"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 28:8-15;

Mat 28:8
Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.
Mat 28:9
Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: "Salam bagimu." Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.
Mat 28:10
Maka kata Yesus kepada mereka: "Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku."
Mat 28:11
Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala.
Mat 28:12
Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu
Mat 28:13
dan berkata: "Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.
Mat 28:14
Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa."
Mat 28:15
Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini.
---------

Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur

Saudaraku,
lihatlah para pengikut Tuhan Yesus setelah penangkapan, penyiksaan dan penyaliban-Nya.
Mereka bersembunyi di sebuah ruang atas kecil di Yerusalem, takut akan apa yang akan dilakukan oleh para penguasa selanjutnya.
Orang banyak yang seminggu sebelumnya telah memuji Tuhan Yesus sebagai Mesias dan Raja tampaknya telah melupakan-Nya.
Mereka telah menjauh dari Kalvari sambil memukuli dada mereka.
Beberapa kisah Paskah tampaknya mengatakan bahwa hanya Maria Magdalena yang berada di makam dan beberapa wanita bertemu dengan Tuhan Yesus.
Mereka semua melihat Tuhan Yesus telah wafat, tetapi ditemui secara langsung sebagai orang yang hidup.
Pada satu titik, beberapa orang melihat dan mendengar-Nya pada saat yang sama.
Bagaimana dengan penjaga di makam? Mereka disuap oleh otoritas Yahudi.
Itu juga terdengar bisa dipercaya.
Jika seseorang ingin mengajukan teori alternatif tentang Kebangkitan, ia harus mengatasi satu fakta yang tidak dapat disangkal ratusan murid-Nya lebih memilih mati daripada menyangkal apa yang mereka lihat, dengar dan sentuh.
Tuhan Yesus wafat dan bangkit kembali dan mengutus Roh Kudus atas mereka dan mukjizat yang mereka lakukan membuktikan kenyataan itu.

Saudaraku,
Melalui Kristus dan didalam Kristus, kesedihan dan kematian menjadi bermakna.
Seperti yang dikatakan Rasul Paulus dengan tegas, jika Kristus tidak bangkit, maka kita adalah orang-orang yang paling bodoh.
Kita semua berharap untuk memperoleh manfaat dari buah-buah kebangkitan Kristus dari antara orang mati.
Dalam Baptisan, kita lahir baru didalam Kristus sehingga ketika kita menghembuskan napas terakhir, kita berada dalam pelukan kasih Bapa yang kekal.
Tanpa hubungan yang memberi hidup dengan Tuhan Yesus Kristus, hidup dan kematian kita "tanpa makna" dan keberadaan manusia itu sendiri tampak seperti komedi.
Didalam Kristus, arah hidup kita sangat jelas, hidup untuk kemuliaan Allah dan kita mengetahui kemana kita setelah mati.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 21 April 2025

Tuhan Yesus
Dengan wafat dan kebangkitanMu, Engkau telah menyelamatkan kami
Engkau jadikan kami ciptaan baru didalam Roh
Engkau pun tidak pernah meninggalkan kami sendirian
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk selalu mengusahakan hidup yang bermakna didalamMu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 20:1-9;

Yoh 20:1
Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.
Yoh 20:2
Ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: "Tuhan telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan."
Yoh 20:3
Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur.
Yoh 20:4
Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat dari pada Petrus sehingga lebih dahulu sampai di kubur.
Yoh 20:5
Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam.
Yoh 20:6
Maka datanglah Simon Petrus juga menyusul dia dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kapan terletak di tanah,
Yoh 20:7
sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu, tetapi agak di samping di tempat yang lain dan sudah tergulung.
Yoh 20:8
Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya.
Yoh 20:9
Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati.
--------

Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati

Saudaraku,
Paskah menjadi kesempatan untuk membayangkan Tuhan Yesus akan hadir dalam hidup kita untuk menggulingkan batu dari kuburan di relung tergelap jiwa kita.
Kebangkitan adalah pengalaman mati bagi kehidupan lama dan menemukan kehidupan baru, kehidupan yang lebih baik didalam Kristus.
Ketika kita menyadari hal ini dan selalu membangun kesdaran bahwa Tuhan Yesus hidup dalam hidup kita, kita tidak pernah takut menghadapi kesulitan apapun.
Kita tahu bahwa Tuhan Yesus telah menyatakan diri-Nya, bahwa Ia kakan menyertai kita sampai akhir zaman.
Kita tahu bahwa Dia memilih kita untuk menyatakan diri-Nya dan kasih-Nya.

