Yohanes K. Sugiyarta
Injil dari Yohanes 20:19-23;
Yoh 20:19
Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"
Yoh 20:20
Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan.
Yoh 20:21
Maka kata Yesus sekali lagi: "Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu."
Yoh 20:22
Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus.
Yoh 20:23
Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada."
------
Saudaraku, Injil Yohanes pagi ini kembali mengingatkan kita.
Allah kita adalah Allah Kebangkitan.
Tuhan Yesus telah mengalahkan kematian.
Dan menunjukkannya kepada para murid.
Ada diantara kita yang tidak pernah mengalami kegagalan?
Saya sendiri mengalaminya berjali-kali.
Jika gagal janganlah biarkan kegagalan itu menguasai hidup kita.
Sebab rasa cemas atau takut akan menjadi penghalang utama untuk melangkah.
Mendekatlah kepada Allah.
Lakukanlah kehendakNya.
Kerjakan yang terbaik apa yang bisa kita kerjakan.
Mulai dari hal-hal yang kecil yang terkadang kita anggap remeh.
Asal jangan perbuatan dosa!
Dan janganlah khawatir.
Sebab kekhwatiran menyebabkan kita tidak akan melihat Allah.
Coba perhatikan:
Saat kita tergesa-gesa dan lupa menaruh kunci motor atau mobil misalnya.
Kita mencari di meja dengan mengacak-acak apa yang ada di meja.
Dan tidak menemukannya.
Lalu kemudian menemukannya ditempat yang sebelumnya kita telah mencarinya tetapi tidak melihat.
Sebab mata kita tertutup oleh kecemasan.
Damai sejahtera bagi kamu!
Roh Kudus-Nya ada dalam hidup kita.
Memberi damai sejahtera.
Hidup dan bekerjalah bersama Allah.
Percayakan semuanya kedalam pemeliharaan-Nya.
Dan janganlah lagi cemas.
Maka Allah akan menyediakan yang terbaik untuk kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 4 Juni 2017
Kami memuji dan memuliakan Engkau ya Bapa
Engkau selalu setia menyertai kami
Menuntun langkah kami
Dan selalu menghibur kami
Damai sejahtera ada dalam kehidupan kami
Terima kasih atas segala kebaikan-Mu
Semua yang telah kami peroleh bersama-Mu
Pagi hari ini
Kami bawa ucapan syukur kami
Melalui ibadat kami di gereja-Mu
Bersama keluarga dan anak-anak-Mu semua yang Engkau kasihi
Ajarilah kami untuk selalu setia
Ajarilah kami untuk taat
Supaya tak ada lagi kecemasan dalam hidup kami
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil dari Yohanes 21:20-25;
Yoh 21:20
Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: "Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?"
Yoh 21:21
Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?"
Yoh 21:22
Jawab Yesus: "Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku."
Yoh 21:23
Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: "Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu."
Yoh 21:24
Dialah murid, yang memberi kesaksian tentang semuanya ini dan yang telah menuliskannya dan kita tahu, bahwa kesaksiannya itu benar.
Yoh 21:25
Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.
--------
Saudaraku, tentunya kita semua memiliki berbagai macam rencana untuk hidup kita.
Ingin sukses, ingin kaya, dan ada yang ingin hidup saleh.
Tentunya lalu akan berusaha untuk mencapai keinginan itu.
Hidup memang harus memiliki tujuan sehingga bisa membuat rencana untuk mencapai tujuan tersebut.
Pagi hari ini saya mengajak kita semua untuk tidak lupa dengan dirinya sendiri, akan kemampuan diri.
Agar apapun yang kita rencanakan memang sunguh-sungguh sesuai dengan kemampuan kita.
Dan janganlah menyibukkan diri dengan rencana-rencana itu.
Supaya hidup kita tidak terpenjara olehnya.
Begitu banyak orang menjadi kaku dan sensitif dalam hidupnya.
Misalnya:
Orang yang selalu ingin dinilai baik, tidak akan bisa berteman dengan siapapun.
Saudaraku, sebagai anak-anak Allah kita semua percaya bahwa Allah selalu menyertai kita dalam setiap rencana hidup kita.
Pertanyaannya:
Apakah kita memegang tangan Tuhan saat melaksanakan rencana itu?
Itulah yang sering dilupakan.
2 tangan kita sibuk dengan segala usaha untuk mewujudkan rencana kita.
Memang mungkin bisa memperoleh hasil banyak, tapi mungkin tidak semuanya baik.
Cobalah, 1 tangan untuk bekerja, 1 tangan berpegang kepada Tuhan.
Maka jika tangan kita akan mengambil sesuatu yang buruk, maka Tuhan akan menarik tangan kita.
Dan pada akhirnya hidup kita akan menjadi saksi kebaikan dan kasih Allah.
Dan hidup kita kan menjadi _kitab suci_ yang akan membawa keselamatan bagi banyak orang.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 03 Juni 2017
Terimakasih Bapa
Untuk segala berkat yang telah kami terima
Terutama untuk penyertaanMu di sepanjang hidup kami
Sehingga kami mampu membangun kehidupan yang baik
Kupersembahkan hidup kami kepadaMu
Kami mohon tangan-Mu sendiri yang menuliskan
Semua kebaikan dan kasih-Mu
Dalam hidup kami
Sehingga saat kami meninggalkan dunia dan kembali kepadaMu
Nama-Mu lah yang akan diingat orang
Supaya semakin banyak orang yang akan menerima keselamatan
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil dari Yohanes 21:15-19;
Saya kutipkan sebagian:
Yoh 21:15
Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
Yoh 21:16
Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
Yoh 21:17
Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.
------
Banyak yang mengkotbahkan pertanyaan Tuhan Yesus kepada Petrus dalam Injil pagi ini dengan meneliti bahasa aslinya(Yunani).
Pertanyaan Tuhan Yesus _mengasihi_ dalam bahasa Yunani menggunakan _agape_ yang berarti rela berkorban.
Tetapi jawaban Petrus _philia_ yang berarti seperti mengasihi sesama.
Namun pagi ini saya mengajak Saudara semua untuk mengulangi pertanyaan Tuhan Yesus kepada diri kita masing-masing.
Sebut nama Saudara..
Seperti ini Tuhan Yesus bertanya kepada saya:
Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari engkau mencintai hartamu?
Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari engkau mencintai pekerjaanmu?
Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari engkau mencintai keluargamu dan dirimu sendiri?
Tuhan Yesus menghendaki kita untuk melakukan kehendak-Nya.
Bukan menuruti kehendak manusia.
Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
(Mat. 7:21)
Setiap orang memulai, namun tekun sampai akhir hanya bagi orang-orang yang taat dan menuruti kehendak-Nya
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 02 Juni 2017
Kami tidak akan pernah melupakan semua kebaikan-Mu ya Bapa
Kasih-Mu selalu menyertai kami disepanjang hidupku
Engkau menyediakan segala kebutuhan kami
Terkadang kami merasa kurang
Hanya karena kecintaan kami kepada dunia
Sehingga membuat kami kurang bisa mengucap syukur
Engkau Allah yang sangat baik
Engkau menegur kami saat kami menyimpang
Engkau selalu mengampuni kesalahan-kesalahan kami
Maka kami mohon ya Bapa
Berikanlah kami rahmatMu
Supaya kami selalu berusaha dan dengan tekun
Menuruti segala perintah-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil dari Yohanes 17:20-26;
Saya kutipkan ayat 20:
Yoh 17:20
Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka;
-------
Dalam ayat sebelumnya Tuhan Yesus mendoakan orang-orang pilihan-Nya.
Dalam Injil Yohanes Bab 17, ayat 20-26 yang kita baca pagi ini, Tuhan Yesus berdoa untuk semua orang yang percaya kepada-Nya.
yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka
Saya kutipkan ayat sebelumnya:
Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia;
dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya merekapun dikuduskan dalam kebenaran.
(Yoh 17:18-19)
Terpujilah Tuhan Allah kita.
Kita yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus akan dikuduskan dalam kebenaran.
Saudaraku, Allah hadir dalam hidup kita supaya kita mengenal-Nya.
Mengenal secara pribadi.
Kita memiliki banyak teman.
Dan saya yakin kapasitas dan kwalitas antara teman satu dan lainya berbeda.
Kita memiliki sahabat.
Dan saya yakin kita tidak pernah bisa mengenal sahabat kita sepenuhnya.
Allah telah lebih dulu mendatangi kita dan memberikan kesempatan kepada kita untuk mengenal lebih pribadi.
Seorang anak tingkat sekolah dasar, tidak akan memahami materi yang diberikan untuk tingkat SMA.
Apabila ada Roh Kudus dalam hidup kita, maka saat kita membaca kitab suci, Roh Kudus akan memberi tuntunan dan pemahaman agar kita mengerti apa kehendak Allah.
Namun...
Kita juga harus selalu berusaha agar iman kita bisa bertumbuh dan mencapai kedewasaan rohani.
Seorang dokter tetap membutuhkan seorang arsitek untuk membangun rumah, dan sebaliknya.
Karir kita sukses?
Harta kita banyak?
Bisnis kita maju?
Janganlah lupa kita membutuhkan pembimbing rohani.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 1 Juni 2017
Bapa di surga
Engkau mendekat kepada kami
Dalam Putera-Mu Tuhan Yesus Kristus
Setiap hari Engkau mmemberi nasehat
Setiap hari Engkau mengajari kami
Kami mohon kepada-Mu
Agar kami selalu memamdang-Mu
Agar kamu selalu mendengarkan-Mu
Dan hati kami selalu tertuju kepada-Mu
Engkau menempatkan orang-orang kudus-Mu
Dalam kehidupan kami
Untuk menjadi pembimbing rohani
Yaitu mereka yang telah Engkau pilih
Para imam, suster, bruder, semua orang yang menyerahkan hidupnya kepada-Mu
Dan semua orang yang Engkau pilih untuk mewartakan kasih-Mu
Kami berdoa kepada mereka
Supaya mereka selalu berada dekat kepada-Mu
Sehinga hidupnya bisa menjadi pembimbing dan teladan
Bagi semua orang untuk menuju kepadaMu
Dan yang ingin mengenal-Mu lebih sungguh
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil dari Matius 13:31-35;
Saya kutipkan sebagian:
Mat 13:31
Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya.
Mat 13:32
Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya."
Mat 13:33
Dan Ia menceriterakan perumpamaan ini juga kepada mereka: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya."
---
Saudaraku, pagi ini saya mengajak untuk masuk dalam permenungan makna kata tumbuh.
Makna kata tumbuh dalam KBBI:
hidup dan bertambah besar atau sempurna.
Sebentar saya sekedar mengingatkan kembali bahwa orang sering memisahkan antara kehidupan jasamani dan kehidupan rohani.
Kehidupan jasmani dan rohani adalah satu, bukan dipahami secara terpisah.
Tanaman akan mati mengering jika tidak ada air.
Kehidupan seseorang bisa tumbuh dan menjadi sempurna, apabila air rohani selalu terjaga dan terpelihara.
Seorang petani yang berpengalaman, mengetahui tanda-tanda apakah tanamannya sehat atau tidak,
Apabila kita tidak jujur kepada diri sendiri, tidak akan mengetahui kelemahan diri.
Kesombongan diri yang tersembunyi mengakibatkan mengira dirinya sempurna.
Menolak untuk mengakui kekurangan dan kelemahannya.
Perlu kita ingat dunia penuh dengan ketidakpastian.
Banyak hal yang datang dan pergi, senang dan sedih, kesuksesan dan kegagalan.
Kenali diri sendiri dengan jujur, supaya kita mengenali kelemahan dan kekurangan kita.
Lalu menyiapkan perisai perlindungan apabila kita mendapat serangan yang mengarah kepada kelemahan kita.
Sehingga kita bisa bertumbuh dan mencapai kehidupan yang sempurna.
Tanaman tumbuh ke arah matahari.
Bukankah kita manusia lebih daripada tanaman?
Maka marilah kita mengarahkan pandangan kita kepada Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 31 Juli 2017
Bapa di surga
Kami selalu cenderung mencari kepentingan diri sendiri
Sehingga sangat sulit untuk mengenal dan jujur terhadap diri sendiri
Berikanlah kekuatan kepada kami
Untuk memurnikan pandangan kami kepadaMu
Sehingga kami mahir dalam kehidupan rohani
Kami mampu bertahan hidup benar dihadapanMu
Walaupun terjadi berbagai macam perubahan ditempat kami berpijak
Kami tidak pernah mengetahui kapan angin datang
Dan kami tidak pernah mengetahui dari arah mana angin datang
Apabila kami selalu mengarahkan pandangan kami kepadaMu
Dan berakar kuat dalam SabdaMu
Maka sungguh kami percaya
Kami tidak akan tergoyahkan
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
