Yohanes K. Sugiyarta
Injil Matius 23:33-26;
Saya kutip sebagian:
Mat 23:23
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.
Mat 23:24
Hai kamu pemimpin-pemimpin buta, nyamuk kamu tapiskan dari dalam minumanmu, tetapi unta yang di dalamnya kamu telan.
Mat 23:25
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab cawan dan pinggan kamu bersihkan sebelah luarnya, tetapi sebelah dalamnya penuh rampasan dan kerakusan.
Mat 23:26
Hai orang Farisi yang buta, bersihkanlah dahulu sebelah dalam cawan itu, maka sebelah luarnya juga akan bersih.
---------
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik
Saudaraku,
tidak semua orang yang pergi ke pusat perbelanjaan berbelanja.
Demikian pula tidak semua orang yang pergi ke gereja untuk memperoleh kebenaran.
Mungkin saja hanya kebiasaan atau bahkan hanya untuk jaim supaya terlihat sebagai orang yang taat.
Rajin beribadat tidak lantas bisa mengubah perilaku seseorang untuk menjadi benar dihadapan Allah.
Beberapa orang terlihat Kristen hanya karena pergi ke gereja di hari minggu.
Beberapa orang terlihat Kristen hanya karena ada nama Santo/Santa di nama depannya.
Beberapa orang terlihat Kristen hanya karena ia memakai kalung salib.
Beberapa orang terlihat Kristen hanya karena ada stiker khas rohani Kristen di motor atau mobilnya.
Saudaraku,
sebagai bahan permenungan untuk saya dan Saudara, hendaklah kita tidak terjebak dengan kalimat: apa yang boleh kita lakukan dan yang tidak boleh kita lakukan.
Sebab akan sangat berpotensi menjadikan kita orang-orang yang munafik, yang menipu diri sendiri.
Orang Kristen adalah orang yang berdosa yang telah memperoleh pengampunan dari Allah.
Lahir sebagai manusia baru, dan menyadari penuh bahwa Roh Allah ada dan hidup.
Mungkin ada diantara Saudara berkata: hal itu enak didengar, mudah diucapkan tetapi sulit untuk diterapkan dalam keseharian.
Saya berikan sedikit kesaksian:
Saya punya kawan yang tinggal di Jakarta, yang punya prinsip tidak mau memberi fee, menyuap, memberi uang titipan proyek pemerintah atau swasta dan termasuk tidak mau membayar uang damai saat ditilang karena melanggar peraturan lalu-lintas.
Sekali waktu ia kena tilang karena melanggar marka jalan, di ungaran, Kab. Semarang, Jawa Tengah.
Ia tetap menerima tilang dan 1 minggu kemudian menghadiri sidang di ungaran.
Bisa dihitung biaya yang dikeluarkan untuk bayar tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Semarang dan biaya taksi ke Ungaran.
Dan saat itu harga tiket pesawat hanya terjangkau oleh kalangan atas.
Sebagian orang pasti berkata: bodoh! Titip dendanya saja ke Pak Polisi hanya Rp 200.000 dan tidak buang waktu.
Saudaraku,
menjaga hidup tetap Kristen memang harus dibayar dengan biaya yang sangat mahal.
Tuhan Yesus pun memberi teladan dengan wafat di kayu salib, supaya kita sekarang melihat kebenaran dan kasih Allah.
Lalu pertanyaannya: masihkan kita memilih hidup munafik hanya untuk menipu diri sendiri?
Di zaman ini, kata orang kejujuran dan belas kasih sangat mahal harganya, mari kita bayar walaupun kita disingkirkan oleh zaman..
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 27 Agustus 2019
Setiap kali kami memandang langit
Dan setiap kali telapak kaki ini merasakan bumi
Kami hanya bisa mengucap syukur kepada-Mu ya Bapa
Sedemikian sempurnanya Engkau memelihara kami
Ampunilah kami ya Bapa
Atas semua kekurangan kami
Sebab terkadang oleh karena keinginan kami
Menjadikan kami lupa untuk mengucap syukur
Dan terkadang kami terlalu sombong dan sok punya kuasa
Merasa benar sendiri dan orang lain selalu salah
Kami mohon ya Bapa
Ingatkanlah kami selalu
Dan bersuaralah dengan lantang
Supaya kami selalu sadar bahwa kami hanya mengabdi kepada-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 23:13-22;
Saya kutip sebagian:
Mat 23:13
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk.
Mat 23:14
(Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.)
Mat 23:15
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri.
---------
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik
Saudaraku,
ahli taurat adalah para pakar dalam hukum taurat atau sebut saja ahli kitab suci dalam agama Yahudi.
Dan menjadi anggota mahkamah agama bersama imam besar dan tua-tua Yahudi.
Merekalah yang bertugas menyusun peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan untuk setiap situasi kehidupan keagamaan.
Saudaraku,
iman adalah pintu gerbang untuk masuk ke dalam Kitab Suci.
Maka membaca kitab suci, mendengar ayat-ayat suci tidak serta merta melihat kebenaran jika tidak memiliki iman.
Iman dan firman Tuhan secara bersama-sama menjadikan setiap orang mampu melihat kebenaran itu dan memimpin setiap langkah hidupnya menuju kebenaran.
Rasul Petrus mengajarkan:
Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,
sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah
(2Pet 1:20-21)
Maka penyerahan diri total kepada Allah dan dengan kerendahan hati adalah syarat mutlak, sehingga Roh Kudus lah yang berkuasa atas hati dan pikiran.
Oleh karena itu mari kita kalahkan kesombongan kita supaya melalui firman Tuhan dan iman kita kepada Kristus, membawa kita kepada kebenaran dan belas kasih Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 26 Agustus 2019
Kepada-Mu kami mengarahkan hati dan pikiran kami ya Bapa
Kami mohon berkatilah dan kuduskanlah jiwa kami
Sehingga menjadi tempat tinggal-Mu yang kudus
Dan kemulian-Mu, belas kasih-Mu, Engkau nyatakan dalam hidup kami
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Lukas 13:22-30;
Saya kutip sebagian:
Luk 13:23
Dan ada seorang yang berkata kepada-Nya: "Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?"
Luk 13:24
Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: "Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.
---------
Luk 13:30
Dan sesungguhnya ada orang yang terakhir yang akan menjadi orang yang terdahulu dan ada orang yang terdahulu yang akan menjadi orang yang terakhir."
---------
Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu!
Saudaraku,
Rasul Paulus memberi tahu kita:
Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar
karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya
Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan
supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia
(Bdk Fil 6:12-15)
Saudaraku,
ada orang yang lebih suka meraih kuantitas daripada kualitas.
Berjuang melalui pintu yang sempit saya pahami bahwa hidup kita harus berkualitas dihadapan Allah.
Rasul Paulus mengatakan supaya kita bercahaya diantara angkatan yang bengkok hatinya.
Kita telah mengetahui semua itu, maka marilah kita bertindak sesuai dengan kehendak Allah, dengan memegang perintah-perintah-Nya.
Dan saat kita melakukan perintah-Nya, Tuhan Yesus menjamin bahwa kita akan duduk bersama-Nya dalam Kerajaan Bapa.(Bdk Yoh 14:21-23)
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 25 Agustus 2019
Bapa di sorga
Dari tangan-Mu kami telah menikmati pemeliharaan-Mu
Kami telah menerima belas kasih-Mu
Kami mendengar perintah-Mu
Dan Engkau pun mengajarkan kepada kami bagaimana kami melakukannya
Puji dan syukur kami persembahkan kepada-Mu ya Bapa
Dan kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Supaya kami tetap tegas dan teguh melatih diri agar langkah kaki kami tetap berada dijalan-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 22:34-40;
Saya kutip sebagian:
Yoh 1:45
Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret."
Yoh 1:46
Kata Natanael kepadanya: "Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?"
Yoh 1:47
Kata Filipus kepadanya: "Mari dan lihatlah!" Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: "Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!"
Yoh 1:48
Kata Natanael kepada-Nya: "Bagaimana Engkau mengenal aku?" Jawab Yesus kepadanya: "Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara."
Yoh 1:49
Kata Natanael kepada-Nya: "Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!"
--------
Rabi, Engkau Anak Allah
Saudaraku,
marilah kita mengucap syukur oleh karena kita bisa melihat kebenaran Allah.
Lihatlah hari-hari yang kita lalui, semakin banyak orang yang mengenal Allah hanya KATANYA.
Nampak dari ucapan dan perbuatannya yang jauh dari Allah.
Allah tidak mengajarkan permusuhan, namun orang-orang yang mengakui punya allah itu mengajarkan kebencian dan menghakimi sesamanya.
Allah yang maha pengampun dan pemaaf namun orang-orang yang mengakui punya allah itu selalu menyalahkan orang lain.
Allah yang menciptakan bumi dan isinya dengan berbagai macam warna, namun orang-orang itu tidak menerima perbedaan.
Maka... Berbahagilah jika mata kita semakin jelas melihat perbuatan Allah.
Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup;
Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.
Bdk(Mat 13:15-16)
Saudaraku,
dengan berbagai cara Allah mendekat kepada kita, menjaga kita, memelihara kita supaya kita tidak tersesat.
Ada baiknya kita melihat dan menyikapi setiap keadaan dan apapun kejadian yang kita alami dengan menggunakan pustaka Allah.
Dengan demikian kita terhindar dari kepentingan diri.
Sehingga mencegah ucapan atau perbuatan kita agar tidak hanya untuk kepentingan diri sendiri atau kelompok..
Dan hanya karya-karya Allah perbuatan Allah yang baik dan penuh kasih yang terwujud dalam hidup kita.
Walaupun ada orang yang mencibir tetaplah menjaga perbuatan baik itu.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 24 Agustus 2019
Kami sadar sedang berkerja di kebun anggur-Mu ya Bapa
Kami adalah orang upahan-Mu
Kami semua berusaha supaya kebun anggur-Mu berbuah banyak
Dan kami percaya Engkau memberikan rahmat kekuatan
Pudji syukur kami haturkan kepada-Mu
Sebab kami Engkau pilih untuk menghadirkan belas kasih-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 22:34-40;
Saya kutip sebagian:
Mat 22:36
"Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?"
Mat 22:37
Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
Mat 22:38
Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
Mat 22:39
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Mat 22:40
Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."
---------
Kasihilah Tuhan, Allahmu dan Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri
Saudaraku,
jika hidup kita fokus melayani diri sendiri, kita menyembah diri sendiri.
Jika hidup kita fokus melayani Allah, kita menyembah Allah.
Yang menarik untuk bahan permenungan adalah kenyataannya setiap orang jika tidak menyerah kepada Allah akan menyerah kepada pendapat orang lain.
Memang terdengar lucu namun begitulah kenyataannya bahwa hampir-hampir semua pilihan atau keputusan seseorang tidak lepas dari pendapat atau harapan orang lain.
Bukan saja harapan yang baik tetapi pendapat orang lain tentang kebencian, kecemasan, ketakutan, kegelisahan dan hal yang buruk lainnya.
Lalu apakah bisa dikatakan bahwa manusia itu tidak punya pendapat sendiri?
Saudaraku,
kenyataannya hubungan dengan sesama dan hubungan dengan Allah berperan besar dalam membentuk hidup seseorang.
Oleh karena itu, apabila seseorang tidak mengasihi Allah dan tidak mengasihi sesamanya, ia akan mati oleh karena keserakahan, kesombongan, kebencian dan kecemasan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 23 Agustus 2019
Allah Bapa kami
Kami mohon terangilah dan murnikanlah hati kami dengan Cahaya-Mu
Dan kuasailah hati kami dengan kasih-Mu yang besar itu
Sehingga kami hidup dalam damai dan sukacita-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
