"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 2:16-21;

Luk 2:16
Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu, yang sedang berbaring di dalam palungan.
Luk 2:17
Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu.
Luk 2:18
Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka.
Luk 2:19
Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya.
Luk 2:20
Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka.
Luk 2:21
Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.
--------

Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka

Saudaraku,
hari ini kita merayakan tahun baru 2023.
Tentunya di tahun yang baru ini kita semua ingin lebih baik dalam segala hal dibanding dengan tahun sebelumnya.
Dan tentunya tidak semua hari yang kita lalui adalah "kenyamanan", ada banyak pula ketidaknyamanan.

Saudaraku,
setiap mengawali Tahun Baru, Gereja mengajak kita untuk meneladan Bunda Maria yang melahirkan Tuhan kita Yesus Kristus.
Kelahiran Tuhan Yesus "merubah" hubungan manusia dengan Allah.
Yang sebelumnya hanya melalui para nabi, saat sekarang Allah hadir sendiri menjadi manusia seperti kita melalui Bunda Maria.
Tahun baru ini jadikan pintu atau awal untuk memasuki kehidupan baru.
Tunduk dan taat kepada rencana dan kehendak Allah, seperti Bunda Maria.

Saudaraku,
ketika kita melakukan seperti apa yang dilakukan oleh Bunda Maria sebagai tanggapan atas "undangan Allah", hidup kita akan penuh dengan pengharapan akan Allah.
Dan pengharapan itulah yang mampu menjaga hati dan pikiran kita selalu tertuju kepada Allah.
Dengan demikian kita sanggup menolak setiap elemen khidupan yang memperbudak kita.
Seperti Allah Bapa yang telah menyatakan kelahiran Putera-Nya kepada para gembala.
Allah yang sama akan menyatakan kuasa-Nya kepada kita setiap hari.

Selamat Tahun Baru 2023.
Tuhan Yesus menyertai kita dan memberikan kekuatan kepada kita dalam setiap rencana kita yang selaras dan seirama dengan kehendak-Nya.
Dengarkanlah Dia.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 1 Janusari 2023

Tuhan Yesus
Terimakasih untuk penyertaan-Mu dan berkat-Mu di tahun 2022
Kegembiraan maupun ketidaknyamanan dalam hidup kami adalah pemberian-Mu yang terbaik
Kami mohon ampunilah kekurangan dan kesalahan kami
Dan diawal tahun 2023 ini kami serahkan semua rencana hidup kami
Kami mohon jagalah hati dan pikiran kami dengan kuasa Roh-Mu
Dan tuntunlah kami dengan Terang Roh Kudus
Sehingga dalam segala keadaan
Kau dapati kami setia kepada kehendak-Mu
Kami berdoa pula bagi setiap orang yang terlibat dalam kehidupan kami
Kami mohon tuntunlah mereka dengan Roh Kudus dan cukupkanlah mereka dengan pemberian-Mu
Puaskanlah kami semua dengan belas kasih-Mu
Kami percaya Engkau senantiasa memberi kesehatan dan kekuatan
Supaya dalam keadaan apapun dan dimanapun kami berada
Hidup kami menjadi wujud kuasa dan kebesaran-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 1:1-18;

Yoh 1:1
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
Yoh 1:2
Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
Yoh 1:3
Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
Yoh 1:4
Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.
Yoh 1:5
Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.
Yoh 1:6
Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes;
Yoh 1:7
ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya.
Yoh 1:8
Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu.
Yoh 1:9
Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.
Yoh 1:10
Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.
Yoh 1:11
Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.
Yoh 1:12
Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
Yoh 1:13
orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.
Yoh 1:14
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
Yoh 1:15
Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: "Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku."
Yoh 1:16
Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia;
Yoh 1:17
sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.
Yoh 1:18
Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya
--------

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran

Saudaraku,
karena kelahiran Tuhan Yesus kita melihat Allah.
Sebelum Tuhan Yesus dan jika Tuhan Yesus tidak lahir, manusia hanya akan hidup dengan "berbagai macam aturan tanpa kepastian."

Saudaraku,
Tuhan Yesus juga disebut "Imanuel", artinya Allah menyertai kita.(Bdk Mat 1:23)
Allah menyertai kita 24 jam.
Jika kita sungguh-sungguh "taat dengan penyertaan Allah", tentunya hidup kita selalu BENAR dihadapan-Nya dan kita tidak pernah takut dalam segala hal.
Tetapi kenyataannya itu tidaklah mudah.
Banyak orang kristiani "menyadari kehadiran Allah hanya saat di gereja".
Dan "ingat Allah saat mengalami ketidaknyamanan hidup".

Saudaraku,
betapa sering kita menyesali kesalahan-kesalahan kita.
Maka supaya kita tidak melakukan kesalahan lagi, kita harus sungguh-sungguh menyadari dan yakin bahwa Roh Allah hidup dalam diri kita.
Dan biasakanlah mengarahkan hati kepada Allah, dalam segala keadaan.
Kita tidak sendirian, Roh Kudus yang berdiam dalam jiwa kita senantiasa "memberikan pertimbangan" dalam setiap pikiran, keinginan dan usaha kita.
Taatlah kepada-Nya.
Hiduplah di dalam kehadiran Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 31 Desember 2022

Tuhan Yesus
Kami merasakan kehadiran-Mu
Kami menyaksikan perbuatan-perbuatan-Mu
Dan kami melihat kemuliaan-Mu
Engkau nyatakan semua itu dalam hidup kami
Supaya menjadi kekuatan kami untuk taat dan setia kepada kehendak-Mu
Namun Tuhan..
Daging ini selalu menuntut
Maka kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dan berilah kami rahmat kekuatan untuk mengutamakan kekudusan
Supaya dalam segala keadaaan, kami mampu menguasai diri

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 2:13-15, 19-23;

Mat 2:13
Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia."
Mat 2:14
Maka Yusufpun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir,
Mat 2:15
dan tinggal di sana hingga Herodes mati. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: "Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku."
--------
Mat 2:19
Setelah Herodes mati, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi di Mesir, katanya:
Mat 2:20
"Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya dan berangkatlah ke tanah Israel, karena mereka yang hendak membunuh Anak itu, sudah mati."
Mat 2:21
Lalu Yusufpun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya dan pergi ke tanah Israel.
Mat 2:22
Tetapi setelah didengarnya, bahwa Arkhelaus menjadi raja di Yudea menggantikan Herodes, ayahnya, ia takut ke sana. Karena dinasihati dalam mimpi, pergilah Yusuf ke daerah Galilea.
Mat 2:23
Setibanya di sana iapun tinggal di sebuah kota yang bernama Nazaret. Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi-nabi, bahwa Ia akan disebut: Orang Nazaret.
--------

Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia

Saudaraku,
Herodes ketakutan karena mendengar kabar bahwa akan ada seorang anak yang lahir sebagai Raja, ia membunuh semua anak yang lahir di zaman itu.
Ada banyak anak-anak yang tidak berdosa dibunuh oleh Herodes.
Lalu ada pertanyaan ynag sering muncul, mengapa Allah membiarkan itu terjadi.
Bukankah Allah Mahakuasa dan Allah berkuasa pula atas Herodes?
Kita harus ingat bahwa Allah memberikan "kehendak bebas" kepada manusia.
Dalam kisah Adam dan Hawa, Hawa memilih caranya sendiri, melanggar perintah Allah.
Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.
Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya.
(Kej 3)

Saudaraku,
berbahagialah kita umat kristiani sebab Allah telah memberikan kepada kita mata yang melihat dan telinga yang mendengar.
Dan berbahagialah kita karena Roh Kudus menuntun dan memberikan kekuatan kepada kita.
Perhatikan Yusuf dan Bunda Maria, mereka taat kepada Allah.
Dan bandingkan dengan orang-orang yang tidak "melihat Allah" masih disibukkan dengan berbagai macam aturan-aturan manusia.

Saudaraku,
mari kita hidup dengan pendengaran dan penglihatan akan Allah.
Saya sering mengatakan oleh karena Roh Kudus, kita mampu melihat dan mendengar dari "dimensi Allah".
Taatlah kepada penglihatan dan pendengaran itu.
Janganlah hidup dalam perintah: hawa nafsu rasa.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 30 Desember 2022

Allah Bapa kami
Dengan berbagai cara Engkau berbicara kepada kami
Untuk menuntun langkah kami supaya kami tidak tersesat
Kami mohon ampunilah ketidaktaatan kami
Dan kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan kehendak-Mu
Sehingga dalam segala keadaan
Kau dapati kami hidup dalam rencana-Mu

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Lukas 2:22-35;

Luk 2:22
Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan,
Luk 2:23
seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan: "Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah",
Luk 2:24
dan untuk mempersembahkan korban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan, yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati.
Luk 2:25
Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya,
Luk 2:26
dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan.
Luk 2:27
Ia datang ke Bait Allah oleh Roh Kudus. Ketika Yesus, Anak itu, dibawa masuk oleh orang tua-Nya untuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan hukum Taurat,
Luk 2:28
ia menyambut Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya:
Luk 2:29
"Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu,
Luk 2:30
sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu,
Luk 2:31
yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa,
Luk 2:32
yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel."
Luk 2:33
Dan bapa serta ibu-Nya amat heran akan segala apa yang dikatakan tentang Dia.
Luk 2:34
Lalu Simeon memberkati mereka dan berkata kepada Maria, ibu Anak itu: "Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan
Luk 2:35
dan suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri?,supaya menjadi nyata pikiran hati banyak orang."
--------

Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu

Saudaraku,
momen terpenting dalam hidup adalah saat kita mati.
Bagaimana kita menjalani hidup ini, siapa yang kita ikuti, apa yang kita yakini dan apakah kita telah menjalani kehidupan dalam kebenaran dan kasih akan Allah.
Apakah kita mengasihi sesama dan mengasihi Tuhan seperti mengasihi diri kita sendiri.
Sebab apabila kita hanya mencari kesenangan, kekuasaan. ketenaran dan mengabaikan Allah, sesungguhnya walaupun kita mati walupun daging ini masih hidup.
Simeon mampu menjaga kekudusan oleh karena "matanya melihat Mesias", melihat keselamatan.

Saudaraku,
jika kita mau dengan sungguh-sungguh mengarahkan mata dan telinga kita kepada Mesias dan hidup oleh penglihatan dan pendengaran itu, pasti akan menjalani kehidupan dalam kebenaran dan kasih akan Allah.
Sebab penglihatan dan pendengaran itu akan selalu "memeriksa hati nurani kita", sehingga kita akan selalu berada di jalan Allah.
Dan penglihatan dan pendengaran itu pun memberikan kita kekuatan untuk menolak setiap godaan.
Rahmat Allah tidak akan kurang.
Oleh karena itu jangan takut menolak setiap kehendak jahat.
Sesungguhnya Anak ini akan menimbulkan perbantahan.
Jika kita hidup dalam Kristus, perhatikan hati nurani kita, setiap saat akan terjadi "peperangan".
Sebab di dalam Kristus, kita bisa dengan sangat jelas membedakan mana kehendak Allah dan mana kehendak daging.
Tetapi orang-orang yang tidak mengenal Allah hanya hidup oleh "aturan-aturan yang dibuat manusia."

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 29 Desember 2022

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau telah membuat mata kami melihat dan telinga kami mendengar
Terimakasih Engkau nyatakan kuasa-Mu dalam hidup kami setiap hari
Terimakasih Engkau tuntun kami dengan cahaya Roh-Mu
Dan terimakasih Engkau puaskan kami dengan belas kasih-Mu
Ampunilah kekurangan dan kesalahan kami
Dan kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk hidup taat

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

 

Injil Matius 2:13-18;

Mat 2:13
Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia."
Mat 2:14
Maka Yusufpun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir,
Mat 2:15
dan tinggal di sana hingga Herodes mati. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: "Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku."
Mat 2:16
Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.
Mat 2:17
Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yeremia:
Mat 2:18
"Terdengarlah suara di Rama, tangis dan ratap yang amat sedih; Rahel menangisi anak-anaknya dan ia tidak mau dihibur, sebab mereka tidak ada lagi."
--------

Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu

Saudaraku,
Tuhan Yesus tidak wafat ketika Herodes menginginkannya.
Tuhan Yesus wafat setelah menjalani kehidupannya sebagai manusia dengan sempurna.

Saudaraku,
permenungannya bagi kita, setiap saat iblis menginginkan kematian kita.
Kabar baiknya Tuhan kita Yesus Kristus telah mengalahkan kematian melalui salib.
Dan melalui kebangkitan-Nya, Tuhan Yesus menyediakan kehidupan kekal dalam kemuliaan-Nya bagi kita.

Saudaraku,
ada baiknya setiap saat kita harus menyadari, bahwa setiap detik iblis menginginkan kematian kita.
Sehingga dalam segala hal dan segala keadaan kita mudah disesatkan oleh tipu daya iblis.
Ingatlah pula bahwa Allah lahir menjadi manusia, supaya yang percaya kepada-Nya memperoleh hiudp.
Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.(Yoh 3:36)
Maka jangan sia-siakan setiap detik dalam hidup kita.
Gunakan untuk melakukan perbuatan-perbuatan Allah.
Sehingga iblis tidak lagi punya kesempatan untuk menyeret kita kepada kematian.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 28 Desember 2022

Tuhan Yesus
Engkau telah mengalahkan maut supaya kami hidup
Maka kami serahkan hidup kami kepada-Mu
Tuntunlah kami supaya hanya melakukan kehendak-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa