Yohanes K. Sugiyarta
Injil Yohanes 6:24-35;
Yoh 6:24
Ketika orang banyak melihat, bahwa Yesus tidak ada di situ dan murid-murid-Nya juga tidak, mereka naik ke perahu-perahu itu lalu berangkat ke Kapernaum untuk mencari Yesus.
Yoh 6:25
Ketika orang banyak menemukan Yesus di seberang laut itu, mereka berkata kepada-Nya: "Rabi, bilamana Engkau tiba di sini?"
Yoh 6:26
Yesus menjawab mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.
Yoh 6:27
Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."
Yoh 6:28
Lalu kata mereka kepada-Nya: "Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?"
Yoh 6:29
Jawab Yesus kepada mereka: "Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah."
Yoh 6:30
Maka kata mereka kepada-Nya: "Tanda apakah yang Engkau perbuat, supaya dapat kami melihatnya dan percaya kepada-Mu? Pekerjaan apakah yang Engkau lakukan?
Yoh 6:31
Nenek moyang kami telah makan manna di padang gurun, seperti ada tertulis: Mereka diberi-Nya makan roti dari sorga."
Yoh 6:32
Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya bukan Musa yang memberikan kamu roti dari sorga, melainkan Bapa-Ku yang memberikan kamu roti yang benar dari sorga.
Yoh 6:33
Karena roti yang dari Allah ialah roti yang turun dari sorga dan yang memberi hidup kepada dunia."
Yoh 6:34
Maka kata mereka kepada-Nya: "Tuhan, berikanlah kami roti itu senantiasa."
Yoh 6:35
Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.
--------
Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya
Saudaraku,
“Jangan bekerja untuk makanan yang dapat binasa”, Tuhan Yesus menyampaikan gagasan bahwa manusia kehilangan hakikat hidup jika hanya fokus kepada ego mereka.
Atau hanya sibuk dalam memenuhi kebutuhan materi dalam hidupnya.
Melalui Tuhan Yesus kita mengerti bahwa hidup sejati adalah pengharapan akan kehidupan kekal.
Merasakan "lapar rohani", rasa lapar di dalam diri yang tidak akan pernah terpuaskan oleh apa pun yang bersifat fisik.
Rasa lapar yang selalu rindu terhubung dengan Allah Bapa di surga.
Saudaraku,
tubuh kita selalu merasakan ketakutan akan pemenuhan kebutuhan hawan nafsu dan ketakutan akan kematian.
Itulah yang sering disebut "kekosongan" dalam kehidupan manusia.
Sebab keinginan daging tidak pernah bisa dipuaskan dengan semua yang tersedia di dunia ini.
Dan hanya bisa dipuaskan dengan "makanan yang bertahan sampai kepada kehidupan kekal".
Sederhananya begini, seorang bisa memiliki seluruh isi dunia ini, tetapi jika ia tidak menemukan "makanan batin", selama hidupnya ia akan selalu lapar.
Saudaraku,
Tuhan Yesus adalah Roti hidup, Ia adalah benar-benar "makanan batin", Ia adalah jalan menuju hidup.
Maka jangan hanya merasakan laparnya perut, tetapi juga peka terhadap "rasa lapar batin".
Dan hendaknya kita juga ingat bahwa ada banyak "jerat tersembunyi" yang dipasang oleh "hawa nafsu", untuk "memuaskan rasa lapar batin".
Tetapi sesungguhnya semuanya itu justru "mematikan kehidupan batin".
Oleh karena itu, marilah kita hati-hati dalam menyikapi setiap keinginan.
Dan jika perlu kita harus selalu memeriksa dengan hati-hati dan teliti dari setiap keinginan yang timbul.
Dan mintalah "Terang Kristus", supaya kita bisa melihat semua jerat tersembunyi yang dipasang oleh si jahat, sampai jauh kedalam hati kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa
Tuhan Yesus
Kami sadar, kami selalu cenderung untuk emnjadi hamba daging
Dan tanpa Engkau, kami kan binasa didalamnya
Maka dengan sungguh hati kami mohon bantulah kami supaya kami puas dengan belas kasih-Mu
Dan kami mohon berilah kami kekuatan untuk mengalahkan semua keinginan yang tidak teratur
Berilah kami kekuatan untuk mengalahkan ketakutan-ketakutan yang selalu diteriakkan oleh hawa nafsu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 14:1-12;
Mat 14:1
Pada masa itu sampailah berita-berita tentang Yesus kepada Herodes, raja wilayah.
