"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Lukas 5:1-32;

ayat 1-10:

Luk 15:1
Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia.
Luk 15:2
Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya: "Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka."
Luk 15:3
Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka:
Luk 15:4
"Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?
Luk 15:5
Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira,
Luk 15:6
dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetanggan serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan.
Luk 15:7
Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan."
Luk 15:8
"Atau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya?
Luk 15:9
Dan kalau ia telah menemukannya, ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dirhamku yang hilang itu telah kutemukan.
Luk 15:10
Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat."
---------

Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat

Saudaraku,
dalam keragu-raguan untuk memulai sesuatu, kita sering mendengar ungkapan; "tidak ada kata terlambat."
Ungkapan itupun biasa digunakan untuk belajar hal-hal yang baru.
Perumpamaan domba yang hilang adalah "kisah harapan", bagi kita semua.
Dan perhatikan Tuhan Yesus secara aktif mencari dombanya yang tersesat.

Saudaraku,
jika kita semua berani jujur, saat kita sedikit saja menyimpang dari Allah, hati kita gelisah.
Seringkali kita berusaha untuk "mengabaikannya", dengan berbagai macam alasan yang telah disodorkan oleh daging.
Lingkungan di sekitar kita pun sangat berpengaruh, maka bijaksanalah dalam menyikapi apa yang kita dengar dan kita lihat.
Kebingungan, ya, jika kita jauh dari kawanan domba Allah.
Hati-hati "kawanan kambing dunia" memiliki seribu wajah dan seringkali nampak seperti kawanan domba Allah.
Mari kita melihat diri kita saat ini, segeralah bertobat jika saat ini tidak berada dalam kawanan domaba Allah.
Ikutilah suara Sang Gembala sejati, Yesus Kristus Tuhan dan Gembala kita.
Tuhan Yesus selalu melihat kita apa adanya, mengasihi kita terus menerus dan dengan berbagai cara mendorong kita untuk bertobat saat kita tersesat.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 11 September 2022

Tuhan Yesus
Kami sadar daging ini selalu menyesatkan
Saat daging merasakan kenikmatan, pikiran dan perasaan ini menderita
Kami pun mengetahui satu-satunya jalan adalah dengan menyalibkan daging
Maka kami mohon selamatkanlah kami ya Tuhan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Nilai butir ini
(0 pemilihan)