"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 9:7-9;

Luk 9:18
Pada suatu kali ketika Yesus berdoa seorang diri, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Lalu Ia bertanya kepada mereka: "Kata orang banyak, siapakah Aku ini?"
Luk 9:19
Jawab mereka: "Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit."
Luk 9:20
Yesus bertanya kepada mereka: "Menurut kamu, siapakah Aku ini?" Jawab Petrus: "Mesias dari Allah."
Luk 9:21
Lalu Yesus melarang mereka dengan keras, supaya mereka jangan memberitahukan hal itu kepada siapapun.
Luk 9:22
Dan Yesus berkata: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga."
--------

"Menurut kamu, siapakah Aku ini?" Jawab Petrus: "Mesias dari Allah."

Saudaraku,
Petrus menjawab dengan benar: Engkau Mesias dari Allah.
Permenungannya: Apa jawaban kita?

Saudaraku,
jika kita tidak memiliki hubungan "personal" dengan Tuhan Yesus, kita tidak akan pernah bisa bertahan dalam menghadapi pertempuran dengan keduniawian.
Petrus mengajarkan kepada kita:
Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.(1Pet 5:8)
Tuhan Yesus datang kepada kita dan membangun hubungan personal atau hubungan pribadi.
Roh Allah "hidup dan bergerak" dalam hidup setiap orang yang percaya kepada-Nya.
Lalu tentunya kita "punya panggilan pribadi" kepada Tuhan Yesus.
Dan bergaul dengan Tuhan Yesus setiap hari.
Dengan demikian kita tidak akan mudah disesatkan oleh si iblis, sanggup mengalahkan keduniawian.
Ingatlah dunia membawa kita kepada kematian.
Tuhan Yesus Anak Allah yang hidup, Mesias yang diurapi Allah, memilih kita dan mengurapi kita supaya kita hidup.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 23 September 2022

Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau selamatkan kami melalui Putra-Mu Tuhan kami Yesus Kristus
Engkaupun mengurapi kami dengan Roh Kudus
Yang menjaga dan menuntun kami supaya kami tidak disesatkan oleh kedagingan
Kami mohon ampunilah kami
Ampunilah kami jika Kau dapati hidup kami kurang berkenan kepada-Mu
Dan berilah kami rahnat kekuatan untuk tunduk hanya kepada perintah-Mu

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Lukas 9:7-9;

Luk 9:7
Herodes, raja wilayah, mendengar segala yang terjadi itu dan iapun merasa cemas, sebab ada orang yang mengatakan, bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati.
Luk 9:8
Ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali, dan ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit.
Luk 9:9
Tetapi Herodes berkata: "Yohanes telah kupenggal kepalanya. Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?" Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus.
-------

Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?" Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus

Saudaraku,
Herodes adalah contoh orang yang tidak beriman.
Dan contoh "orang yang diikat oleh dirinya sendiri".

Saudaraku,
jika seseorang tidak bisa melepaskan ikatan nafsu cinta diri, walaupun kuasa Tuhan dinyatakan dihadapannya tidak akan bisa percaya.
Saya yakin kita umat kristiani melihat dan mendengar kuasa Allah bekerja.
Permenungannya: apakah penglihatan dan pendengaran itu mampu menjaga kita tetap hidup dalam kehendak Allah?

Saudaraku,
Herodes pada akhirnya bertemu dengan Tuhan Yesus dan Herodes meminta kepada Yesus untuk membuat mujizat.
Ketika Herodes melihat Yesus, ia sangat girang. Sebab sudah lama ia ingin melihat-Nya, karena ia sering mendengar tentang Dia, lagipula ia mengharapkan melihat bagaimana Yesus mengadakan suatu tanda.(Luk 23:8)
Tetapi tidak ditanggapi oleh Tuhan Yesus.
Apakah kita juga demikian?
Setiap hari kita melihat "tanda-tanda Allah", tetapi terkadang kita ragu oleh karena bisikan daging.
Maka mari kita selalu menyadari bahwa Tuhan Yesus setiap hari "memberikan tanda" kepada kita.
Taatlah kepada tanda itu dan jangan mencoba berdebat.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 22 September 2022

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau nyatakan kuasa-Mu dihadapan kami setiap hari
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk taat kepada penglihatan dan pendengaran kami akan Engkau
Dan kami tuntunlah kami supaya kami tetap berada di jalan-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 9:9-13;

Mat 9:9
Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku." Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia.
Mat 9:10
Kemudian ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa dan makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya.
Mat 9:11
Pada waktu orang Farisi melihat hal itu, berkatalah mereka kepada murid-murid Yesus: "Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?"
Mat 9:12
Yesus mendengarnya dan berkata: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit.
Mat 9:13
Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."
--------

Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit

Saudaraku,
Injil adalah kabar baik untuk orang berdosa yang sadar membutuhkan pengampunan.
Matius adalah seorang pemungut cukai yang pada masa itu dipandang sebagai pengkhianat.
Matius "menanggapi panggilan" Tuhan Yesus bahkan mengajak teman-temannya makan bersama supaya mereka juga bertemu Tuhan Yesus.

Saudaraku,
orang yang merasa dirinya suci tidak akan pernah bisa melihat Allah.
Lihatlah orang-orang Farisi dan ahli Taurat walaupun mereka melihat mujizat, mereka tidak percaya kepada Tuhan Yesus.
Sekalipun orang menjual seluruh hartanya untuk gereja dan untuk orang-orang miskin.
Sekalipun orang melakukan puasa berat.
Sekalipun orang pandai dan mendalami segala ilmu pengetahuan.
Jika ia tidak menyadari bahwa ia berdosa dan membutuhkan pengampunan, ia tidak akan pernah bisa melihat Tuhan Yesus.
Lalu permenungannya: kita telah diselamatkan oleh Tuhan Yesus, mari kita tunduk kepada kehendak-Nya.
Tempatkanlah Tuhan Yesus dalam segalanya, dalam segala keadaan, supaya dalam segala sesuatu tidak lagi tentang diri sendiri.
Tetapi tentang "kita", Saya dan Tuhan Yesus, Saudara dan Tuhan Yesus.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 21 September 2022

Tuhan Yesus
Pancaran cinta kasih-Mu yang memanggil kami
Kasih-Mu menyelamatkan kami dari jerat musuh
Kami tidak ingin terpisah dari-Mu ya Tuhan
Kami ingin selalu hidup dalam kasih-Mu
Kami mohon doronglah kami dan berilah kami rahmat kekuatan untuk hidup dengan cara-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 8:19-21;

Luk 8:19
Ibu dan saudara-saudara Yesus datang kepada-Nya, tetapi mereka tidak dapat mencapai Dia karena orang banyak.
Luk 8:20
Orang memberitahukan kepada-Nya: "Ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan ingin bertemu dengan Engkau."
Luk 8:21
Tetapi Ia menjawab mereka: "Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya."
--------

Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya

Saudaraku,
saya yakin telinga kita mendengar firman Allah.
Permenungannya: Apakah "telinga rohani" kita juga mendengar?

Saudaraku,
jika kita tidak hati-hati, benda-benda yang kelihatan adalah penutup telinga rohani.
Nilailah barang-barang dunia itu seperti apa adanya jangan menilai dengan hawa nafsu.
Dan janganlah menilainya seperti apa yang dikatakan orang.
Tetapi nilailah dengan firman Allah.
Orang yang hidup dalam firman Allah, ia tidak akan terganggu oleh segala sesuatu diluar dirinya.
Tidak akan lekat dengan barang-barang duniawi dan menolak hiburan duniawi.
Pikiran dan hatinya dikuasai oleh hal-hal surgawi.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 20 September 2022

Tuhan Yesus
Hati ini gembira saat mendengar firman-Mu
Ada sukacita setiap kali kami merenungkan hal-hal surgawi
Sungguh kami sadar bahwa nafsu daging selalu bertetangan dengan firman-Mu
Oleh karena itu kami selalu memohon pertolongan-Mu
Berilah kami rahmat kekuatan untuk mengalahkan nafsu cinta diri

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 8:16-18;

Luk 8:16
"Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya.
Luk 8:17
Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan.
Luk 8:18
Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya."
--------

Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar

Saudaraku,
saya kira kita setuju, tidak ada kejahatan tanpa korban.
Demikian pula setiap perbuatan baik walaupun saat ini tidak nampak, percayalah suatu saat pasti berbuah.

Saudaraku,
kita adalah umat pilihan Allah, kita dipilih supaya hidup kita melakukan kehendak Allah.
Maka jangan pernah bosan dan lelah berbuat baik, sebab untuk itulah kita dipilih.
Jangan berharap pujian atau imbalan dari perbuatan baik.
Sebab pada saatnya nanti semuanya akan dinyatakan.
"Perhatikanlah cara kamu mendengar", ini adalah peringatan yang sangat keras.
Pendengaran sangat mempengaruhi hati dan pikiran kita, mempengaruhi "penilaian" kita akan segala sesuatu.
Seringkali kita menilai suatu perkara sesuai dengan kepentingan diri.
Seringkali banyak orang mencari dirinya sendiri.
Ingat kita adalah anak-anak Terang, bukan untuk menghakimi kejahatan.
Tetapi Tuhan Yesus memilih kita supaya melalui hidup kita setiap orang dihidup kita melihat Allah dan mengalami belas kasih Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 19 September 2022

Tuhan Yesus
Engkau menghendaki supaya kami menyerahkan diri tanpa syarat kepada-Mu
Dan agar belas kasih-Mu menyala-nyala
Engkau ingin menyatakan kuasa-Mu mealui hidup kami
Maka kami mohon ajarilah kami untuk taat kepada pendengaran kami akan Engkau

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa