Yohanes K. Sugiyarta
Injil Matius 21:23-27;
Mat 21:23
Lalu Yesus masuk ke Bait Allah, dan ketika Ia mengajar di situ, datanglah imam-imam kepala serta tua-tua bangsa Yahudi kepada-Nya, dan bertanya: "Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu? Dan siapakah yang memberikan kuasa itu kepada-Mu?"
Mat 21:24
Jawab Yesus kepada mereka: "Aku juga akan mengajukan satu pertanyaan kepadamu dan jikalau kamu memberi jawabnya kepada-Ku, Aku akan mengatakan juga kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu.
Mat 21:25
Dari manakah baptisan Yohanes? Dari sorga atau dari manusia?" Mereka memperbincangkannya di antara mereka, dan berkata: "Jikalau kita katakan: Dari sorga, Ia akan berkata kepada kita: Kalau begitu, mengapakah kamu tidak percaya kepadanya?
Mat 21:26
Tetapi jikalau kita katakan: Dari manusia, kita takut kepada orang banyak, sebab semua orang menganggap Yohanes ini nabi."
Mat 21:27
Lalu mereka menjawab Yesus: "Kami tidak tahu." Dan Yesuspun berkata kepada mereka: "Jika demikian, Aku juga tidak mengatakan kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu."
---------
Dari manakah baptisan Yohanes? Dari sorga atau dari manusia?
Saudaraku,
imam-imam kepala tidak berani menjawab pertanyaan Tuhan Yesus.
Mereka tidak berani mengungkapan apa yang mereka lihat, tetapi memilih tidak tahu, sebab mereka takut "tidak popular".
Saudaraku,
apa yang terjadi dengan para imam, sesungguhnya terjadi juga dalam kehidupan kita sehari-hari.
Jika kita berani mengakui, "daging ini adalah godaan yang konstan".
Mata kita melihat karya-karya Allah dan telinga kita mendengar perintah-Nya.
Tetapi demi "kepentingan duniawi", seringkali kita "mengingkari penglihatan dan pendengaran kita akan Allah".
Terlebih sangat nyata di negara kita, hampir setiap hari kita disuguhi dengan orang-orang yang mencari panggung dunia dengan memanfaatkan kedudukkan atau kefasihan mereka akan ilmu agama.
Saudaraku,
pikiran dan perasaan kita sangat mudah disesatkan.
Maka mari kita perhatikan kehidupan batin kita.
Janganlah kita tergesa-gesa dalam segala hal dan jangan mudah percaya dengan pikiran dan perasaan.
Jangan bersandar atas diri sendiri.
Bersandarlah kepada penglihatan dan pendengaran kita akan Allah.
Lakukan kehendak-Nya dan singkirkanlah nafsu cinta diri.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 12 Desember 2022
Allah Bapa kami
Engkau memberikan Putera-Mu untuk kami supaya mata kami melihat dan telinga kami mendengar kuasa dan perintah-Mu
Engkaupun memberikan Roh-Mu yang selalu menguatkan kami untuk hidup taat kepada penglihatan dan pendengaran kami
Kami mohon ampunilah kesalahan dan dosa-dosa kami
Dan kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan rencana-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Matius 11:2-11;
Mat 11:2
Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus,
Mat 11:3
lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"
Mat 11:4
Yesus menjawab mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat:
Mat 11:5
orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.
Mat 11:6
Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."
Mat 11:7
Setelah murid-murid Yohanes pergi, mulailah Yesus berbicara kepada orang banyak itu tentang Yohanes: "Untuk apakah kamu pergi ke padang gurun? Melihat buluh yang digoyangkan angin kian ke mari?
Mat 11:8
Atau untuk apakah kamu pergi? Melihat orang yang berpakaian halus? Orang yang berpakaian halus itu tempatnya di istana raja.
Mat 11:9
Jadi untuk apakah kamu pergi? Melihat nabi? Benar, dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih dari pada nabi.
Mat 11:10
Karena tentang dia ada tertulis: Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan-Mu di hadapan-Mu.
Mat 11:11
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.
---------
Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku
Saudaraku,
Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Tuhan Yesus,
lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"
Banyak orang yang menolak Tuhan Yesus karena tidak sesuai seperti yang mereka pikirkan.
Bangsa Israel menantikan kedatangan "Mesias", utusan yang akan membebaskan mereka dan menantikan kejayaan seperti pada zaman Daud.
Mereka menantikan seorang raja yang penuh kuasa.
Saudaraku,
sampai hari ini tidak semua orang Israel "melihat Mesias."
Maka berbahagialah kita saat ini karena "mata kita melihat" dan "telinga kita mendengar."
Dan semoga penglihatan dan pendengaran itu menjadi "penjaga" kita supaya kita pun mampu "membaca dan mengerti tanda-tanda".
Yohanes percaya saat muridnya menceritakan tentang apa yang telah diperbuat olrh Tuhan Yesus.
Setiap hari Tuhan Yesus menyatakan belas kasih dan kuasa-Nya kepada kita dengan berbagai macam "tanda".
Supaya kita kuat bertahan dalam iman sampai kesudahannya.
Saudaraku,
kita tidak pernah mengetahui dengan pasti apa yang terjadi esok hari, tidak ada yang pasti di dunia ini, hidup ini tidak terduga.
Maka mari arahkanlah selalu mata dan telinga kita kepada "pekerjaan-pekerjaan Allah."
Ingatlah terus janji Tuhan bahwa Ia akan memelihara kita sampai akhir zaman.
Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.(Luk 11:13)
Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.(Bdk Mat 28:20)
Supaya dalam segala keadaan, kita TIDAK MENOLAK Tuhan Yesus.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 11 Desember 2022
Tuhan Yesus
Setiap kali kami menyadari kehadiran-Mu, hati kami menjadi tenang
Dan saat kami mengingat kuasa-Mu, hati ini penuh dengan ucapan syukur
Terimakasih Engkau untuk penyertaan-Mu
Dan terimakasih untuk pengajaran-Mu
Kami mohon ampunilah kesalahan dan dosa kami
Dan kuasailah mata dan telinga kami supaya hanya melihat dan mendengar pekerjaan-pekerjaan-Mu
Sehingga hanya ada kehendak yang baik, dalam hati dan pikiran kami
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 17:10-13;
Mat 17:10
Lalu murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: "Kalau demikian mengapa ahli-ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang dahulu?"
Mat 17:11
Jawab Yesus: "Memang Elia akan datang dan memulihkan segala sesuatu
Mat 17:12
dan Aku berkata kepadamu: Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikian juga Anak Manusia akan menderita oleh mereka."
Mat 17:13
Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis.
---------
Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis
Saudaraku,
dalam Perjanjian Lama, raja-raja Israel diserbu oleh raja-raja asing.
Lalu bangsa Israel menjadi budak.
Lalu Allah memberikan kepada mereka para nabi sebagai ganti raja atas mereka.
Dan para nabi itu selalu mewartakan "pertobatan", kembali ke ibadah yang benar dan perilaku moral yang benar.
Perhatikan begitu ajaibnya Nabi Elia dan Nabi Elisa.
Tetapi bangsa Israel tetap tidak taat, sehingga mereka dibawa ke pembuangan Babel.
Allah menginginkan umat yang kudus, beribadah yang benar dan hidup benar.
Saudaraku,
bangsa Israel menantikan Elia baru, lagi-lagi mereka tidak mengenalnya, saat Yohanes Pembaptis meengajak untuk bertobat dan kembali kepada Allah.
Yohanes Pembaptis datang untuk menyiapkan mereka menyambut kedatangan Tuhan Yesus.
Dan Yohanes Pembaptis juga menunjukan "Mesias sejati".
Yohanes menjawab mereka, katanya: "Aku membaptis dengan air; tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal,
yaitu Dia, yang datang kemudian dari padaku. Membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak."(Yoh 1:26-27)
Lagi-lagi Bangsa Israel menolak, lalu Tuhan Yesus pun dibunuhnya.
Saudaraku,
berbahagialah kita yang percaya.
Tuhan Yesus yang telah bangkit dari antara orang mati telah menyembuhkan kita.
Maka dalam masa adven ini mari kita melihat diri kita sendiri.
Perhatikan dengan sungguh-sungguh apa yang telah kita perbuat.
Apakah kita telah sungguh sungguh hidup dalam kehadiran-Nya?
Atau kita justru menyalibkan-Nya, lalu mengharapkan kedatangan nabi lain seperti bangsa Israel?
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 10 Desember 2022
Tuhan Yesus
Kami mohon ampunilah kami jika kami tidak taat kepada penglihatan kami akan Engkau
Terimakasih untuk belas kasih-Mu yang sangat besar itu
Dengan sabar dan penuh kasih Engkau selau mendekati kami supaya kami tidak binasa dalam kedagingan
Kami mohon berilah kami kekuatan untuk taat kepada penglihatan dan pendemgaran kami akan Engkau
Supaya dalam segala keadaan, Kau dapati kami setia
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 11:16-19;
Mat 11:16
Dengan apakah akan Kuumpamakan angkatan ini? Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan berseru kepada teman-temannya:
Mat 11:17
Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung.
Mat 11:18
Karena Yohanes datang, ia tidak makan, dan tidak minum, dan mereka berkata: Ia kerasukan setan.
Mat 11:19
Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya."
---------
Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung
Saudaraku,
orang yang sombong tidak akan pernah bisa melihat Allah.
Hanya orang yang rendah hati yang melihat Allah.
Kesombongan itu merugikan diri sendiri.
Orang yang sombong di hatinya tidak pernah ada damai, sebab hatinya gelisah saat melihat orang lain lebih dari dia.
Saudaraku,
selalu ingin yang terbaik adalah kodrat manusia.
Namun sebaiknya harus bijaksana, bukan hanya mengejar apa saja namun juga mengusahakan yang berguna untuk "keselamatan jiwa".
Dengan demikian tidak akan pernah membanggakan diri atas kecakapan dan pencapaiannya.
Rasul Paulus mengajarkan kepada kita: Janganlah kamu sombong, tetapi takutlah!(Bdk Rm 11:20)
Saudaraku,
jika seseorang semakin memperhatikan hidup batinnya, cahaya Roh Kudus pasti semakin menguasahi hati dan pikirannya.
Ia akan menerima penerangan untuk memahami segala-galanya.
Jiwa nya akan selalu dimurnikan dan hatinya dipenuhi dengan kemuliaan Allah.
Dengan demikian tidak akan terseret keinginan-keinginan yang tidak teratur.
Sebab ia selalu mengendalikan keinginan-keinginan supaya selaras dengan kehendak Allah.
Menurut saya pejuang-pejuang yang hebat adalah orang yang berani dan tegas menundukkan dirinya sendiri.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 9 Desember 2022
Tuhan Yesus
Kami mohon buatlah kami bangga atas-Mu, bukanlah atas diri sendiri
Setiap hari kami ingin hidup dalam kemuliaan-Mu
Dan kami mohon nyatakanlah pekerjaan-pekerjaan-Mu dalam hidup kami setiap hari
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 1:26-38;
Luk 1:26
Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret,
Luk 1:27
kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.
Luk 1:28
Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau."
Luk 1:29
Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.
Luk 1:30
Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
Luk 1:31
Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
Luk 1:32
Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
Luk 1:33
dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan."
Luk 1:34
Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?"
Luk 1:35
Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
Luk 1:36
Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu.
Luk 1:37
Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."
Luk 1:38
Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.
--------
Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah
Saudaraku,
melalui Injil kita mengetahui bahwa Allah sungguh mengasihi manusia ciptaan-Nya.
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.(Yoh 3:16)
Saudaraku
banyak nabi yang telah diutus Allah untuk menyatakan belas kasih dan kuasa-Nya.
Tetapi manusia tetap saja memilih menjadi hamba daging.
Melalui Injil kita mengetahui bahwa mengendalikan daging itu sangat berat bagi manusia.
Puasa dan matiraga memang baik untuk mengendalikan kedagingan.
Tetapi hanya "sedikit manusia yang mampu bertahan hidup dalam ketaatan" sampai akhir hidupnya.
Allah tidak ingin manusia "mati karena kedagingannya".
Oleh karena itu Allah "mengaruniakan Anak-Nya" lahir sebagai manusia di dunia.
Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.(Yes 7:14)
Dan setiap orang yang percaya kepada Anak, *Roh Kudus* akan turun kepadanya.
Roh Kudus itulah yang mengajar manusia, matanya akan mampu melihat dari dimensi Allah dan telinganya akan mendengar suara Allah.
Berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.(Bdk Mat 13:16)
Roh Kudus menjadi sumber kekuatan untuk "taat kepada penglihatan dan pendengaran".
Saudaraku,
mari kita hidup dalam KETAATAN KEPADA ROH supaya kita tidak kehilangan penglihatan dan pendengaran.
Sebab cinta kasih bukan hanya sekedar kedermawanan, kemurnian hati bukan hanya sekedar kesusilaan dan matiraga tidak menjadi kebodohan.
Kesucian lebih mudah dicapai daripada ilmu pengetahuan.
Tetapi lebih mudah menjadi orang terpelajar daripada menjadi orang kudus.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 8 Desember 2022
Tuhan Yesus
Engkau ingin kami hidup kudus
Kami mohon berilah kami kekuatan untuk menutup mata rapat-rapat
Supaya kami melihat keajaiban
Sehingga di mata kami, keduniawian adalah sampah
Dan kami mohon buatlah telinga ini mendengar
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
