"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 13:54-58;

Saya kutip sebagian

Mat 13:54
Setibanya di tempat asal-Nya, Yesus mengajar orang-orang di situ di rumah ibadat mereka. Maka takjublah mereka dan berkata: "Dari mana diperoleh-Nya hikmat itu dan kuasa untuk mengadakan mujizat-mujizat itu?
Mat 13:55
Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya: Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas?
Mat 13:56
Dan bukankah saudara-saudara-Nya perempuan semuanya ada bersama kita? Jadi dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?"
Mat 13:57
Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan di rumahnya."
Mat 13:58
Dan karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakan-Nya di situ.
---------

Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria?

Saudaraku,
ternyata orang-orang ditempat asalnya Tuhan Yesus masih melihat Tuhan Yesus sebagai bayi, walaupun mereka melihat hikmat dan kuasa dalam mengadakan mujizat.
Menjadi bahan permenungan yang menarik bagi saya dan Saudara, mungkin selama ini kita juga memandang Yesus sebagai bayi yang masih berada dipelukan Bunda Maria.
Atau sebaliknya justru iman kita yang tetap seperti bayi, menolak untuk tumbuh dan menjadi dewasa, sehingga tidak pernah mampu membedakan mana karya Allah dan mana karya manusia.

Saudaraku,
kita punya pilihan berserah diri kepada Allah atau menolak Allah.
Berserah diri kepada Allah konsekuensinya sangat berat, iman kita harus bertumbuh setiap hari supaya selalu bisa mengikuti kehendak Allah.
Jangan dikira Allah itu kuno, Allah selalu kekinian, Ia bukan hanya Allahnya umat dalam kitab suci, Ia adalah Allah kita saat ini dan Allah kita sepanjang masa.
Terkadang saya bercanda Allah juga aktif di instagram dan medsos lainnya.
Saya hanya hendak mengatakan, supaya kita tetap bisa menyaksikan kuasa Allah disepanjang hidup kita.
Allah tidak meminta tempat dalam hidup kita, namun Ia ingin kita mewujudkan kuasa dan mujizat-Nya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 2 Agustus 2019

Allah Bapa kami
Kami mohon ajarilah kami tetap setia melakukan kehendak-Mu
Tidak mudah menganggap remeh segala sesuatu
Supaya kami tidak mudah tertipu oleh cinta diri

Kami mohon kuasailah mata dan telinga kami
Supaya karya-Mu nyata dan jadi semangat kami
Untuk mewujudkan kuasa dan mujizat-Mu dalam kehidupan kami

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Matius 13:47-53;

Saya kutip sebagian

Mat 13:47
"Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama pukat yang dilabuhkan di laut, lalu mengumpulkan berbagai-bagai jenis ikan.
Mat 13:48
Setelah penuh, pukat itupun diseret orang ke pantai, lalu duduklah mereka dan mengumpulkan ikan yang baik ke dalam pasu dan ikan yang tidak baik mereka buang.
Mat 13:49
Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar,
Mat 13:50
lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.
----------

Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar

Saudaraku,
membicarakan tentang sorga, sama tidak nyamannya dengan membicarakan tentang neraka.
Dan saya selalu menghindari diajak bicara tentang sorga atau neraka.
Memang ada seorang kawan yang berkata: bukankah sudah digambarkan dalam Injil dengan sangat jelas?
Bagi saya bukan tentang gambaran surga atau neraka, namun saya lebih memilih untuk fokus dalam jalan menuju kekekalan.
Yaitu dengan cara selalu menyadari kelemahan saya sehingga saya tidak mudah lelah dan jatuh.
Tentunya diikuti dengan mata dan telinga yang selalu mengarah kepada Allah.

Saudaraku,
manusia diberikan kehendak bebas, jadi bebas memilih, dan setiap detik kita selalu dihadapkan pilihan.
Pilihan selalu dua, tidak lebih, misalnya: kiri-kanan, atas-bawah, baik-buruk, panas-dingin dan lainnya.
Tentang neraka yang digambarkan terdapat ratapan dan kertakan gigi, saya pahami dengan suatu kondisi ketidakhadiran Allah, jadi bukan tentang hukuman atau siksaan.
Dan kondisi itu bisa terjadi saat ini, saat kita masih hidup didunia ketika kita menolak kehadiran Allah.
Maka marilah kita jadikan Allah sebagai tujuan kita yang tertinggi dengan demikian setiap saat sadar akan kehadiran Allah.
Supaya hanya rahmat sorgawi dan kasih sejati yang menguasahi hati dan pikiran kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 1 Agustus 2019

Allah Bapa kami
Tanpa-Mu tidak ada sesuatu yang baik
Tanpa Engkau kami tidak memiliki apa-apa
Kami sadar yang ada saat ini semuanya akan binasa
Oleh karena itu ya Bapa
Kami mohon sadarkanlah kami dengan berbagai cara
Supaya Engkau ada dan berkuasa disetiap detik yang kami lalui

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Matius 13:44-46;

Mat 13:44
"Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.
Mat 13:45
Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah.
Mat 13:46
Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu."
------------

iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu

Saudaraku,
memang saya katolik, saya pengikut Tuhan Yesus dan saya percaya penuh kepada Tuhan Yesus untuk memperoleh keselamatan.
Namun saya sering bertanya kepada diri saya sendiri, apakah saya sudah benar-benar menyerahkan hidup saya kepada Tuhan Yesus.
Terutama saat saya cemas atau saat hati kesal oleh karena sesuatu.
Setiap pagi saya berdoa, Tuhan Yesus saya selalu ingin dekat dengan-Mu, melakukan perintah-Mu.
Tetapi sangat jarang saya berhasil melewati satu hari penuh dekat dengan Tuhan Yesus.
Hati dan pikiran saya jauh dengan Tuhan Yesus oleh karena berbagai macam hal-hal yang sebenarnya tidak perlu.
Misalnya ngomongin orang dengan tendensi buruk yang terkadang terkesan menghakimi.
Belum lagi ketika ada banyak pekerjaan yang diselesaikan, ingat Tuhan Yesus hanya saat doa makan siang.

Saudaraku,
ada orang hanya sampai menemukan Tuhan Yesus, tetapi tidak berani menjual semua miliknya supaya bisa memiliki Tuhan Yesus.
Mari saya ajak jujur kepada diri kita sendiri, apakah saya dan Saudara lebih menghargai hal-hal lain daripada menghargai Tuhan Yesus.
Begitu nafsunya kita dengan hal-hal duniawi.
Begitu gembiranya kita saat keinginan kita terpenuhi.
Begitu bosannya kita mengikuti misa kudus, bahkan cari gereja yang misanya cepat selesai.
Begitu terburu-burunya kita saat berdoa.
Dan lain sebagainya.

Saudaraku,
ada baiknya tidak cepat percaya dengan perasaan-perasaan yang timbul, apapun itu.
Cobalah tunggu sebentar saja, hampir pasti perasaan itu akan berubah lagi.
Sebab hampir setiap detik angin datang dan terkadang kita tidak mengerti darimana datangnya.
Dan angin itu selalu menimbulkan perasaan-perasaan yang setiap detik bisa berubah.
Maka marilah selalu mengarahkan perhatian kita hanya kepada Kritus, dari wajah Kristuslah kita akan melihat kemana kita akan melangkah.
Sehingga kita mampu membuat keputusan yang sesuai dengan kehendak Allah.
Dengan demikian kita milik Allah dan kita memiliki Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 31 Juli 2019

Allah Bapa kami
Engkau menjadikan kami anak-anak-Mu
Kami sangat berharga bagi-Mu
Namun seringkali kami justru meengotori diri dengan berbagai keinginan
Yang membuat kami berpaling dari-Mu
Ampunilah kami ya Bapa ampunilah kami

Kami datang bersujud dihadapan-Mu
Memohon pertolongan dan kesembuhan
Dan menyerahkan hidup kami dalam rahmat-Mu
Sehingga kami selalu sadar bahwa hidup kami ini adalah milik-Mu

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Matius 13:36-43;

Saya kutip sebagian:

Mat 13:40
Maka seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar dalam api, demikian juga pada akhir zaman.
Mat 13:41
Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya.
Mat 13:42
Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.
Mat 13:43
Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa mereka. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!"
---------

Orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa mereka

Saudaraku,
saya ajak kembali untuk bersyukur sebab kita punya mata untuk melihat dan telinga untuk mendengar hal kerajaan Allah.
Kita melihat orang lumpuh berjalan, orang buta melihat dan orang miskin diberikan kabar baik.
Dan tentunya bagi kita yang percaya kepada Tuhan Yesus juga ingin mengalami semua kebaikan itu.
Tetapi apakah kita selalu mengalami kebaikan Allah sesuai dengan harapan kita?
Bisa saja yang terjadi adalah hidup dalam pergumulan dengan berbagai masalah, lalu berteriak: dimanakah Engkau Tuhan??

Saudaraku,
sering terjadi kita mengalami dunia yang nampaknya sangat kacau, seolah-olah Allah hanya diam dan duduk di singgasana-Nya.
Tidaklah perlu menyalahkan siapapun atau mengutuk siapapun.
Sebab apabila kita setia kepada-Nya, tangan kita yang tidak bisa apa-apa dan pemgetahuan kita yang terbatas akan dipakainya untuk mengubah dunia.
Mari coba perhatikan orang-orang yang tercatat namanya di kitab suci adalah orang-orang biasa.
Satu hal yang pasti adalah mereka memiliki pertimbangan yang benar dan kabar baiknya pertimbangan-pertimbangan itu ada dalam diri kita.
Oleh karena itu ada baiknya kita selalu menempatkan pertimbangan-pertimbangan Allah diatas keinginan kita.
Dan pasti Allah akan membuat hidup kita bercahaya dan setiap orang yang melihat kita, akan melihat kasih dan kebaikan Allah.
Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 30 Juli 2019

Ya Bapa
Kami masih perlu dilatih dalam banyak hal
Ajarilah kami tetap berteguh hati dan tetap membuka mata dan telinga kami kepada-Mu
Sebab seringkali apa yang disajikan oleh dunia membuat kami bimbang

Kami mohon Roh Kudus menjadi cahaya bagi hati dan pikiran kami
Sehingga kami lebih suka bersyukur daripada mengeluh
Dan lebih suka memuji daripada mengutuk
Dan semoga hidup kami mampu menjadi cahaya bagi setiap orang yang merindukan kasih-Mu

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Matius 13:31-35;

Saya kutip sebagian:

Mat 13:31
Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya.
Mat 13:32
Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya."
Mat 13:33
Dan Ia menceriterakan perumpamaan ini juga kepada mereka: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya."
---------

Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi

Saudaraku,
ketika saya mengalami ketidaknyamanan, pikiran saya secara spontan mencari apa atau siapa yang salah.
Namun saya selalu tersadar dan ingat akan janji Tuhan, bahwa Tuhan memberikan yang terbaik bagi saya.
Lalu saya tetap menjalani ketidaknyamanan itu dan melihat diri sendiri apakah ada yang salah tidak lagi mencari siapa yang salah.
Sebab saya percaya Tuhan bekerja dalam hidup saya dan Ia selalu memberikan yang terbaik.
Dan saya tidak perlu mencari tahu bagimana Allah bekerja.
Yang bisa saya lakukan adalah mengerjakan bagian saya dan tidak menyakiti ataupun membuat rugi orang lain.

Saudaraku,
cara Allah tidak akan pernah terjangkau oleh pikiran manusia.
Seperti bagaimana ragi bisa membuat adonan tepung mengembang dan menjadi roti.
Maka mari saya ajak masuk dalam permenungan:
Apakah ada karya-karya saya dan Saudara yang patut dibanggakan?
Semua karya-karya kita atau pencapaian kita tidak akan terwujud jika kita kerjakan sendiri, tentunya selalu ada keterlibatan orang lain.
Jika demikian pantaskah kita bangga dengan apa yang kita peroleh?
Dan apakah ada sedikit saja alasan untuk sombong dengan perolehan itu?
Mari tetap menjaga kerendahan hati, sebab Allah-lah yang bekerja disaat kita tidur.
Maka kita akan memperoleh penghiburan sejati dalam setiap keadaan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 29 Juli 2019

Kami menghaturkan syukur kepada-Mu ya Bapa
Sebab Engkaulah yang bekerja dalam hidup kami
Kami percaya bahwa Engkau selalu memberikan yang terbaik bagi kami
Maka kami mohon ajarilah kami untuk rendah hati dan selalu mengucap syukur

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin