Yohanes K. Sugiyarta
Injil Lukas 11:1-13;
Saya kutip sebagian:
Luk 11:2
Jawab Yesus kepada mereka: "Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu.
Luk 11:3
Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya
Luk 11:4
dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kamipun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan."
--------
Luk 11:9
Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
Luk 11:10
Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.
Luk 11:11
Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan?
Luk 11:12
Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking?
Luk 11:13
Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya."
---------
Jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya
Saudaraku,
dalam doa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus, kita diajak menyadari bahwa kejahatan itu ada dan itu adalah kebenaran.
Dan kita mengetahui bahwa Allah tidak pernah menghendaki kejahatan, Ia hanya menginginkan yang baik.
Lalu apakah semua permintaan kita yang baik akan dikabulkan oleh Tuhan?
Saudaraku,
Tuhan memberikan kita Roh Kudus yang selalu menuntun hidup kita sehingga kita memiliki hati nurani yang bersih.
Sebab agar mampu membedakan mana yang hitam dan mana yang putih, mana yang berkenan dihadapan Allah dan mana yang tidak, hanya orang-orang yang memiliki hati nurani yang bersih.
Saudaraku,
hampir setiap detik, kita selalu dihadapakan 2 pilihan: putih atau hitam, baik atau buruk.
Oleh karena itu dibutuhkan semangat untuk selalu memperbaiki hubungan kita dengan Allah.
Supaya Allah memberikan lebih banyak pengetahuan surgawi.
Ketika hubungan dengan Allah tidak terputus, maka akan tumbuh kesadaran untuk memeriksa diri sendiri terus menerus, sehingga memiliki hati nurani yang bersih.
Seiring dengan pemeriksaan diri, Allah selalu memberikan pengetahuan baru menjadi pustaka rohani, sehingga semakin hari semakin nyata batas antara baik dan buruk, putih dan hitam.
Lalu Tuhan pun akan memberikan kekuatan sehingga kita berani dan tegas menolak segala yang jahat, yang tidak dikehendaki oleh Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 28 Juli 2019
Bersama Engkau segala sesuatu menjadi ringan
Terimakasih Ya Bapa
Engkau ada bersama kami sampai hari ini
Bahkan setiap hari Engkau membaharui hidup kami
Memberikan pengetahuan surgawi
Sehingga kami tidak akan tersesat
Terimakasih pula untuk rejeki yang kami terima
Dan kami mengetahui dan sadar bahwa Engkau mengajarkan kepada kami untuk memberi
Kami percaya Roh Kudus-Mu selalu membawa kami kepada kebaikan
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 13:24-30;
Saya kutip sebagian:
Mat 13:26
Ketika gandum itu tumbuh dan mulai berbulir, nampak jugalah lalang itu.
Mat 13:27
Maka datanglah hamba-hamba tuan ladang itu kepadanya dan berkata: Tuan, bukankah benih baik, yang tuan taburkan di ladang tuan? Dari manakah lalang itu?
Mat 13:28
Jawab tuan itu: Seorang musuh yang melakukannya. Lalu berkatalah hamba-hamba itu kepadanya: Jadi maukah tuan supaya kami pergi mencabut lalang itu?
Mat 13:29
Tetapi ia berkata: Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu.
Mat 13:30
Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku."
---------
Ketika gandum itu tumbuh dan mulai berbulir, nampak jugalah lalang itu
Saudaraku,
kadang-kadang kita berpikir, mengapa hal yang buruk terjadi pada orang yang baik dan sebaliknya kenapa hal yang baik terjadi pada orang yang berkelakuan buruk.
Tidak ada yang salah berpikiran seperti itu, Nabi Yeremia pun mengalami itu.
Engkau memang benar, ya TUHAN, bilamana aku berbantah dengan Engkau! Tetapi aku mau berbicara dengan Engkau tentang keadilan: Mengapakah mujur hidup orang-orang fasik, sentosa semua orang yang berlaku tidak setia?
Engkau membuat mereka tumbuh, dan merekapun juga berakar, mereka tumbuh subur dan menghasilkan buah juga. Memang selalu Engkau di mulut mereka, tetapi jauh dari hati mereka.
(Yer 12:1-2)
Yang paling penting bagi kita adalah jangan menghakimi dan hati-hati dalam membuat penilaian.
Yang bisa kita lakukan adalah melakukan kehendak Allah dengan sebaik mungkin dan menghasilkan buah yang baik.
Saudaraku,
anak-anak Allah harus ada dimanapun, ditengah-tengah semua keadaan dunia yang baik dan yang buruk.
Anak-anak Allah menjadi bukti kuasa Allah dan perwujudan kasih Allah, supaya semakin banyak orang yang mendengar pertobatan.
Dan kelak Tuhan Yesus lah yang berkuasa membakar lalang, dan Tuhan Yesus telah menyiapkan lumbung untuk mereka yang berbuah.
Saudaraku,
janganlah menghakimi apapun dan siapapun.
Roh Allah ada dalam diri kita, taati perintah-Nya, supaya kita berbuah;
Kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.(Bdk Gal 5:21-22)
Sebab dari buahnya pohon itu dikenal.(Bdk Mat 12:23)
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 27 Juli 2019
Allah Bapa kami
Kami serahkan segalanya kepada-Mu
Semua pertimbangan-pertimbangan kami bisa saja membuat kami bimbang
Oleh karena keterbatasan kami
Dan kamipun sering dipengaruhi oleh kepentingan diri
Kami mohon rahmat-Mu selalu ya Bapa
Untuk selalu taat menuruti perintah-Mu
Supaya karya-Mu nyata melalui hidup kami
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 13:16-17;
Mat 13:16
Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.
Mat 13:17
Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya.
---------
Berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar
Saudaraku,
kita termasuk orang-orang yang berbahagia karena mata kita melihat Kristus dan telinga kita mendengar suara-Nya.
Ada jaminan kehidupan kekal jika hidup kita mengikuti teladan dan perintah-Nya.
Karena jaminan itu sudah pasti, Tuhan Yesus meminta kita untuk berbuah, supaya semua orang melihat Allah.
Selalu sadar dan berusaha agar kata-kata dan hidup kita menyatakan kebenaran Allah.
Saudaraku,
menjaga agar tetap terhubung dengan Allah tidaklah mudah, diperlukan kesungguhan, komitmen dan pengorbanan.
Ada banyak orang yang rela menderita bahkan mati agar tetap berada di jalan Allah.
Sebaliknya ada juga yang oleh karena cinta diri lalu berpaling meninggalkan Allah.
Tidak seorangpun di dunia ini bebas dari gangguan, termasuk para pekerja-pekerja Allah dan mereka yang memilih hidup kudus.
Oleh karena itu menyadari setiap kejadian sampai hal yang terkecil adalah baik, supaya mata dan telinga kita bisa dengan jelas membedakan mana yang putih dan yang hitam, mana yang dari Allah dan mana yang termasuk kepuasan diri.
Dan ada baiknya putuskanlah dengan segera jika mengalami kebimbangan sebab semakin lama dalam kebimbangan maka memberikan kesempatan lebih banyak kepada iblis untuk menyerang.
Saudaraku,
mari menjaga seluruh indera kita agar tetap satu arah hanya kepada Allah.
Sehingga hidup kita, dimanapun kita berada selalu menjadi perwujudan kasih dan kebaikan Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 26 Juli 2019
Mataku tetap terarah kepada TUHAN, sebab Ia mengeluarkan kakiku dari jaring.
Berpalinglah kepadaku dan kasihanilah aku, sebab aku sebatang kara dan tertindas.
Lapangkanlah hatiku yang sesak dan keluarkanlah aku dari kesulitanku!
Tiliklah sengsaraku dan kesukaranku, dan ampunilah segala dosaku.
Lihatlah, betapa banyaknya musuhku, dan bagaimana mereka membenci aku dengan sangat mendalam.
Jagalah kiranya jiwaku dan lepaskanlah aku; janganlah aku mendapat malu, sebab aku berlindung pada-Mu.
Ketulusan dan kejujuran kiranya mengawal aku, sebab aku menanti-nantikan Engkau.
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 20:20-28;
Saya kutip sebagian:
Mat 20:25
Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: "Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
Mat 20:26
Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,
Mat 20:27
dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu;
Mat 20:28
sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
---------
Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu
Saudaraku,
kata pelayanan tidak asing dalam hidup menggereja.
Semua ingin terlibat, semua ingin melayani sesuai dengan kompetensi masing-masing.
Ada baiknya kita selesaikan dulu kewajiban-kewajiban kecil sebelum menjadi pelayan.
Bagaimana orang akan bisa dengan tulus melayani apabila kewajiban kecil dirinya tidak diselesaikannya?
Saudaraku,
yang diinginkan oleh Tuhan Yesus bukan seperti pelayan hotel atau rumah makan profesional, tetapi menjadi pelayan dalam kehidupan sehari-hari.
Melayani dengan kasih: suami, istri, anak, tetangga dan rekan-rekan kerja dan setiap orang yang setiap hari ada dalam kehidupan kita.
Saya sering mengatakan kepada setiap orang: jika perlu kerjakanlah pekerjaan temanmu, apabila pekerjaanmu sendiri sudah selesai daripada ngomongin hal-hal yang tidak perlu.
Saudaraku,
kalimat bijak dari Bunda Teresa:
"Bukan karena kita dapat melakukan pekerjaan-pekerjaan yang hebat, namun karena kita melakukan hal-hal kecil dengan kasih yang besar.”
Saya percaya kita masing-masing memiliki kemampuan yang berbeda-beda, semua itu ada untuk saling melengkapi dan menjadi sempurna.
Tidak ada sedikitpun yang pantas disombongkan apabila saat ini Saudara menjadi direktur perusahaan papan atas atau pun menjadi pejabat tinggi, sebab semua itu tidak serta merta Saudara raih sendirian.
Mari selalu melakukan hal-hal yang kecil namun dengan cinta kasih yang besar.
Kita mulai dari keluarga kita masing-masing, lalu di dalam masyarakat, di dalam menggereja, di tempat kerja dan di dunia.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 25 Juli 2019
Kami menghaturkan syukur kepada-Mu ya Bapa
Walaupun sesuatu yang kuterima tidak selalu memuaskan hati kami
Kami percaya Engkau memberikan yang terbaik
Dan Engkau menyadarkan kami
Supaya kami tidak terpenjara oleh keinginan dan kesombongan
Ya Bapa
Engkau menginginkan kami untuk saling melayani dengan kasih yang besar
Untuk itu kami mohon ajarilah kami untuk memberi
Dan ajarilah kami selalu menyelesaikan kewajiban-kewajiban kami
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 13:1-9;
Saya kutip sebagian:
Mat 13:3
Dan Ia mengucapkan banyak hal dalam perumpamaan kepada mereka. Kata-Nya: "Adalah seorang penabur keluar untuk menabur.
Mat 13:4
Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis.
Mat 13:5
Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itupun segera tumbuh, karena tanahnya tipis.
Mat 13:6
Tetapi sesudah matahari terbit, layulah ia dan menjadi kering karena tidak berakar.
Mat 13:7
Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati.
Mat 13:8
Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.
Mat 13:9
Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!"
--------
Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!
Saudaraku, seorang penabur mengetahui bahwa tidak semua benih akan tumbuh dan tidak semua yang tumbuh menghasilkan buah.
Yang menarik adalah penabur tetap saja menabur.
Dia adalah Allah Bapa kita yang selalu menaburkan benih-benih kasih setiap hari dan sepanjang waktu.
Karena kasih-Nya Allah dengan berbagai cara mendekati manusia ciptaan-Nya.
Dan dengan berbagai cara, Allah berbicara kepada manusia.
Namun tetap saja ada yang memilih untuk binasa, mata dan telinganya tertutup oleh kecantikan dunia.
Saudaraku,
ada baiknya selalu sadar dan melatih diri untuk meneliti dan mengendalikan keinginan hati.
Sebab pada dasarnya setiap makhluk termasuk manusia secara naluri akan selalu berusaha hidup dan melindungi diri dari berbagai ancaman.
Usaha-usaha yang dilakukan manusia untuk memenuhi kepuasan diri jika tidak disandingkan dengan kesadaran akan Allah maka berpotensi menjadi awal dari keserakahan.
Saudaraku,
siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar, mari kita perhatikan baik-baik apakah semangat hidup kita ini digerakkan oleh kesenangan hati kita sendiri?
Kalau si-AKU menjadi satu-satunya alasan dalam semangat hidup, maka saatnya kita kembali kepada Allah.
Sebab jika hal yang demikian dilanjutkan, sepanjang hidup hanya akan di penuhi kekecewaan dan keluh kesah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 24 Juli 2019
Ya Bapa
Kami mengerti bahwa hanya pada-Mu lah ada jaminan keselamatan
Dan kami sadar bahwa perjalanan kami tidaklah mudah
Setiap saat kami harus siap mati raga
Untuk itu ya Bapa
Setiap hari kami memohon pertolongan-Mu
Memohon rahmat kekautan-Mu
Supaya keinginan kami untuk tetap bersama-Mu tidak terhimpit dan mati oleh kepuasan diri
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
