"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Injil Markus 12:13-17;

Mrk 12:13
Kemudian disuruh beberapa orang Farisi dan Herodian kepada Yesus untuk menjerat Dia dengan suatu pertanyaan.
Mrk 12:14
Orang-orang itu datang dan berkata kepada-Nya: "Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur, dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka, melainkan dengan jujur mengajar jalan Allah dengan segala kejujuran. Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak? Haruskah kami bayar atau tidak?"
Mrk 12:15
Tetapi Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencobai Aku? Bawalah ke mari suatu dinar supaya Kulihat!"
Mrk 12:16
Lalu mereka bawa. Maka Ia bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?" Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar."
Mrk 12:17
Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!" Mereka sangat heran mendengar Dia.
---------

Mengapa kamu mencobai Aku?

Saudaraku,
seringkali kita terjebak dalam pembenaran-pembenaran diri, yang hanya untuk melayani hawa nafsu.
Sesungguhnya hidup ini bukan tentang apa yang kita persembahkan untuk Tuhan.
Tetapi cobalah menyadari bahwa kita ini adalah ciptaan Tuhan, maka hidup kita hanya untuk kemuliaan-Nya.
Jadi jangan biarkan kita terjebak dalam pemikiran "mana yang untuk Tuhan dan mana yang untuk diri kita".
Janganlah berpendapat bahwa doa-doa kita, ibadat kita dan keterlibatan kita dalam kegiatan rohani hanya sekedar wujud dari persembahan.
Itu bukanlah persembahan tetapi memang seharusnya seluruh hidup adalah untuk kemuliaan Tuhan.

Saudaraku,
janganlah mencobai Allah! dengan berbagai macam pembenaran-pembenaran diri.
Lebih baik kita melihat diri kita sendiri, apakah semua usaha-usaha rohani kita mampu mengubahkan hidup kita menjadi serupa dengam Allah.
Semoga semua kegiatan-kegiatan rohani yang kita lakukan dan semua perbuatan-perbuatan baik kita, didorong oleh kerinduan kita kepada Allah.
Bukan hanya sekedar wujud dari sebuah ketaatan atau takut hukuman.
Berbuat baiklah sekarang, hadirkan belas kasih Allah sekarang, tanpa mengingat kemarin dan tanpa khawatir hari esok.
Jangan sibuk dengan pembenaran-pembenaran diri.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 6 Juni 2023

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau memilih kami untuk menghadirkan belas kasih dan kuasa-Mu
Kami menyadari kegoisan kami, ketakutan kami
Maka kami mohon kuasailah hati dan pikiran kmai dengan Roh-Mu
Supaya hidup kami menjadi persembahan yang berkenan kepada-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Nilai butir ini
(0 pemilihan)