"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 11:14-23;

Luk 11:14
Pada suatu kali Yesus mengusir dari seorang suatu setan yang membisukan. Ketika setan itu keluar, orang bisu itu dapat berkata-kata. Maka heranlah orang banyak.
Luk 11:15
Tetapi ada di antara mereka yang berkata: "Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan."
Luk 11:16
Ada pula yang meminta suatu tanda dari sorga kepada-Nya, untuk mencobai Dia.
Luk 11:17
Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: "Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.
Luk 11:18
Jikalau Iblis itu juga terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan? Sebab kamu berkata, bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul.
Luk 11:19
Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu.
Luk 11:20
Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.
Luk 11:21
Apabila seorang yang kuat dan yang lengkap bersenjata menjaga rumahnya sendiri, maka amanlah segala miliknya.
Luk 11:22
Tetapi jika seorang yang lebih kuat dari padanya menyerang dan mengalahkannya, maka orang itu akan merampas perlengkapan senjata, yang diandalkannya, dan akan membagi-bagikan rampasannya.
Luk 11:23
Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan."
---------

Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu

Saudaraku,
kita harus selalu menyadari bahwa daging ini lemah maka kita harus terus menerus dalam kesadaran bahwa hidup ini tidak baik-baik saja.
Kita dalam perjuangan melawan kehendak jahat.
Tuhan Yesus telah mengalahkannya dan Ia masih berperang untuk kita yang percaya kepada-Nya.
Supaya hidup kita dalam segala keadaan menjadi bukti belas kasih dan kuasa Allah.

Saudaraku,
sesungguhnya tidak ada seorang manusiapun yang "merdeka".
Orang yang merdeka adalah mereka yang berhasil "mengingkari diri sendiri".
Tuhan Yesus hidup dalam hidup kita, berikanlah kuasa kepada-Nya dalam hidup kita, tunduklah kepada-Nya.
Tinggalkanlah segala sesuatu dan kita akan memperoleh segala-galanya; buanglah nafsu keinginan dan kita pasti hidup dalam kedamaian.
Pertimbangkanlah ini dalam "roh kita" dan jika kita tetap taat hidup dalam roh kudus, kita akan mengerti segala-galanya.
Kita tidak lagi terjebak dalam kebimbangan, antara baik dan jahat.
Ingatlah hikmat surgawi menginjak-injak segala sesuatu yang lebih rendah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Engkau telah mengalahkan maut
Dan kami percaya Engkau tidak akan pernah meninggalkan kami
Oleh karena itu kami serahkan hidup kami kepada kehedak-Mu
Kami mohon doronglah kami untuk selalu hidup dalam ketaatan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 5:17-19;

Mat 5:17
"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
Mat 5:18
Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
Mat 5:19
Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.
--------

Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya

Saudaraku,
Musa memberi tahu kita bahwa Allah lebih dekat dengan kita dibandingkan dengan dewa-dewa yang disembah orang-orang kafir.
Allah lebih dekat dengan kita daripada "kita sendiri".
Allah lebih mengasihi kita daripada kita sendiri.
Namun kita harus taat kepada ketetapan-ketetapannya.

Saudaraku,
kita menyadari bahwa kita tidak mungkin "benar-benar kudus".
Tuhan Yesus Yesus datang membuka jalan pengampunan.
Dan Roh Kudus memampukan kita untuk tetap hidup dalam persekutuan dengan Allah dan satu sama lain.
Sehingga dengan penuh kesadaran, kita selalu memperbaiki diri dan selalu mengusahakan kekudusan.
Di dalam Tuhan Yesus, kita hidup dalam "terang", tidak ada lagi yang "tersembunyi".
Maka marilah kita gunakan kesempatan ini, untuk membersihkan sudut-sudut jiwa kita yang berdebu.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Kami sangat sadar, tanpa ketaatan sulit untuk mencapai kekudusan
Dan hidup dalam ketaatan itu tidaklah mudah
Oleh karena itu kami mengucap syukur
Engkau selalu ada dalam hidup kami
Memberikan kekuatan kepada kami untuk menyalibkan daging
Kami mohon jangan tinggalkan kami ya Tuhan dan sadarkanlah kami selalu untuk taat hanya kepada kehendak-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injul Matius 18:21-35;

Ayat 21-22:

Mat 18:21
Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?"
Mat 18:22
Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.
---------

Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali

Saudaraku,
apabila kita tidak mau mengampuni, sama saja kita akan menciptakan penjara untuk diri kita sendiri.
Yaitu "penjara kemarahan".
Perhatikan jika kita tidak mau menganpuni seseorang, orang tersebut akan menjadi "sipir" penjara kita.
Dan yang lebih berat lagi adalah "kita terpisah dengan Allah".

