Yohanes K. Sugiyarta
Injil Lukas 4:14-22a;
Luk 4:14
Dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea. Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu.
Luk 4:15
Sementara itu Ia mengajar di rumah-rumah ibadat di situ dan semua orang memuji Dia.
Luk 4:16
Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.
Luk 4:17
Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis:
Luk 4:18
"Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku
Luk 4:19
untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."
Luk 4:20
Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya.
Luk 4:21
Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya."
Luk 4:22
Dan semua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya, lalu kata mereka: "Bukankah Ia ini anak Yusuf?"
----------
Untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin dan memberikan penglihatan bagi orang-orang buta
Saudaraku,
kita punya Tuhan yang dekat dan yang hidup.
Maka pagi ini saya ingatkan kembali bagaimana hidup kita bersama Tuhan Yesus.
Sebab banyak orang kristiani setelah menerima pengampunan atas segala dosanya, lalu duduk manis dan tidak berbuat apa-apa.
Saudaraku,
percaya kepada Tuhan Yesus artinya kita masuk dalam keluarga Allah dan hidup kita harus menjadi kabar baik untuk orang miskin.
Membawa pembebasan bagi orang tawanan, menyembuhkan orang buta dan membebaskan orang yang tertindas.
Artinya kita tiidak lagi hidup untuk diri sendiri, satu dan lainnya ada untuk saling melengkapi.
Hidup orang kristiani adalah hidup didalam Tuhan, bergerak didalam Tuhan, maka kita harus senantiasa menyadari bahwa hidup ada didalam Dia.
Tantangan terberatnya adalah, orang sulit meninggalkan dirinya sendiri.
Contoh dalam Injil adalah orang Farisi dan ahli Taurat, mereka tidak bisa melihat Tuhan karena jabatan dan kehormatan.
Maka mari jangan hanya bersandar kepada diri sendiri, sebab jika demikian inginnya hanya meminta dan menuntut, sehingga tidak akan pernah mau terlibat dalam pekerjaan Tuhan.
ROH KUDUS ada dan hidup dalam diri kita untuk memberdayakan kita dalam pekerjaan Allah, mari kita taat kepada perintah-Nya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 7 Januari 2021
Allah Bapa kami
Kupersembahkan kepada-Mu seluruh rencana dan hidup kami
Secara khusus segala kesulitan-kesulitan kami untuk mengalahkan diri kami sendiri
Supaya hanya taat dan patuh kepada kehendak-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Markus 6:45-52;
Mrk 6:45
Sesudah itu Yesus segera memerintahkan murid-murid-Nya naik ke perahu dan berangkat lebih dulu ke seberang, ke Betsaida, sementara itu Ia menyuruh orang banyak pulang.
Mrk 6:46
Setelah Ia berpisah dari mereka, Ia pergi ke bukit untuk berdoa.
Mrk 6:47
Ketika hari sudah malam perahu itu sudah di tengah danau, sedang Yesus tinggal sendirian di darat.
Mrk 6:48
Ketika Ia melihat betapa payahnya mereka mendayung karena angin sakal, maka kira-kira jam tiga malam Ia datang kepada mereka berjalan di atas air dan Ia hendak melewati mereka.
Mrk 6:49
Ketika mereka melihat Dia berjalan di atas air, mereka mengira bahwa Ia adalah hantu, lalu mereka berteriak-teriak,
Mrk 6:50
sebab mereka semua melihat Dia dan merekapun sangat terkejut. Tetapi segera Ia berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!"
Mrk 6:51
Lalu Ia naik ke perahu mendapatkan mereka, dan anginpun redalah. Mereka sangat tercengang dan bingung,
Mrk 6:52
sebab sesudah peristiwa roti itu mereka belum juga mengerti, dan hati mereka tetap degil.
-----------
Sesudah peristiwa roti itu mereka belum juga mengerti, dan hati mereka tetap degil
Saudaraku,
dalam kamus bahasa indonesia, kata "degil" artinya tidak mau menuruti nasihat orang; keras kepala; kepala batu.
Para murid yang telah menyaksikan langsung mujizat penggandaan roti dan ikan belum juga mengerti siapa Yesus.
Maka ketika mereka melihat Tuhan Yesus berjalan diatas air, mereka tidak mengenali-Nya.
Saudaraku,
pengalaman pribadi kita-- kegelisahan, ketakutan, kepahitan, kekecewaan, tentunya jika Saudaraku saat ini masih setia kepada Anak Allah, berarrti Saudaraku sungguh memahami kebenaran Sabda Allah.
Sebab tidak seorangpun luput dari ketidaknyamanan seperti itu, namun masing-masing orang selalu punya pilihan dalam menyikapinya.
Sebagai umat kristiani jangan takut untuk memanggil Tuhan Yesus, percayalah bahwa Dia HIDUP.
Setiap hari berusahalah menemukan sedikit waktu untuk mengheningkan diri, supaya kita semakin mengenal-Nya.
Hidup adalah pertempuran terus-menerus, tidak mungkin kita menang, jika tanpa Allah.
Maka mari dengarkan nasihat-nasihat dalam Injil, Allah pasti akan memberikan pertolongan.
Bagian kita adalah menanggapi pertolongan Allah dengan memperbaiki cara hidup kita, supaya tidak ada lagi hal-hal yang MENGHALANGI pandangan kita kepada Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 6 Januari 2021
Tuhan Yesus
Kepada-Mu kami serahkan diri ini
Engkau mengetahui segala-galanya
Dan Engkaulah yang berkuasa atas hari-hari yang akan datang
Perbuatlah apa yang Engkau kehendaki
Dan kami mohon ajarilah kami membedakan hal-hal yang tampak dan yang rohani
Dengan pertimbangan-pertimbangan anak Allah
Dan kami mohon rahmat-Mu supaya dalam segala hal hanya mencari kehendak-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Markus 6:36-44;
Saya kutip ayat 36-42:
Mrk 6:36
Suruhlah mereka pergi, supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa dan di kampung-kampung di sekitar ini."
Mrk 6:37
Tetapi jawab-Nya: "Kamu harus memberi mereka makan!" Kata mereka kepada-Nya: "Jadi haruskah kami membeli roti seharga dua ratus dinar untuk memberi mereka makan?"
Mrk 6:38
Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Berapa banyak roti yang ada padamu? Cobalah periksa!" Sesudah memeriksanya mereka berkata: "Lima roti dan dua ikan."
Mrk 6:39
Lalu Ia menyuruh orang-orang itu, supaya semua duduk berkelompok-kelompok di atas rumput hijau.
Mrk 6:40
Maka duduklah mereka berkelompok-kelompok, ada yang seratus, ada yang lima puluh orang.
Mrk 6:41
Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, supaya dibagi-bagikan kepada orang-orang itu; begitu juga kedua ikan itu dibagi-bagikan-Nya kepada semua mereka.
Mrk 6:42
Dan mereka semuanya makan sampai kenyang.
-----------
Kamu harus memberi mereka makan!
Saudaraku,
Injil kita pagi ini Tuhan Yesus memberi makan ribuan orang sampai kenyang, hanya dengan lima roti dan dua ikan.
Luar biasa bukan?
Memang luar biasa, tidak ada manusia yang mampu melakukan itu.
Tetapi pagi ini saya mengingatkan bahwa kita umat kristiani sudah kenyang dengan mujizat dan saatnya kita membuat mujizat.
Saudaraku,
tetap mengasihi, ditengah dunia yang dipenuhi kebencian, adalah membuat mujizat.
Tetap peduli kepada sesama, ditengah dunia yang egois, adalah membuat mujizat.
Tetap semangat berbagi, ditengah dunia yang senang mengenyangkan perutnya sendiri, adalah membuat mujizat.
Tetap santun, ditengah dunia yang penuh caci maki, adalah membuat mujizat.
Tetap rendah hati, ditengah dunia yang gila hormat dan kekuasaan, adalah membuat mujizat.
Kamu harus memberi mereka makan!, ini adalh perintah Tuhan kita Yesus Kristus.
Maka marilah kita melihat diri kita sendiri, apakah kita selama ini hanya minta makan atau memberi makan?
Bagi yang karyawan, apakah lebih sering menuntut upah atau bekerja dengan maksimal dan penuh tanggung jawab?
Bagi pemilik perusahaan, apakah memperhatikan kesejahteraan karyawan dengan adil atau memikirkan kepentingan pribadi?
Bagi pedagang, apakah berdagang dengan jujur atau tipu-tipu?
Mari hidup sebagai anak-anak Allah yaitu dengan maksimal dan terbaik mengerjakan apa yang telah dihadapkan Tuhan ditangan kita.
Janganlah menilai sesuatu dari betapa kecil awal mulanya, sebab bersama Tuhan Yesus segala sesuatu yang baik akan dilipatgandakan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 5 Januari 2021
Tuhan Yesus Kristus
Terjadilah apa yang Engkau kehendaki
Engkau nyatakan belas kasih dan kuasa-Mu dalam hidup kami
Terimakasih Engkau jadikan kami anak-anak-Mu
Engkau mengutus kami untuk menghadirkan kuasa dan kebaikan-Mu
Kami percaya Engkau senantiasa menyertai kami dan menguatkan kami
Sehingga dimanapun kami berada menjadi kabar sukacita bagi setiap orang
Supaya setiap orang menerima belas kasih-Mu dan dengan sukacita tak henti-hentinya memuji Engkau
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Matius 4:12-17, 23-25;
Mat 4:12
Tetapi waktu Yesus mendengar, bahwa Yohanes telah ditangkap, menyingkirlah Ia ke Galilea.
Mat 4:13
Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali,
Mat 4:14
supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:
Mat 4:15
"Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain, ?
Mat 4:16
bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang."
Mat 4:17
Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"
-----------
Mat 4:23
Yesuspun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu.
Mat 4:24
Maka tersiarlah berita tentang Dia di seluruh Siria dan dibawalah kepada-Nya semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan, yang sakit ayan dan yang lumpuh, lalu Yesus menyembuhkan mereka.
Mat 4:25
Maka orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia. Mereka datang dari Galilea dan dari Dekapolis, dari Yerusalem dan dari Yudea dan dari seberang Yordan.
-----------
Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah
Saudaraku,
dalam setiap permenungan, saya selalu kutipkan Injil.
Sebab melalui Injil, pertobatan dan Kerajaan Sorga diberitakan.
Janganlah malas membaca Injil, sebab melalui Injil Allah berbicara kepada kita.
Dan Injil yang adalah Firman Tuhan memiliki kuasa mengatasi keterbatasan akal budi.
Sehingga belas kasih bukan hanya sekedar kedermawanan, puasa bukan hanya sekedar mati raga.
Namun semua perbuatan baik kita dan ketaatatn kita adalah perwujudan kuasa Allah lalu mampu menerobos batas-batas manusiawi.
Saudaraku,
kita tahu bahwa ada nasihat-nasihat Injil, katanya jalan tersebut hanya untuk sedikit orang saja.
Mungkin ya, namun menurut saya jalan itu dapat menjadi jalan bagi banyak orang.
Jika kita umat kristiani yang telah mengalami pertobatan, selalu bisa menjaga kemurnian hati.
Sehingga hidup itu sendiri adalah berita Kerajaan Allah dan bisa membawa kesembuhan bagi banyak orang.
Mengasihi Allah, mengikuti nasihat-nasihat Injil, bukan lantas tanpa perjuangan dan jangan sengaja "licik" mencari-cari jalan mengurangi kewajiban kita sebagai anak-anak Allah.
Kita sebagai anak-anak Allah bukan bertindak hanya karena alasan-alasan manusiawi, tetapi untuk memberitakan Kerajaan Allah.
Supaya setiap orang menerima kesembuhan dan mengalami Kerajaan Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 4 Januari 2021
Tuhan Yesus Kristus yang penuh kasih
Pantaslah kami mengucap syukur kepada-Mu
Sebab Engkau mendatangi kami, memanggil kami dan kami melihat Kerajaan-Mu
Sehingga kami tidak lagi terpenjara oleh akal budi dan tidak dikuasi oleh keinginan-keinginan diri
Kami telah Engkau sembuhkan dari cinta diri dan dunia tidak lagi berkuasa atas hidup kami
Sekarang kami hidup baru dalam belas kasih dan kuasa Roh-Mu
Dan hanya Engkaulah harapan dan kegemberiaan kami
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Injil Matius 2:1-12;
Saya kutip ayat 1-6, 10-11;
Mat 2:1
Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem
Mat 2:2
dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."
Mat 2:3
Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.
Mat 2:4
Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.
Mat 2:5
Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi:
Mat 2:6
Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel."
----------
Mat 2:10
Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka.
Mat 2:11
Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
-----------
Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka
Saudaraku,
hari ini gereja merayakan Hari Raya Penampakan Tuhan, dan saya yakin sampai hari ini Tuhan menampakan diri-Nya kepada kita.
Orang Majus dalam Injil hari ini melihat penampakan Tuhan melalui bintang-Nya.
Bintang itu lah yang membawa mereka sampai kepada Tuhan Yesus, dan bunda-Nya, Maria.
Saudaraku,
tentunya kita percaya bahwa Tuhan Yesus membimbing kita dengan berbagai cara.
Dan sesungguhnya kita tidak perlu mengetahui kita akan dibawa kemana, yang dibutuhkan hanya percaya bahwa rencana Tuhan adalah yang terbaik.
Seperti orang majus yang mengikuti bintang-Nya, mereka tidak mengetahui akan dibawa kemana, namun mereka percaya pasti akan berjumpa dengan Tuhan.
Maka agar hidup kita sampai kepada Tuhan, kita harus membuka mata dan telinga hanya kepada Tuhan.
Apabila kita berani jujur dan berani berkorban dalam arti tidak selalu mementingkan diri sendiri, saya yakin kita anak-anak Allah, sangat mudah membedakan mana jalan Tuhan dan mana jalan dunia.
Saudaraku,
Tuhan Yesus juga memilih kita untuk menjadi JALAN bagi semua orang untuk sampai kepada Allah.
Bukan dengan cara berteriak-teriak dijalan-jalan, tetapi kita harus mengusahakan hidup kita supaya menjadi TANDA kehadiran Allah.
Dengan membawa damai bukan permusuhan.
Membawa kabar sukacita dan kabar baik bukan asal meneruskan konten sampah di media sosial.
Membawa belas kasih bukan menjadi orang yang kikir dan egois.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 3 Januari 2021
Allah Bapa kami
Kepada-Mu kupersembahkan segala yang baik
Meskipun tidak banyak jumlahnya dan tidak sempurna
Kami percaya Engkau akan menyempurnakannya
Terimakasih Engkau selalu hadir di hidup kami
Dan dengan berbagi cara dan tanda Engkau menuntun kami
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