Saudaraku,
hari ini kita merayakan kebangkitan Tuhan.
Tuhan Yesus telah menaklukkan kematian, Ia telah bangkit.
Kita percaya bahwa kebangkitan lebih dari sekadar tentang Tuhan Yesus dan kebangkitan-Nya.
Kita percaya apa yang Dia katakan kepada kita yaitu melalui kematian dan kebangkitan-Nya, Tuhan Yesus mengalahkan kematian TIDAK hanya untuk diri-Nya sendiri tetapi juga untuk kita semua, setia hidup dalam kebangkitan, supaya setiap orang dalam kehidupan kita mengalami Allah yang hidup.

Saudaraku,
Paskah adalah kemenangan atas kematian dan menjadi persiapan untuk kehidupan kita selanjutnya, kehidupan kekal di hadirat Allah.
Kita harus selalu membangun kesadaran bahwa Tuhan Yesus hidup dalam kehidupan kita.
Tuhan Yesus Kristus menuntun kita untuk mengasihi sesama seperti kita mengasihi diri kita sendiri.
Dengan kasih yang rela berkorban, di mana tidak ada ruang di hati kita untuk kesombongan dan keegoisan.
Maka mari kita masuk dalam permenungan, apakah Tuhan Yesus sungguh telah bangkit dan hiduo dalam kehidupan kita?

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 20 April 2025

Tuhan Yesus
Kami percaya Engkau hidup dalam kehidupan kami
Kami mohon ampunilah kami jika terlalu sering kami menjauh dariMu
Terlalu sering kami menuruti keinginan-keinginan kami sendiri
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk selalu hidup dalam kebangkitan
Supaya kami tidak kembali kepada kematian

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

 

Injil Lukas 24:1-12;

Luk 24:1
tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka.
Luk 24:2
Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu,
Luk 24:3
dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus.
Luk 24:4
Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan.
Luk 24:5
Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati?
Luk 24:6
Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea,
Luk 24:7
yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga."
Luk 24:8
Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu.
Luk 24:9
Dan setelah mereka kembali dari kubur, mereka menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada semua saudara yang lain.
Luk 24:10
Perempuan-perempuan itu ialah Maria dari Magdala, dan Yohana, dan Maria ibu Yakobus. Dan perempuan-perempuan lain juga yang bersama-sama dengan mereka memberitahukannya kepada rasul-rasul.
Luk 24:11
Tetapi bagi mereka perkataan-perkataan itu seakan-akan omong kosong dan mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu.
Luk 24:12
Sungguhpun demikian Petrus bangun, lalu cepat-cepat pergi ke kubur itu. Ketika ia menjenguk ke dalam, ia melihat hanya kain kapan saja. Lalu ia pergi, dan ia bertanya dalam hatinya apa yang kiranya telah terjadi.
---------

Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit

Saudaraku,
Paskah itu kata kerja, artinya dari kegelapan menuju terang.
Santo Petrus telah mengalami paskah, menjadi penuh hikmat dan sukacita karena telah diampuni.
Santo Paulus telah mengalami paskah, hidpnya berubah total.
Tuhan Yesus telah mengambil hal terburuk dalam diri kita dan mengubahnya menjadi hal terbaik, kita telah mengalami paskah.
Mengalami paskah berarti memiliki “gerakan batin" menuju perubahan hidup menjadi lebih baik dihadapan Allah.

Saudaraku,
"Tuhan Yesus hidup" di dalam diri kita berarti kita menjalani kehidupan Kristus.
Rasul Paulus mengatakan:
Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah.
Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku.
Dan hidupku yang kuhidupi sekarang didalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.(Gal 2:19-20)
Maka marilah kita menaruh harapan kita hanya kepada Allah, serahkanlah segala kesusahan dan ketakutan kepada-Nya.
Tuhan Yesus memberikan perlindungan kepada kita, menolong, menguatkan, menghibur dan mengajar.
Percayalah, Tuhan Yesus dengan segala cara akan menjaga dan menolong kita, sebab Ia menghendaki, kita semua mengalami kebangkitan dan hidup dalam kekekalan bersama-Nya.
Maka yang diperlukan hanyalah "ketaatan".

Saudaraku,
perbaikilah, murnikanlah niat kita, supaya kita tidak lagi kembali kedalam dosa.
Kebangkitan Tuhan Yesus menjadi kekuatan kita untuk mengalahkan "pertimbangan-pertimbangan manusiawi".
Kita hidup baru dalam kebangkitan dengan "pertimbangan-pertimbangan Allah".

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 19 April 2025

Tuhan Yesus
Kebangkitan-Mu menjadi sumber kekuatan kami supaya kami tidak menjadi budak keinginan daging
Kami mohon murnikanlah keinginan-keinginan kami
Berilah kami rahmat kekuatan untuk mengalahkan bujukan-bujukan keangkuhan dan dorongan hawa nafsu
Supaya dalam segala hal dan segala keadaan
Kau dapati kami setia hidup dalam kekudusan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 18:1-19, 42;

Ayat 18:1-9:

Yoh 18:1
Setelah Yesus mengatakan semuanya itu keluarlah Ia dari situ bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan mereka pergi ke seberang sungai Kidron. Di situ ada suatu taman dan Ia masuk ke taman itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya.
Yoh 18:2
Yudas, yang mengkhianati Yesus, tahu juga tempat itu, karena Yesus sering berkumpul di situ dengan murid-murid-Nya.
Yoh 18:3
Maka datanglah Yudas juga ke situ dengan sepasukan prajurit dan penjaga-penjaga Bait Allah yang disuruh oleh imam-imam kepala dan orang-orang Farisi lengkap dengan lentera, suluh dan senjata.
Yoh 18:4
Maka Yesus, yang tahu semua yang akan menimpa diri-Nya, maju ke depan dan berkata kepada mereka: "Siapakah yang kamu cari?"
Yoh 18:5
Jawab mereka: "Yesus dari Nazaret." Kata-Nya kepada mereka: "Akulah Dia." Yudas yang mengkhianati Dia berdiri juga di situ bersama-sama mereka.
Yoh 18:6
Ketika Ia berkata kepada mereka: "Akulah Dia," mundurlah mereka dan jatuh ke tanah.
Yoh 18:7
Maka Ia bertanya pula: "Siapakah yang kamu cari?" Kata mereka: "Yesus dari Nazaret."
Yoh 18:8
Jawab Yesus: "Telah Kukatakan kepadamu, Akulah Dia. Jika Aku yang kamu cari, biarkanlah mereka ini pergi."
Yoh 18:9
Demikian hendaknya supaya genaplah firman yang telah dikatakan-Nya: "Dari mereka yang Engkau serahkan kepada-Ku, tidak seorangpun yang Kubiarkan binasa."
---------

Saudaraku,
saya sering berpikir bahwa pendekatan terbaik untuk permenungan pada hari Jumat Agung adalah berdiri dan memandang salib.
Fokus pada rasa sakit dan siksaan yang dialami Tuhan Yesus.

Saudaraku,
mengapa Tuhan Yesus harus wafat?
Alasan sederhananya adalah karena Bapa menghendakinya.
Dalam kisah penciptaan manusia, Allah menciptakan manusia laki-laki dan perempuan.
Dan Allah menciptakan semua itu, baik adanya.
Tetapi ada satu peringatan, yang diberikan sebagai larangan untuk "tidak memakan buah dari pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat."
Tetapi mereka tergoda untuk melakukan itu sebagai jalan pintas menuju status ilahi, dan mereka melakukannya.

Saudaraku,
karena belas kasih-Nya yang sangat besar, Allah menjadi manusia bahkan menyerahkan nyawa-Nya untuk kita.
Dan memberi kita misteri, sakramen, yang dengannya kita akan menjadi bagian dari Tubuh mistik-Nya sendiri.
Itulah sebabnya Tuhan Yesus harus wafat.
Dia mengambil sifat kita sehingga Dia bisa wafat menggantikan kita.
Ketika kita dibaptis, kata St. Paulus, kita dibaptis dalam kematian-Nya.

Saudaraku,
hari ini kita harus bersyukur atas karunia Tuhan Yesus.
Pengorbanan diri-Nya tidak mengenal batas dan tidak berhenti memberi bahkan sampai sekarang.
Kita dan seluruh umatNya di dunia dibaptis dalam kematian Tuhan Yesus.
Tantangan bagi kita yang sudah ada di dalam Kristus, adalah memikul salib kita setiap hari dan mengikuti Kristus sampai ke Kalvari.
Hanya kita sendiri yang tahu apa salib itu, tetapi kita juga harus mewujudkan gagasan bahwa kita mengikuti jejak Tuhan Yesus dan dikuatkan pada setiap langkah oleh kasih dan anugerah-Nya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 18 April 2025

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau telah menyelamatkan kami
Bahkan Engkau tidak pernah membiarkan kami sendirian
Engkau memelihara kami dengan belas kasih-Mu
Dan Engkau mengingatkan kami dengan salib-Mu, saat kami dalam godaan
Kami mohon berilah kami keberanian untuk menyalibkan setiap keinginan daging

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

 

Injil Yohanes 13:1-15;

Yoh 13:1
Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya.
Yoh 13:2
Mereka sedang makan bersama, dan Iblis telah membisikkan rencana dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, untuk mengkhianati Dia.
Yoh 13:3
Yesus tahu, bahwa Bapa-Nya telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya dan bahwa Ia datang dari Allah dan kembali kepada Allah.
Yoh 13:4
Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya,
Yoh 13:5
kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu.
Yoh 13:6
Maka sampailah Ia kepada Simon Petrus. Kata Petrus kepada-Nya: "Tuhan, Engkau hendak membasuh kakiku?"
Yoh 13:7
Jawab Yesus kepadanya: "Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak."
Yoh 13:8
Kata Petrus kepada-Nya: "Engkau tidak akan membasuh kakiku sampai selama-lamanya." Jawab Yesus: "Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku."
Yoh 13:9
Kata Simon Petrus kepada-Nya: "Tuhan, jangan hanya kakiku saja, tetapi juga tangan dan kepalaku!"
Yoh 13:10
Kata Yesus kepadanya: "Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya. Juga kamu sudah bersih, hanya tidak semua."
Yoh 13:11
Sebab Ia tahu, siapa yang akan menyerahkan Dia. Karena itu Ia berkata: "Tidak semua kamu bersih."
Yoh 13:12
Sesudah Ia membasuh kaki mereka, Ia mengenakan pakaian-Nya dan kembali ke tempat-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat kepadamu?
Yoh 13:13
Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.
Yoh 13:14
Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu;
Yoh 13:15
sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.
---------

Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu

Saudaraku,
sebelumnya Petrus sempat menolak, lalu Tuhan Yesus berkata kepadanya:
"Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak."
Para pengikut Tuhan Yesus pada awalnya juga tidak mengerti mengapa Tuhan Yesus disalibkan, tetapi setelah Tuhan Yesus dimuliakan, mereka teringat apa yang tertulis dalam Kitab Suci dan apa yang dikatakan Tuhan Yesus.

Saudaraku,
ketika kita membasuh kaki hari ini, itu melambangkan keinginan kita untuk turun bersama sesama yang menderita dan membantu menjaga mereka tetap mengalami belas kasih Allah.
Bukan hanya memberi makan kepada yang lapar dan memberi pakaian kepada yang telanjang dan memberi tempat berteduh kepada yang tuna wisma.
Melayani membutuhkan kerendahan hati.
Kita harus melakukan apa yang kita bisa untuk mengangkat mereka ke "status ilahi".
Itulah sebabnya belas kasih juga merupakan persyaratan penting.
Kita harus mengajar yang tidak tahu, kita harus memperingatkan para pelaku kejahatan dan berdoa bagi yang hidup dan yang mati.
Tuhan Yesus menjadi manusia untuk menjadikan kita manusia ilahi, dalam persatuan dengan Tritunggal Mahakudus.
Jadi kita membantu orang lain dalam kebutuhan fisik, moral, dan spiritual mereka untuk menjadi seperti yang Tuhan Yesus kehendaki.
Dan dengan melakukan itu, dalam persatuan dengan Kristus, kita akan menjadi apa yang Tuhan Yesus inginkan yaitu kita adalah putra dan putri Allah Yang Mahatinggi.

Saudaraku,
seberapa sering kita melayani pasangan kita, suami melayani istri dan sebaliknya, rekan kerja, atasan, karyawan, orang tua, atau anak kita?
Apakah justru sebaliknya, kita berpikir tidak akan melakukan itu, itu bukan tugas kita.
Kita dipanggil untuk melayani satu sama lain dengan rendah hati, seperti yang Tuhan Yesus lakukan, di mana pun kita berada, baik di rumah, di tempat kerja, atau di gereja.
Ketika kita rendah hati, kita bersedia melakukan hal-hal kecil untuk satu sama lain.
Tuhan Yesus menghargai hal-hal kecil yang kita lakukan untuk melayani karena Tuhan Yesus lebih peduli dengan kesetiaan dan sikap kita dalam melayani daripada ukuran pelayanan dan sering kali Tuhan Yesus memberi kita tugas-tugas kecil untuk melayani sebelum Dia memberi kita pekerjaan yang lebih besar. *Tidak ada tugas kecil jika kita melakukannya untuk Tuhan Yesus.*

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 17 April 2025

Tuhan Yesus
Bagi kami, Engkau adalah teladan kerendahan hati yang sempurna
Kami percaya Engkau akan menyempurnakan kami dalam melayani
Kami mohon droronglah kami untuk selalu rendah hati dan berilah kami hati yang melayani
Supaya dalam segala hal kami tidak mencari diri sendiri

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa