Yohanes K. Sugiyarta
Injil Lukas 4:24-30;
Luk 4:24
Dan kata-Nya lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya.
Luk 4:25
Dan Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri.
Luk 4:26
Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka, melainkan kepada seorang perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon.
Luk 4:27
Dan pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorangpun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu."
Luk 4:28
Mendengar itu sangat marahlah semua orang yang di rumah ibadat itu.
Luk 4:29
Mereka bangun, lalu menghalau Yesus ke luar kota dan membawa Dia ke tebing gunung, tempat kota itu terletak, untuk melemparkan Dia dari tebing itu.
Luk 4:30
Tetapi Ia berjalan lewat dari tengah-tengah mereka, lalu pergi.
-----------
Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya
Saudaraku,
walaupun Yesus mengajar penuh dengan kuasa dan hikmat Allah dan meyembuhkan beberapa orang sakit, orang-orang di tempat asalnya tidak melihat kuasa Allah yang ada pada Tuhan Yesus.
Mereka hanya mengenal Tuhan Yesus sebagai anak Yusuf dan Maria.
Saudaraku,
kita umat kristiani percaya kepada Tuhan yang hidup, Tuhan yang hadir.
Tetapi jika hati dan pikiran kita selalu diisi dengan hal-hal yang buruk, maka kita tidak akan melihat Tuhan.
Orang yang selalu curiga dan selalu melihat dari sisi yang buruk maka ia tidak akan pernah memperoleh kedamaian hidup, ia tidak akan pernah melihat Tuhan walaupun katanya ia percaya kepada Tuhan.
Dan memang benar orang yang demikian hanya mendengar cerita tentang Tuhan dari Kitab Suci, ia tidak pernah mengalami Tuhan yang hidup.
Maka walaupun ia mendengar pengajaran dan menyaksikan karya-karya Tuhan, hanya seperti orang yang menonton sinetron di televisi.
Jika tokohnya nangis, ia ikut nangis, jika tokohnya tertawa ia ikut tertawa, sebatas itu.
Saudaraku,
Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu.(Bdk Luk 17:21)
Setiap orang yang menyadari bahwa ia hidup dalam kerajaan Allah, ia tidak akan mencari tempat di dunia ini.
Orang-orang yang tidak mengenal Allah, ia selalu mencari eksistensi, mencari kehormatan, mencari kekuasaan, mencari kesenangan dan kenikmatan diri.
Lalu akan sangat bangga dan sombong jika seluruh keinginannya itu tercapai, namun jika tidak ia akan sibuk mencari apa dan siapa yang disalahkan.
Orang yang mampu menghidupi kehidupan batinnya, ia tidak akan dikuasai oleh hal-hal duniawi.
Ia mampu menilai barang-barang dan hal duniawi seperti apa adanya, tidak seperti apa yang dikatakan atau ditafsirkan orang.
Ia mengalami Tuhan yang hidup didalam setiap peristiwa.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 8 Maret 2021
Tuhan Yesus Kristus
Terimakasih Engkau nyatakan kuasa-Mu dalam hidup kami
Maka kami mohon rahmat kekuatan-Mu ya Tuhan
Supaya kami sanggup mengalahkan keinginan diri
Sehingga karya-Mu nyata dalam hidup kami
Dan hidup kami senantiasa membawa kabar sukacita dan kebaikan bagi setiap orang
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Yohanes 2:13-25;
Saya salin ayat 13-22:
Yoh 2:13
Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke Yerusalem.
Yoh 2:14
Dalam Bait Suci didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ.
Yoh 2:15
Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya.
Yoh 2:16
Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata: "Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan."
Yoh 2:17
Maka teringatlah murid-murid-Nya, bahwa ada tertulis: "Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku."
Yoh 2:18
Orang-orang Yahudi menantang Yesus, katanya: "Tanda apakah dapat Engkau tunjukkan kepada kami, bahwa Engkau berhak bertindak demikian?"
Yoh 2:19
Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali."
Yoh 2:20
Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?"
Yoh 2:21
Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri.
Yoh 2:22
Kemudian, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, barulah teringat oleh murid-murid-Nya bahwa hal itu telah dikatakan-Nya, dan merekapun percayalah akan Kitab Suci dan akan perkataan yang telah diucapkan Yesus.
-----------
Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci
Saudaraku,
jika kita hidup dalam terang Tuhan, segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita, dalam semua aktivitas kita, seharusnya membawa kita kepada Injil.
Kata kolusi dan korupsi tidak asing ditelinga kita, saya dengar banyak macam pembenaran sehingga orang merasa tidak bersalah melakukan kolusi dan korupsi.
Pengusaha bilang tidak nyawer tidak dapat proyek, pejabatnya bilang mesti ngejar setoran.
Bahkan ada pengusaha yang mengerjakan proyek atau menjual barang tidak sesuai spesifikasi, alasannya bisa rugi karena banyak uang siluman.
Sebagai umat kristiani saya yakin marah jika dihadapkan kondisi seperti itu, namun ada yang berani menolak dan ada yang tidak.
Ada yang kemudian membuat cambuk dan ada pula yang tadinya hanya lapak berubah menjadi toko permanen.
Saudaraku,
wafat Kristus di kayu salib dengan sangat jelas mengajarkan kepada kita, bahwa untuk sampai kepada kebangkitan, kita harus berani mati terhadap dunia.
Namun pertimbangan untung-rugi dan karena daging ini selalu takut menderita, lalu dengan sangat-sangat sadar memilih jalan menuju kebinasaan.
Maka janganlah kiranya kita menunggu dicambuk oleh Tuhan Yesus, sekaranglah saatnya kita mengusahakan hidup benar dihadapan Tuhan.
Kehilangan atau memperoleh Kerajaan Allah bukanlah perkara kecil, harus bisa mengalahkan hawa nafsu, diganggu oleh ketakutan, dihinggapi oleh banyak kesusahan dan dikacaukan oleh banyak macam pertimbangan.
Maka mari kita selalu tengadah ke surga, sebab dari sanalah kita akan memperoleh kekuatan sehingga kita mampu bertahan dalam segala keadaan.
Seandainya hari itu tiba, segala yang fana akan berakhir dan bagi orang yang taat kepada Allah, ia akan masuk Bait Suci yang kudus.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 7 Maret 2021
Tuhan Yesus Kristus
Kami mohon janganlah tinggalkan kami
Kami mohon Terang-Mu supaya kami tetap berada dijalan-Mu
Dan mohon rahmat kekuatan-Mu supaya kami sanggup mengalahkan segala keinginan yang jahat
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 15:1-3, 11-32;
Saya salin ayat 1-3, 11-14, 17-20:
Luk 15:1
Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia.
Luk 15:2
Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya: "Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka."
Luk 15:3
Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka:
----------
Luk 15:11
Yesus berkata lagi: "Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki.
Luk 15:12
Kata yang bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang menjadi hakku. Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu di antara mereka.
Luk 15:13
Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi ke negeri yang jauh. Di sana ia memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya.
Luk 15:14
Setelah dihabiskannya semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itu dan iapun mulai melarat.
------------
Luk 15:17
Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan.
Luk 15:18
Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa,
Luk 15:19
aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa.
Luk 15:20
Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.
------------
Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka
Saudaraku,
Injil Lukas pagi ini mengajarkan kepada kita tentang pengampunan.
Mengampuni bagi umat kristiani adalah sebuah kesadaran bukan tentang ajaran atau perintah.
Setiap hari kita bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang.
Oleh sebab itu penting bagi kita umat kristiani harus menyadari pentingnya pengampunan.
Dalam hubungan apapun bisa saja terjadi beda pendapat dan terkadang salah paham.
Dan apabila kita perhatikan hampir setiap hari kita mengalami ketidaknyamanan.
Ada orang yang menyeberang jalan sembarangan, parkir sembarangan, berkendara ugal-ugalan, knalpot bising dan lainnya.
Di kantor sudah kerja dengan baik masih tidak dipercaya oleh atasan.
Di keluarga terkadang suami/istri sangat bawel, anak-anak tidak patuh dengan orangtua.
Dan lain sebagainya.
Bagi orang-orang dunia, ketidaknyamanan seperti itu ditanggapi dengan keluh kesah dan terkadang dengan caci maki.
Bagi kita umat kristiani kita wajib memberi pengampunan dan menyikapi segala ketidaknyamanan dengan belas kasih.
Saudaraku,
kita umat kristiani pasti siap mengampuni dan berani dengan tulus hati mengakui kesalahan dan meminta pengampunan.
Orang-orang dunia lebih memilih membangun tembok pemisah daripada memberi pengampunan atau meminta maaf.
Sebab memang manusia cenderung cinta diri, maka tanpa iman yang benar, manusia tidak pernah bisa mengampuni dengan tulus hati.
Jika tidak sungguh-sungguh hidup dalam Allah, mengampuni, memaafkan hanya sekedar mematuhi perintah supaya dilihat orang, sesungguhnya hatinya menolak.
Maka mari janganlah kiranya kita selalu memikirkan perbuatan yang salah, tidak ada gunanya sama sekali, hanya akan menambah beban hidup.
Tidak ada seorangpun yang tidak pernah terluka, jika luka itu tidak lagi kita sentuh, luka itu akan cepat sembuh dan tidak lagi berbekas.
Dan menyadari itu, janganlah melukai apapun dan siapapun, walaupun nampaknya mempunyai alasan untuk melakukan itu.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 6 Maret 2021
Tuhan Yesus Kristus
Terimakasih Engkau menerima kami
Terimakasih Engkau mengampuni dosa-dosa kami
Terimakasih Engkau memenuhi kami dengan belas kasih
Sehingga hidup kami berlimpah pengampunan
Kami hidup dalam damai dan sukacita di dalam Engkau
Maka setiap hari kami ucapkan puji dan syukur
Dan menyerahkan setiap rencana kami kepada-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 21:33-43, 45-46;
Saya salin ayat: 33-42
Mat 21:33
"Dengarkanlah suatu perumpamaan yang lain. Adalah seorang tuan tanah membuka kebun anggur dan menanam pagar sekelilingnya. Ia menggali lobang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga di dalam kebun itu. Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke negeri lain.
Mat 21:34
Ketika hampir tiba musim petik, ia menyuruh hamba-hambanya kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima hasil yang menjadi bagiannya.
Mat 21:35
Tetapi penggarap-penggarap itu menangkap hamba-hambanya itu: mereka memukul yang seorang, membunuh yang lain dan melempari yang lain pula dengan batu.
Mat 21:36
Kemudian tuan itu menyuruh pula hamba-hamba yang lain, lebih banyak dari pada yang semula, tetapi merekapun diperlakukan sama seperti kawan-kawan mereka.
Mat 21:37
Akhirnya ia menyuruh anaknya kepada mereka, katanya: Anakku akan mereka segani.
Mat 21:38
Tetapi ketika penggarap-penggarap itu melihat anaknya itu, mereka berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, supaya warisannya menjadi milik kita.
Mat 21:39
Mereka menangkapnya dan melemparkannya ke luar kebun anggur itu, lalu membunuhnya.
Mat 21:40
Maka apabila tuan kebun anggur itu datang, apakah yang akan dilakukannya dengan penggarap-penggarap itu?"
Mat 21:41
Kata mereka kepada-Nya: "Ia akan membinasakan orang-orang jahat itu dan kebun anggurnya akan disewakannya kepada penggarap-penggarap lain, yang akan menyerahkan hasilnya kepadanya pada waktunya."
Mat 21:42
Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.
-------------
Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita
Saudaraku,
apapun yang ada dihidup kita saat ini bukan milik kita.
Semuanya milik Tuhan dan kita hanyalah penggarap-penggarap.
Dan pada saatnya nanti Tuhan akan datang untuk meminta hasil.
Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya.(Bdk Mzm 24:1)
Maka ada baiknya setiap rencana dan setiap kehendak dan gerak hidup kita, tujuan utamanya bukan untuk diri sendiri namun untuk Allah.
Saudaraku,
perumpamaan dalam Injil Matius pagi ini sangat menarik bagi saya, mari Saudara saya ajak untuk melihat di kitab Mazmur 118:
TUHAN telah menghajar aku dengan keras, tetapi Ia tidak menyerahkan aku kepada maut.
Bukakanlah aku pintu gerbang kebenaran, aku hendak masuk ke dalamnya, hendak mengucap syukur kepada TUHAN.
Inilah pintu gerbang TUHAN, orang-orang benar akan masuk ke dalamnya.
Aku bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah menjawab aku dan telah menjadi keselamatanku.
Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru.
Hal itu terjadi dari pihak TUHAN, suatu perbuatan ajaib di mata kita.
Inilah hari yang dijadikan TUHAN, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya!
Ya TUHAN, berilah kiranya keselamatan! Ya TUHAN, berilah kiranya kemujuran!
Lalu permenungannya bagi kita:
Jalan Tuhan itu keras, tidak mudah dan tantangannya adalah diri sendiri yaitu kenikmatan dan keserakahan, namun itulah yang harus kita usahakan supaya kita sampai kepada keselamatan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 5 Maret 2021
Allah Bapa kami
Setiap hari Engkau menyatakan kuasa-Mu dalam hidup kami
Namun kesombongan lebih dekat dan selalu nampak lebih nyata
Lalu kami tergoda untuk memilih jalan sendiri
Ampunilah ya Bapa ampunilah kami
Kami datang bersujud dihadapan-Mu
Menyerahkan seluruh rencana dan keinginan kami kepada kuasa-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Lukas 16:19-31;
Luk 16:19
"Ada seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan.
Luk 16:20
Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu,
Luk 16:21
dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya.
Luk 16:22
Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.
Luk 16:23
Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.
Luk 16:24
Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.
Luk 16:25
Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.
Luk 16:26
Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang.
Luk 16:27
Kata orang itu: Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku,
Luk 16:28
sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini.
Luk 16:29
Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.
Luk 16:30
Jawab orang itu: Tidak, bapa Abraham, tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat.
Luk 16:31
Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati."
------------
Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham
Saudaraku,
begitu hidup di dunia ini berakhir, kita akan hidup dengan hasil dari keputusan yang kita buat dalam hidup ini.
Tidak ada seorangpun manusia mengetahui kapan hidupnya di dunia ini berakhir, tidak tahu pula waktu yang tersisa sebelum berakhir.
Maka cara bagaimana kita menjalani hidup kita di dunia ini menjadi sangat penting.
Saudaraku,
ada banyak hal di dunia ini yang membuat kita menjadi sangat sibuk, sehingga kita tidak mendengar Tuhan berbicara.
Sedangkan waktu kita hanya di dunia ini saja untuk mengumpulkan bekal yang akan kita bawa dalam kehidupan kekal.
Maka ada baiknya selalu membangun kesadaran agar selalu mengusahakan kesucian hidup.
Yaitu dengan menempatkan Tuhan Yesus dalam segala hal.
Membiasakan mengarahkan hati kepada-Nya dan mengucap syukur atas penyertaan dan pemeliharaan-Nya.
Sehingga rencana-Nya yang terjadi bukan rencana kita dan bukan kehendak kita yang terjadi tetapi kehendak-Nya.
Ingat bahwa mata kita telah dibuatnya melihat dan telinga kita telah dibuatnya mendengar.
Jadi umat kristiani tidak mungkin tidak mengetahui kehendak Allah.
Orang dunia melihat permukaannya saja, tetapi kita umat kristiani mampu melihat dari dimensi Allah.
Mari bersemangatlah mengurus perkara-perkara jiwa kita, supaya saat kita mati nanti, kita dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.
Lagipula kita akan memiliki iman yang hidup dan aktif, sehingga kita akan mampu melewati setiap halangan-halangan dalam hidup ini.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 4 Maret 2021
Terpujilah Engkau ya Bapa untuk selama-lamanya
Oleh karena kasih-Mu yang besar itu
Engkau menghendaki kami selamat sampai kehidupan yang kekal dan hidup dalam sukacita-Mu
Pandanglah kami hamba-Mu ini
Yang datang menghadap-Mu dengan penuh kepercayaan dan hormat
Dan dengan segenap hati memohon kepada-Mu untuk memperbaiki kelemahan kami
Supaya dalam segala keadaan Kau dapati kami setia
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