Mat 14:2
Lalu ia berkata kepada pegawai-pegawainya: "Inilah Yohanes Pembaptis; ia sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam-Nya."
Mat 14:3
Sebab memang Herodes telah menyuruh menangkap Yohanes, membelenggunya dan memenjarakannya, berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya.
Mat 14:4
Karena Yohanes pernah menegornya, katanya: "Tidak halal engkau mengambil Herodias!"
Mat 14:5
Herodes ingin membunuhnya, tetapi ia takut akan orang banyak yang memandang Yohanes sebagai nabi.
Mat 14:6
Tetapi pada hari ulang tahun Herodes, menarilah anak perempuan Herodias di tengah-tengah mereka dan menyukakan hati Herodes,
Mat 14:7
sehingga Herodes bersumpah akan memberikan kepadanya apa saja yang dimintanya.
Mat 14:8
Maka setelah dihasut oleh ibunya, anak perempuan itu berkata: "Berikanlah aku di sini kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam."
Mat 14:9
Lalu sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya.
Mat 14:10
Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara
Mat 14:11
dan kepala Yohanes itupun dibawa orang di sebuah talam, lalu diberikan kepada gadis itu dan ia membawanya kepada ibunya.
Mat 14:12
Kemudian datanglah murid-murid Yohanes Pembaptis mengambil mayatnya dan menguburkannya. Lalu pergilah mereka memberitahukannya kepada Yesus.
---------
Sebab memang Herodes telah menyuruh menangkap Yohanes, membelenggunya dan memenjarakannya, berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya
Saudaraku,
Herodes terperangkap.
Ia telah terlibat dalam pergumulan mengenai Yohanes Pembaptis.
Terpesona oleh Yohanes dan wawasannya mengenai masalah-masalah spiritual dan moral.
Namun pada saat yang sama marah dan benci karena kebejatan dan dosanya sendiri ditunjukkan dengan begitu jelas.
Herodes senang mendengarkan Yohanes, meskipun hal itu membuatnya gelisah.
Saudaraku,
berbahagialah jika ada seseorang atau oleh karena suatu kejadian, kita diingatkan dosa-dosa atau kesalahan kita.
Sebab jika kita masih "hidup dalam iman", kejadian seperti itu mampu membawa kita masuk kedalam pertobatan.
Kuncinya bagaimana kita menyikapi "rasa bersalah".
Sebab jarang sekali orang yang berani mengakui kesalahannya sendiri.
Perhatikan, banyak orang yang menutupi kesalahan atau kekurangannya dengan "menyajikan" kekurangan orang lain.
Oleh karena itu sulit sekali orang yang seperti itu untuk menemukan "pintu pertobatan".
Saudaraku,
jangan terlalu pedulikan apa kata orang tentangmu.
Supaya tidak tertipu oleh pendapat orang tentangmu.
Sebab, disadari atau tidak, pendapat orang lain "punya peran yang sangat besar" atas apa yang kita katakan dan kita lakukan.
Entah itu baik atau buruk,
Ingatlah, kita bisa menjadi diri kita sendiri.
Tentunya kita ingin hidup baik dan menjadi kabar baik bagi setiap orang dihidup kita.
Maka lakukanlah segala sesuatu "sesuai penglihatan dan pendengaran kita kepada Allah", bukan oleh karena "perintah daging" atau oleh karena apa kata orang.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa
Allah Bapa kami
Melalui Melalui Putera-Mu, Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah menyelamatkan kami
Engkaupun mengutus Roh Kudus untuk menerangi setiap langkah kami
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu supaya kami taat kepada penglihatan dan pendengaran kami akan Engkau
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 13:54-58;
Mat 13:54
Setibanya di tempat asal-Nya, Yesus mengajar orang-orang di situ di rumah ibadat mereka. Maka takjublah mereka dan berkata: "Dari mana diperoleh-Nya hikmat itu dan kuasa untuk mengadakan mujizat-mujizat itu?
Mat 13:55
Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya: Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas?
Mat 13:56
Dan bukankah saudara-saudara-Nya perempuan semuanya ada bersama kita? Jadi dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?"
Mat 13:57
Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan di rumahnya."
Mat 13:58
Dan karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakan-Nya di situ.
---------
Karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakan-Nya di situ
Saudaraku,
karena "ketidakpercayaan", tidak ada satu pun mujizat yang dibuat Tuhan Yesus di tempat asal-Nya.
Surat Rasul Paulus kepada jemaat di Ibrani: _tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah.(Bdk Ibr 11:6)
Darimana datangnya iman?
Iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.(Bdk Rm 10:17)
Saudaraku,
sebagai seorang kristiani seharusnya Injil adalah "pustaka hidup" kita.
Artinya firman Tuhan lah yang selalu menjadi dasar untuk "respon" atau "tanggapan" atas setiap kejadian yang kita dengar, kita lihat dan kita alami alami.
Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat.
Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.(Luk 6:45)
Oleh karena itu, mari lihat diri kita sendiri, bagaimana kita menyikapi setiap kejadian dalam hidup kita sehari-hari.
Saya punya seorang kawan yang selalu menyikapi ketidaknyamanan dengan kalimat ini:
Jika kita yakin, kita telah hidup sesuai kehendak Allah dan kita percaya punya Allah yang hidup, kita tidak akan pernah berkeluh kesah atas apapun._
Saudaraku,
setiap hari adalah kesempatan untuk memperbaiki diri, untuk semakin hidup dalam kehendak-Nya.
Maka kita harus punya "pengharapan" yang besar bahwa kita akan mengalahkan "ketidakpercayaan" yang selalu diteriakan oleh daging.
Dan pergunakanlah setiap kesempatan untuk mencapai kemajuan dalam "hubungan kita dengan Allah".
Pertumbuhan iman kita selaras dengan "makin kuatnya" kita mengendalikan hawa, nafsu dan rasa didalam diri kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa
Tuhan Yesus
Kami mohon pandanglah hamba-Mu ini
Ampunilah kesalahan dan dosa kami
Terangilah hati dan pikiran kami dengan Cahaya Roh Kudus
Dan berilah kami rahmat kekuatan untuk menolak segala bentuk cinta diri
Sehingga belas kasih dan kemuliaan-Mu yang terpancar dalam hidup kami
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 13:47-53;
Mat 13:47
"Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama pukat yang dilabuhkan di laut, lalu mengumpulkan berbagai-bagai jenis ikan.
Mat 13:48
Setelah penuh, pukat itupun diseret orang ke pantai, lalu duduklah mereka dan mengumpulkan ikan yang baik ke dalam pasu dan ikan yang tidak baik mereka buang.
Mat 13:49
Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar,
Mat 13:50
lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.
Mat 13:51
Mengertikah kamu semuanya itu?" Mereka menjawab: "Ya, kami mengerti."
Mat 13:52
Maka berkatalah Yesus kepada mereka: "Karena itu setiap ahli Taurat yang menerima pelajaran dari hal Kerajaan Sorga itu seumpama tuan rumah yang mengeluarkan harta yang baru dan yang lama dari perbendaharaannya."
Mat 13:53
Setelah Yesus selesai menceriterakan perumpamaan-perumpamaan itu, Iapun pergi dari situ.
---------
Setelah penuh, pukat itupun diseret orang ke pantai, lalu duduklah mereka dan mengumpulkan ikan yang baik ke dalam pasu dan ikan yang tidak baik mereka buang
Saudaraku,
banyak murid Yesus adalah nelayan dan sebagian besar pelayanannya dilakukan di daerah sekitar Laut Galilea.
Ketika Yesus berbicara tentang ikan atau menjala ikan, orang-orang yang mendengarkannya mengerti apa yang ia maksud.
Jadi, mari kita kembali ke abad pertama dan melihat apa yang Yesus maksudkan ketika ia menceritakan perumpamaan tentang jala dan ikan ini.
Saudaraku,
menjala ikan tentunya akan mendapatkan berbagai jenis ikan.
Biasanya nelayan akan memisahkan ikan-ikan yang terjaring.
Ikan yang tidak baik akan dibuang atau dilemparkan kembali ke laut.
Dalam perumpamaan ini Tuhan Yesus ingin kita menjadi "ikan yang baik".
Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar.
Lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api.
Dengan sangat jelas, Tuhan Yesus mengajak kita untuk menjadi "pribadi yang baik dimata Allah".
Dan mari kita perhatikan bahwa: malaikat yang diperintah Tuhan untuk memisahkan orang jahat dari orang benar.
Dan ada malaikat yang diutus oleh Tuhan untuk menjaga kita.
Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini._
Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga.(Mat 18:10)
Saudaraku,
bagi kita umat katolik, kita percaya ada "malikat pelindung".
Malaikat pelindung:
Tugas utama para malaikat yang baik ini adalah memuliakan dan melayani Tuhan;
Tugas sekunder dari para malaikat yang baik adalah melindungi manusia dan memperhatikan keselamatannya;
Setiap umat beriman mempunyai malaikat pelindung yang khusus sejak Baptisan.
Bahwa Malaikat Pelindung itu ada, ini memang diajarkan oleh para Bapa Gereja, seperti St. Basilius yang dikutip di KGK.
Dan juga St. Jerome, yang mengajarkan, “Betapa besarnya martabat jiwa manusia, sebab setiap jiwa dari kelahirannya mempunyai satu Malaikat yang ditugaskan untuk menjaganya.”
Maka, memang dalam tradisi Gereja memang terdapat doa mohon perlindungan dari Malaikat pelindung karena mereka selalu ada dalam hadirat Allah, dan intinya memohon agar mereka melindungi kita.
Tetapi yang mengabulkan doa itu hanya Allah saja, karena memang Allah sudah menugaskan malaikat itu untuk menjaga kita, dan peran malaikat pelindung itu hanya mungkin karena kuasa Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa
Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau memberikan kepada kami Malaikat Pelindung
Karena belas kasih-Mu yang besar itu, Engkau tidak ingin kami dibuang
Kami percaya bahwa dengan berbagai cara, Engkau menjaga kami supaya menjadi ikan yang baik
Maka kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk hidup setia dalam ketaatan
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 13:44-46;
Mat 13:44
"Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.
Mat 13:45
Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah.
Mat 13:46
Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu."
---------
Hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah
Saudaraku,
sejenak saya bawa kepada Rasul Paulus:
Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus.
Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya.
Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus.
(Fil. 3:7-8)
Saudaraku,
jika kita sungguh-sungguh mau mengakui, sesungguhnya ada peperangan dalam diri kita.
Antara kehendak daging dan kehendak Allah.
Dan kita sangat sadar, semua bentuk kenikmatan daging, contohnya harta dan tahta, sangat menarik dan diburu oleh semua orang.
Tidak salah mengumpulkan pundi-pundi di dunia ini.
Tetapi... kita harus punya semangat yang sama, dalam "menghidupi Roh".
Dengan demikian kita tidak akan rakus dalam hal apapun dan tidak akan menjadi budak daging.
Saudaraku,
dibutuhkan komitmen yang nyata untuk Kristus, untuk berjalan bersama-Nya setiap hari.
Rasanya memang sulit, tetapi jika kita "dipenuhi kasih-Nya", kita akan rela mengorbankan semuanya untuk hidup menyatu dengan Kristus.
Ingatlah selalu bahwa kehendak Roh selalu bertentangan dengan keinginan daging.
Beranikah kita melepaskan kedagingan dan tetap teguh hidup taat kepada Roh?
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa
Tuhan Yesus
Kami sangat sadar mengikuti-Mu, tidak mudah
Engkau telah memberikan teladan dengan wafat di kayu salib
Dan kami percaya, ketika kami memandang salib-Mu, akan menjadi kekuatan bagi kami untuk hidup setia dalam kehedna-Mu
Sungguh kami mengucap syukur karena Engkau telah menyelamatkan kami
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk selalu hidup dalam ketaatan
Supaya hidup kami dipenuhi oleh sukacita sorgawi
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
