa kita lakukan adalah percaya dan berserah dir kepada-Nya.

Engkau adil, ya TUHAN, dan hukum-hukum-Mu benar (Mzm 119:137)

Hidup dengan iman, percayalah kepadaNya.
Rasakan kasih dan kebaikan-Nya setiap hari.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 20 September 2017

Kami mencintai Engkau lebih dari diri kami sendiri
Itulah yang menjadi semangat hidup kami ya Bapa
Kami menerima segala putusan-Mu
Dan kami percaya keputusan-Mu itu benar

Kami juga memohon kepada-Mu
Supaya kami tidak mudah menilai bahkan menghakimi orang lain
Berdasarkan pemikiran kami sendiri
Semoga kasih-Mu yang selalu menjadi pedoman dalam hidup kami

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin