"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 2:1-12;

Mat 2:1
Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem
Mat 2:2
dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."
Mat 2:3
Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.
Mat 2:4
Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.
Mat 2:5
Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi:
Mat 2:6
Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel."
Mat 2:7
Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak.
Mat 2:8
Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun datang menyembah Dia."
Mat 2:9
Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada.
Mat 2:10
Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka.
Mat 2:11
Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
Mat 2:12
Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.
--------

Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia

Saudaraku,
apakah kita sungguh-sungguh sampai kepada Tuhan Yesus?
Setiap hari Allah "memberikan tanda" yang menuntun kita, mengingatkan kita supaya hidup kita tertuju kepada Tuhan Yesus.
Kita seperti orang majus, orang-orang terpilih yang mampu melihat dan memahami tanda-tanda Allah.

Saudaraku,
kita harus selalu memeriksa batin, supaya kita tidak mudah disesatkan.
Waspadalah, sebab iblis itu ada dan iblispun berusaha dengan berbagai cara untuk "mengaburkan" penglihatan kita.
Dan mintalah terang, mintalah terus, supaya kita bisa melihat diri kita lebih dalam.
Bangunlah niat yang bulat, seperti orang majus, pasti kita juga melihat bintang-Nya.
Kita mampu membaca setiap "tanda".

Saudaraku,
yakinlah bahwa Allah senantiasa berada di dekat kita dan taatlah kepada tanda-tanda-Nya.
Sebab seringkali kita hidup seolah-olah Allah berada nun jauh disana.
Bahkan ingat Tuhan hanya pada hari sabtu dan minggu.
Biasakan mengarahkan hati kepada Allah.
Dia adalah Bapa yang penuh kasih dan tidak pernah membiarkan kita tersesat.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 7 Januari 2024

Allah Bapa kami
Kami sunggung bersukacita dan bersyukur
Sebab Engkau buat mata ini melihat dan telinga ini mendengar
Bahkan Engkau memberikan Roh Kudus untuk menerangi jalan kami supaya kami selamat sampai kepada Putera-Mu, Tuhan kami Yesus Kristus
Sebab Ia-lah yang dengan sabar dan penuh kasih menemani kami dalam perjalan hidup ini
Kami mohon berilah kami keberanian dan kekuatan untuk taat hanya kepada-Mu

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau, dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa, Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Markus 1:7-11;

Mrk 1:7
Inilah yang diberitakannya: "Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak.
Mrk 1:8
Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus."
Mrk 1:9
Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes.
Mrk 1:10
Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya.
Mrk 1:11
Lalu terdengarlah suara dari sorga: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan."
--------

Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes

Saudaraku,
Tuhan yesus adala Anak Allah, Dia tidak membutuhkan baptisan pertobatan.
Meskipun Ia adalah Anak Allah, Ia ingin mengidentifikasi dirinya sebagai orang berdosa, dan inilah tujuan Ia datang ke dunia.
Supaya orang-orang berdosa, melalui baptisan diberikan kesempatan untuk bertobat, kembali kepada Allah.

Saudaraku,
apa makan baptisan Tuhan Yesus bagi kita?
Tuhan Yesus sebenarnya tidak perlu dibaptis, karena Ia sudah murni dan kudus, sebab Roh Allah ada pada-Nya.
Ia memberikan teladan kepada kita, pentingnya baptisan untuk seseorang yang ingin "hidup baru" dalam kuasa Roh Kudus.
Sebab tanpa Roh Kudus, manusia pasti tersesat, sebab manusia sangat dekat dan lekat dengan kedagingan.

Saudaraku,
kita sudah menerima baptisan, Roh Kudus tinggal dan hidup dalam diri kita.
Kita mendengar dan mengenal suara-Nya.
Kita sangat mudah membedakan, mana kehendak Roh dan yang mana kehendak daging.
Oleh karena itu marilah kita taat kepada Roh dan hiduplah dengan "standar Allah".

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 6 Januari 2024

Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau telah menyelamatkan kami melalui Tuhan Yesus Putera-Mu
Terimakasih Engkau selalu melindungi kami dari segala yang jahat
Dan menuntun kami dijalan keselamatan
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu dan bimbingan-Mu supaya hidup kami tetap berada dalam kuasa-Mu

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau, dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa, Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 1:43-51;

Yoh 1:43
Pada keesokan harinya Yesus memutuskan untuk berangkat ke Galilea. Ia bertemu dengan Filipus, dan berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!"
Yoh 1:44
Filipus itu berasal dari Betsaida, kota Andreas dan Petrus.
Yoh 1:45
Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret."
Yoh 1:46
Kata Natanael kepadanya: "Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?"
Yoh 1:47
Kata Filipus kepadanya: "Mari dan lihatlah!" Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: "Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!"
Yoh 1:48
Kata Natanael kepada-Nya: "Bagaimana Engkau mengenal aku?" Jawab Yesus kepadanya: "Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara."
Yoh 1:49
Kata Natanael kepada-Nya: "Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!"
Yoh 1:50
Yesus menjawab, kata-Nya: "Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu."
Yoh 1:51
Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia."
--------

Kata Natanael kepada-Nya: "Bagaimana Engkau mengenal aku?"

Saudaraku,
jika saat ini kita tetap hidup bersama Tuhan Yesus, berbahagialah, sekali lagi berbahagialah.
Karena tidak semua yang melihat Tuhan Yesus dan bahkan yang berdoa dalam nama Tuhan Yesus, dikenal oleh Tuhan Yesus.
Bukan kita yang mencari Tuhan Yesus tetapi Dia yang menemukan kita.
Tuhan Yesus memanggil kita masing-masing untuk menjadi milikNya sendiri.
Kita telah menjadi milik Kristus, jadi tidak lagi orang yang merdeka.
Kita harus menyesuaikan hidup kita dengan hidup Kristus.
Dan menerima kehendak-Nya dengan tulus ikhlas.

Saudaraku,
tundukkanlah diri untuk mengabdi dengan sukarela, agar Tuhan Yesus tidak perlu mengatakan tentang kamu.
Hidup ini bukan lagi milik kita, tetapi milik-Nya.
Sehingga hidup kita selalu selaras dengan apa yang Tuhan Yesus inginkan.
Janganlah bimbang terhadap segala sesuatu.
Jika kita bersama-Nya dan hanya melakukan kehendak-Nya, kita tidak akan tersesat.
Itulah kebahagiaan hidup yang sesungguhnya di muka buni ini.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 5 Januari 2024

Tuhan Yesus
Kami mohon jagalah kami dengan belas kasih dan kuasa-Mu
Supaya dalam segala keadaaan, kami tidak kehilangan-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

 

Injil Yohanes 1:35-42;

Yoh 1:35
Pada keesokan harinya Yohanes berdiri di situ pula dengan dua orang muridnya.
Yoh 1:36
Dan ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah!"
Yoh 1:37
Kedua murid itu mendengar apa yang dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut Yesus.
Yoh 1:38
Tetapi Yesus menoleh ke belakang. Ia melihat, bahwa mereka mengikut Dia lalu berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu cari?" Kata mereka kepada-Nya: "Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?"
Yoh 1:39
Ia berkata kepada mereka: "Marilah dan kamu akan melihatnya." Merekapun datang dan melihat di mana Ia tinggal, dan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia; waktu itu kira-kira pukul empat.
Yoh 1:40
Salah seorang dari keduanya yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus.
Yoh 1:41
Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus)."
Yoh 1:42
Ia membawanya kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata: "Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus)."
----------

Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus)

Saudaraku,
sudah berapa lama Saudara mengikut Tuhan Yesus?
Apa yang Saudara temukan dari Tuhan Yesus?

Saudaraku,
Tuhan Yesus bisa memilih dan menggunakan siapa saja untuk membawa "perubahan" yaitu dari penghukuman menjadi belas kasih dan dari kematian menuju hidup.
Dan kabar baiknya kita adalah termasuk orang-orang pilihan-Nya.
Oleh sebab itu hidup kita tidaklah mudah, sebab kita tidak lagi hidup untuk diri kita sendiri melainkan hidup untuk rencana dan pekerjaan-pekerjaan Allah.
Mari kita perhatikan, kabar tentang Tuhan Yesus menyebar melalui kesaksian dari orang-orang yang telah disembuhkan, dari orang yang melihat dan mengalami mujizat.
Dan banyak orang percaya, bertobat lalu memuliakan Allah.
Lalu permenungannya: bagaimana hidup kita selama ini?
Apakah hidup kita menjadi saksi belas kasih, kuasa, pengampunan dan kemuliaan Allah?

Saudaraku,
jika Saudara menganggap kekristenan itu tentang agama, Saudara salah besar.
Tuhan Yesus tidak membutuhkan pengkotbah yang hebat.
Tetapi melalui individu yaitu kita semua yang telah mengalami belas kasih-Nya.
Maka marilah kita menjaga hidup kita dengan sungguh-sungguh.
Hidup dalam iman, pengharapan dan kasih.
Supaya dalam segala keadaan, hidup kita tetap memancarkan belas kasih dan kemuliaan Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 4 Januari 2024

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau memilih kami untuk menjadi saksi-Mu
Kami percaya Engkau tidak pernah meninggalkan kami
Maka kami mohon ajarilah kami untuk selalu taat kepada-Mu
Dan berilah kami kekuatan untuk menolak segala keinginan yang tidak teratur

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 1:29-34;

Yoh 1:29
Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.
Yoh 1:30
Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.
Yoh 1:31
Dan aku sendiripun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air, supaya Ia dinyatakan kepada Israel."
Yoh 1:32
Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya: "Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya.
Yoh 1:33
Dan akupun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus.
Yoh 1:34
Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah."
--------

Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia

Saudaraku,
anak domba terkait dengan pengorbanan untuk dosa-dosa manusia(Bdk Im 1:1-13)
Manusia diampuni dosa-dosanya dan rekonsiliasi dengan Allah.
Tuhan Yesus sebagai "korban anak domba" dengan wafat di kayu salib untuk menanggung dosa-dosa manusia.

Saudaraku,
setelah kita merayakan Natal, kita diingatkan apa artinya menjadi pengikut Tuhan Yesus.
Anak Allah yang dikorbankan untuk menebus dosa-dosa kita.
Yang pertama dan utama dalam mengikuti Tuhan Yesus adalah *mendengar dan mendengarkan*.
Karena Tuhan Yesus membimbing kita dalam perjalan hidup kita di dunia ini.
Pendengaran itulah yang menjaga kita supaya kita berani "mengorbankan kedagingan kita".
Tetapi "mendengarkan" itu tidak mudah, coba perhatikan betapa sulitnya kita mendengarkan orang lain, apalagi mendengarkan Tuhan.
Padahal kondisi telinga kita selalu terbuka dan mendengar.
Menurut saya, cara kita mendengarkan orang lain juga sama dengan cara kita mendengarkan Tuhan.
Jika telinga kita tertutup untuk "mendengarkan" orang lain, apalagi untuk mendengarkan Tuhan.
Jika demikian bagimana kita bisa sampai kepada pertobatan dan pengampunan?

Saudaraku,
mata kita bisa melihat Anak doma Allah itu bukan kebetulan.
Karena kita termasuk umat Tuhan yang diselamatkan.
Maka jangan pernah main-main dengan iman kita.
Mari kita hidup taat kepada penglihatan dan pendengaran kita akan Anak domba Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 3 Januari 2024

Allah Bapa kami
Mata ini melihat keselamatan dalam Putera-Mu Tuhan Yesus Putera-Mu
Dan Engkau buat telinga kami mendengar
Engkaupun telah mengampuni dosa-dosa kami
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk taat kepada penglihatan dan pendengaran itu

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau, dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa, Allah, kini dan sepanjang masa