Saudaraku,
untuk bisa keluar dari penjara, pertama-tama kita harus memaafkan BUKAN melupakan.
Sebab semakin dalam terluka, semakin sulit untuk melupakan.
Pengampunan juga bukan berarti memaafkan tetapi "menerima".
Lalu pengampunan juga membutuhkan "penafsiran ulang" terhadap orang tersebut.
Lepaskan "label" dari orang tersebut sebagai pelaku kesalahan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Allah Bapa kami
Engkau mengetahui kekurangan dan kelemahan kami
Dengan sabar dan penuh kasih Engkau membimbing kami
Kami mohon kuasailah hati kami dengan belas kasih-Mu yang sangat besar itu
Supaya kami tidak mudah terikat oleh keegoisan

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau, dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa, Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Lukas 4:24-30;

Luk 4:24
Dan kata-Nya lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya.
Luk 4:25
Dan Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri.
Luk 4:26
Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka, melainkan kepada seorang perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon.
Luk 4:27
Dan pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorangpun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu."
Luk 4:28
Mendengar itu sangat marahlah semua orang yang di rumah ibadat itu.
Luk 4:29
Mereka bangun, lalu menghalau Yesus ke luar kota dan membawa Dia ke tebing gunung, tempat kota itu terletak, untuk melemparkan Dia dari tebing itu.
Luk 4:30
Tetapi Ia berjalan lewat dari tengah-tengah mereka, lalu pergi.
--------

Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya

Saudaraku,
orang di kampung halaman Tuhan Yesus, sangat marah.
Mereka tidak melihat "ketuhanan Yesus", yang mereka lihat adalah Yesus anak Maria.
Oleh karena kurangnya iman mereka, tidak ada kejadian ajaib disana yang dibuat oleh Tuhan Yesus.

Saudaraku,
Daud mengajarkan kepada kita:
Aku mau mendengar apa yang hendak difirmankan Allah, TUHAN.
Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai kepada umat-Nya dan kepada orang-orang yang dikasihi-Nya, supaya jangan mereka kembali kepada kebodohan?
(Mzm 85:8)
Berbahagialah yang setiap hari mata dan telinganya mengarah kepada Allah.
Berbahagialah mereka yang memahami rahasia-rahasia surgawi.

Saudaraku,
mari kita tutup pintu-pintu pancaindera kita kepada keduniawian, supaya kita mendengar sabda Tuhan di dalam hati kita.
Lepaskanlah segala sesuatu yang mengganggu pendengaran dan penglihatan kita akan Allah.
Dan setiap hari berusahalah untuk memahami rahasia-rahasia surgawi.
Sabda Tuhan memang mampu membangkitkan semangat jiwa, tetapi jika kita hanya diam, kita tidak pernah bisa memahami kehendak-Nya.
Maka mari kita hidup dengan penglihatan dan pendengaran akan Allah,

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Allah Bapa kami
Kami mengucap syukur dan terimakasih
Karena Engkau telah membuat kami melihat dan mendengar
Engkau nyatakan belas kasih dan kuasa-Mu setiap hari dalam hidup kami
Kami mohon ampunilah kami jika Kau dapati kami kurang percaya
Dan kami mohon ajarilah dan doronglah kami untuk taat hanya kepada kehendak-Mu

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau, dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa, Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Yohanes 2:13-25;

Ayat 13-22:

Yoh 2:13
Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke Yerusalem.
Yoh 2:14
Dalam Bait Suci didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ.
Yoh 2:15
Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya.
Yoh 2:16
Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata: "Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan."
Yoh 2:17
Maka teringatlah murid-murid-Nya, bahwa ada tertulis: "Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku."
Yoh 2:18
Orang-orang Yahudi menantang Yesus, katanya: "Tanda apakah dapat Engkau tunjukkan kepada kami, bahwa Engkau berhak bertindak demikian?"
Yoh 2:19
Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali."
Yoh 2:20
Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?"
Yoh 2:21
Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri.
Yoh 2:22
Kemudian, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, barulah teringat oleh murid-murid-Nya bahwa hal itu telah dikatakan-Nya, dan merekapun percayalah akan Kitab Suci dan akan perkataan yang telah diucapkan Yesus.
--------

Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri

Saudaraku,
Tuhan Yesus marah karena dalam Bait Suci didapatinya banyak pedagang dan penukar uang.
Kemarahan adalah bagian dari "keberadaan manusia".
Dengan sangat jelas Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita bahwa kita harus marah kepada segala sesuatu yang mengganggu atau merusak "kesatuan kita dengan Allah".
Bait Suci adalah simbol atau tempat dimana manusia "bersekutu dengan Allah".

Saudaraku,
kita harus "marah" dan mengusir segala hal yang merusak persekutuan kita dengan Allah.
Yaitu semua keinginan hati yang tidak teratur dan yang lekat dengan kenikmatan daging.
Kita harus berani melawan segala bentuk keinginan hawa nafsu dan segala bentuk dorongan hati yang mementingkan hal-hal lahiriah.
Janganlah kita "terjebak" oleh segala bentuk "kebanggaan diri".

Saudaraku,
Tuhan Yesus wafat disalibkan supaya kita "hidup".
Maka hanya dengan melalui salib, kita bisa memperoleh hidup.
Yaitu dengan hidup mengikuti "jejak Kritus".
Tetaplah rendah hati dalam segala hal, sebab "pengetahuan kita" tidak selalu cukup untuk menyikapi segala sesuatu.
Dan bersabarlah dalam setiap ketidaknyamanan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Kami sangat sadar, pikiran dan perasaan sering menyesatkan
Maka kami ingin selalu berada didekat-Mu
Kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan Roh-Mu
Supaya tidak terjebak dalam keramaian duniawi

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa