"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 16:1-13;

ayat 10-13:

Luk 16:10
"Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.
Luk 16:11
Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya?
Luk 16:12
Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu?
Luk 16:13
Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."
---------

Jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu?

Saudaraku,
untuk apa kita hidup saat ini?
Jika Saudara berada di dunia kerja, apa yang Saudara kerjakan?
Apakah bekerja untuk hidup dan mengumpulkan kekayaan untuk pensiun?
Sangat penting untuk memiliki cukup uang untuk pensiun.
Tetapi saya mengajak Saudara untuk bertanya kepada diri sendiri untuk apa Saudara hidup?

Saudaraku,
waktu demi waktu kita lewati dengan kerja dan aktifitas lainnya.
Saya mengajak Saudaraku semua untuk masuk dalam permenungan:
Apakah kita menggunakan waktu dengan bijak?
Dengan iman kita percaya bahwa waktu adalah kesempatan yang diberikan oleh Allah kepada kita.
Untuk apa? Untuk kemuliaan-Nya, bukan kemuliaan kita.
Maka sering saya katakan bahwa dalam segala keadaaan kita harus selalu melihat dan menyikapi dari dimensi Allah.
Kita mampu melihat dari dimensi Allah karena dipercaya oleh Allah.
Setialah dengan penglihatan itu.
Maka akan lebih banyak lagi yang dipercayakan kepada kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 18 September 2022

Allah Bapa kami
Terimakasih Engkau memilih kami untuk mengelola harta-Mu
Yaitu belas kasih dan keselamatan
Hidup kami Engkau penuhi dengan belas kasih
Dan Engkau nyatakan kuasa-Mu dalam hidup kami
Supaya setiap orang di hidup kami menerima belas kasih-Mu dan melihat keselamatan
Puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu
Dan kami mohon ajarilah kami untuk setia

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Lukas 8:4-15;

Ayat 10-15:

Luk 8:10
Lalu Ia menjawab: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang lain hal itu diberitakan dalam perumpamaan, supaya sekalipun memandang, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mengerti.
Luk 8:11
Inilah arti perumpamaan itu: Benih itu ialah firman Allah.
Luk 8:12
Yang jatuh di pinggir jalan itu ialah orang yang telah mendengarnya; kemudian datanglah Iblis lalu mengambil firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan.
Luk 8:13
Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad.
Luk 8:14
Yang jatuh dalam semak duri ialah orang yang telah mendengar firman itu, dan dalam pertumbuhan selanjutnya mereka terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup, sehingga mereka tidak menghasilkan buah yang matang.
Luk 8:15
Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan."
--------

Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad

Saudaraku,
Tuhan Yesus mengajar dengan perumpamaan-perumpamaan.
Tidak semua orang yang mendengar mampu memahami pengajaran itu.
Hanya orang-orang yang "punya telinga yang mendengar" dan yang "punya mata yang melihat."
Semua orang diberikan kesempatan untuk mendengar Injil tetapi hanya sedikit orang yang terpanggil untuk masuk didalamnya.
Sebab tanpa Roh Kudus mata dan telinga amanusia tidak akan melihat dan mendengar hal-hal kerajaan Allah, apalagi mengetahuinya.
Terlebih orang yang tidak sanggup menutup pancaindranya akan terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup.
Sehingga tidak ada tempat untuk Kerajaan Allah dalam dirinya.

Saudaraku,
jangan tergoda oleh suara lantang keduniawian tetapi dengarkanlah "bisikan kebenaran" yang memberikan pengajaran dari dalam hati.
Tutuplah mata untuk barang-barang duniawi, jika kita ingin sungguh-sungguh mendengar sabda Allah.
Memang tidak mudah sebab suara-suara dunia terdengar lebih merdu, terlebih jika disambut dengan hawa nafsu.
Maka mari kita "pelihara firman Tuhan", sebab hidup ini tidak pernah pasti.
Supaya jika kita mengalami berbagai macam kesulitan, hidup kita tidak menyimpang.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 17 September 2022

Allah Bapa kami
Kami sangat-sangat bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada-Mu
Sebab Engkau berikan kami karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan-Mu
Sehingga mata kami tidak lagi tertarik dengan kenikmatan dan kepuasan duniawi
Kami sadar daging ini selalu menuntut dan selalu minta dikasihani
Maka kami mohon puaskanlah kami dengan belas kasih-Mu
Dan hiburlah kami dengan kidung surgawi

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Lukas 8:1-4;

Luk 8:1
Tidak lama sesudah itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia,
Luk 8:2
dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat,
Luk 8:3
Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.
-------

Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat

Saudaraku,
para murid dan orang-orang yang telah disembuhkan oleh Tuhan Yesus, ikut berjalan keliling memberitakan Injil.
Mereka masing-masing punya kesaksian tentang "pekerjaan Tuhan Yesus dalam hidupnya".
Lalu permenungannya: apakah hidup kita sudah menjadi saksi pekerjaan Tuhan Yesus?

Saudaraku,
ada banyak orang kristini yang memberikan kesaksian melalui berbagai media dan pertemuan-pertemuan.
Itu sangat baik bisa mmembantu dalam pertumbuhan iman.
Tetapi Tuhan Yesus menantang kita untuk menjadi saksinya dalam kehidupan kita kehidupan kita sehari-hari.
Jika Saudara tidak berkobar menjadi saksi Kristus, nampaknya Saudara tidak begitu yakin akan kuasa Tuhan Yesus.
Hidup kita harus bisa menjadi saksi Kristus di keluarga.
Hidup kita harus bisa menjadi saksi Kristus di sekitar tempat tinggal kita.
Hidup kita harus bisa menjadi saksi Kristus di tempat kerja kita.
Hidup kita harus bisa menjadi saksi Kristus di dalam setiap kegiatan dan aktivitas kita.

Saudaraku,
kerasulan atau dorongan untuk menjadi saksi Kristus seharusnya "luapan" dari dalam, dari seseorang sungguh-sungguh mencintai Kristus.
Maka mari kita masuk dalam keheningan.
Bergembiralah jika Saudara melihat orang bekerja dalam kerasulan dan doakan mereka agar Allah melimpahkan rahmat-Nya.
Setelah itu coba lihat diri kita sendiri dengan jujur.
Jangan menyibukkan diri dengan hal-hal yang sia-sia, ingatlah bahwa kita adalah rasul-rasul Kristus dan hidup kita harus menjadi saksi-Nya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 16 September 2022

Tuhan Yesus
Terimakasih kasih Engkau telah menyembuhkan kami
Terimaksih Engkau buat kami melihat dan mendengar
Mata kami melihat perbuatan-Mu dan telinga kami mendengar perintah-Mu
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu supaya dalam segala keadaan hidup kami menjadi saksi kuasa dan belas kasih-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 19:25-27;

Yoh 19:25
Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena.
Yoh 19:26
Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!"
Yoh 19:27
Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.
---------

Kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!"

Saudaraku,
Bunda Maria juga harus menjadi teladan kita.
Sang Sabda menjadi daging, lahir darinya.
Kita dipanggil juga untuk "memberikan ruang yang sama" untuk Tuhan Yesus.
Sehingga Sang Sabda yang kekal, hidup dan berbicara didalam kita.

Saudaraku,
mari kita belajar kepada Bunda Maria.
Tuhan Yesus telah memberikannya kepada kita, untuk menjadi ibu kita.
Lihatlah betapa sederhananya Bunda Maria menanggapi panggilan Allah: Aku ini hamba Allah... lalu Sabda menjadi daging.
Lalu permenungannya: apakah hidup kita untuk melayani Sabda Tuhan?
Apakah kita telah memberikan ruang supaya Sabda Tuhan hidup dan bertumbuh dalam hidup kita?

Saudaraku,
panggilah Bunda Maria, berserulah kepadanya, ia melihat kita, ia mendengarkan kita.
Hiduplah dalam pelukannya.
Pelukannya melindungi kita dan ia membelai kita dengan penuh kasih sayang.
Ia pula yang akan menuntun kita, memberikan semangat dan kekuatan kepada kita supaya hidup kita berbuah.
Ia akan berdukacita jika hidup kita disalib oleh daging.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 15 September 2022

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau memberikan bunda-Mu menjadi bunda kami
Kami percaya Bunda Maria akan menuntun dan menjaga kami supaya tetap berada didekat-Mu
Dan selalu mendorong kami untuk taat kepada kehendak-Mu
Dalam pelukan Bunda Maria kami memuji memuliakan nama-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 3:13-17;

Yoh 3:13
Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia.
Yoh 3:14
Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan,
Yoh 3:15
supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.
Yoh 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Yoh 3:17
Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
--------

PESTA SALIB SUCI
Konon ketika raja Persia menaklukkan Tanah Suci dan menduduki Yerusalem, ia merampas Salib Yesus dan membawanya ke Persia.
Tetapi tidak lama kemudian ketika Kaisar Romawi Heraklius mengalahkan Persia, Salib Tuhan itu dikembalikan atas tuntutannya.
Heraklius sendiri memikul Salib Tuhan itu hingga ke puncak Golgotha.
Pada abad keempat, Salib itu ditemukan oleh Santa Helena, ibu Kaisar Konstantinus Agung.
Sebuah gereja dibangun di sana sebagai penghormatan terhadap Salib Tuhan itu.
Hari ini Gereja merayakan pesta Salib Suci.
Pemuliaan Salib Tuhan ini dikaitkan dengan penemuannya oleh Santa Helena.
Lebih dari itu pesta ini lebih merupakan ungkapan iman Gereja terhadap Salib Yesus sebagai jalan keselamatan.
(Sumber: imankatolik.or.id)

Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia

Saudaraku,
Rasul Paulus mengajarkan kepada kita:
Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.(Gal 5:24)
Kenyataannya orang cenderung "menyalibkan orang lain."
Lihatlah dunia ini selalu penuh dengan tuduhan dan fitnahan.
Jarang sekali ditemukan seorang yang mau melihat dirinya sendiri terlebih dulu sebelum melihat orang lain.
Mari kita jujur, berapa banyak kebencian yang tidak kita ungkapkan dan seberapa sering hati dan pikiran kita menilai keburukkan orang lain.

Saudaraku,
kita percaya salib Kristus adalah keselamatan, artinya supaya kita selamat kita harus "hidup di dalam salib itu."
Setiap usaha kerohanian jika tidak mampu membawa kepada matiraga adalah kesia-siaan.
Sebab setiap kehendak yang menyimpang dari Allah, berawal dari raga ini.
Lihatlah melalui mata dan telinga banyak kejahatan masuk ke dalam jiwa!
Jika kita menjaga mata dan telinga kita, hati kita aman.

Saudaraku,
banyak orang yang mengajarkan: keselamatan itu anugerah, jika percaya kepada Kritus.
Namun permenungannya, jika kepercayaan itu tidak sanggup menyalibkan daging apakah selamat?
Abaikanlah semua ajaran yang tidak membawa kita kepada salib Kristus.
Setiap hari, taklukanlah diri sedari awal.
Buanglah jauh-jauh rasa iba terhadap dirimu sendiri.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 14 September 2022

Tuhan Yesus
Tanpa Engkau kami akan binasa dalam daging
Terimakasih Roh Kudus-Mu menerangi dan menjaga hati kami
Terimakasih Sabda-Mu menguasai pikiran kami
Tetapi kami sadar bahwa setiap hari adalah pertempuran
Maka kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Supaya setiap hari kami beroleh kemenangan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa