Yohanes K. Sugiyarta
Injil Lukas 11:27-28;
Luk 11:27
Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepada-Nya: "Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau."
Luk 11:28
Tetapi Ia berkata: "Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya."
---------
Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya
Saudaraku,
dalam iman kita percaya Tuhan Yesus, Putra Maria, Putra Allah.
Iman bukanlah hasil usaha kita.
Ya, dengan pemahaman alamiah kita, kita dapat mengetahui bahwa ada sesuatu yang lebih, lebih besar dari kita.
Namun, untuk percaya kepada Tritunggal Mahakudus dan kasih-Nya yang agung dan mengagumkan bagi kita, kita perlu menerima "karunia iman".
Karunia itu menjadikan kita anak-anak sejati Abraham, bapa kita dalam iman dan murid-murid Tuhan Yesus, yang telah menjadikan diri-Nya sebagai Saudara kita.
Dengan menerima karunia iman dan dibasuh dalam air "kelahiran kembali" dan "diurapi dengan Roh Kudus", kita kemudian menjadi setara dalam martabat dengan Maria, Bunda Yesus.
Martabatnya datang bukan hanya karena dia mengandung Tuhan Yesus dalam daging melainkan karena BUNDA MARIA mengandung PUTRA ALLAH dalam HATINYA dan dalam kesediaannya untuk menyerahkan keinginannya sendiri kepada kehendak Allah.
Saudaraku,
lalu permenungannya: _Bagaimana halnya dengan hati kita?_
Jangan khawatir, para kudus mereka juga manusia biasa seperti kita.
Mereka juga merasakan kecenderungan-kecenderungan "alamiah".
Namun mereka berhasil menjaga kemurnian hati, jiwa dan raga, demi Tuhan.
Dan saya percaya para kudus "sangat memelihara firman".
Saudaraku,
kita percaya bahwa Injil adalah Sabda Allah.
Cinta kepada Allah mendorong kita untuk memelihara firman-Nya.
_Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu._(Mat 24:35)
Dan perhatikanlah, dengan berbagai cara Allah bersabda kepada kita, tanpa memandang keadaan diri kita.
Maka marilah kita selalu mengarahkan hati dan telinga kita kepada-Nya.
Supaya kita hanya menginginkan kehendak-Nya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa
Allah Bapa kami
Oleh karena belas kasih-Mu, Engkau mendekat kepada kami
Bahkan Engkau memberikan kepada kami Putera-Mu, Firman-Mu menjadi manusia seperti kami
Kami mohon bantulah kami untuk meneladan Putera-Mu
Dan kuasailah hati dan pikiran kami dengan firman-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 11:15-26;
Luk 11:15
Tetapi ada di antara mereka yang berkata: "Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan."
Luk 11:16
Ada pula yang meminta suatu tanda dari sorga kepada-Nya, untuk mencobai Dia.
Luk 11:17
Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: "Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.
Luk 11:18
Jikalau Iblis itu juga terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan? Sebab kamu berkata, bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul.
Luk 11:19
Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu.
Luk 11:20
Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.
Luk 11:21
Apabila seorang yang kuat dan yang lengkap bersenjata menjaga rumahnya sendiri, maka amanlah segala miliknya.
Luk 11:22
Tetapi jika seorang yang lebih kuat dari padanya menyerang dan mengalahkannya, maka orang itu akan merampas perlengkapan senjata, yang diandalkannya, dan akan membagi-bagikan rampasannya.
Luk 11:23
Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan."
Luk 11:24
"Apabila roh jahat keluar dari manusia, iapun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian, dan karena ia tidak mendapatnya, ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu.
Luk 11:25
Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu bersih tersapu dan rapih teratur.
Luk 11:26
Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya, dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula."
---------
Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu
Saudaraku,
kita manusia yang lemah perlu terus-menerus diingatkan bahwa tidak semuanya baik-baik saja.
Bahwa kita hidup di tengah pergumulan melawan kekuatan jahat.
Ya, Tuhan Yesus telah menang secara universal.
Tetapi ingat kita dipilih untuk melawan iblis dan mengalahkannya.
Kita bisa ikut terlibat di tingkat politik untuk perdamaian dan keadilan di dunia.
Walaupun hanya pada tingkat hati nurani, pikiran, dan kemauan individu tetapi kita percaya Tuhan Yesus dapat benar-benar membawa perdamaian dan keadilan ke dunia.
Saudaraku,
sangat sulit mengusahakan perdamaian dari luar ketika ada perang dan kekerasan dalam jiwa manusia.
Itu berarti kita harus selalu bersedia untuk mengomunikasikan iman, harapan, dan kasih kita kepada orang-orang di sekitar kita.
Dan juga bersedia mendengarkan orang lain ketika mereka berteriak minta tolong.
Kita semua mengetahui, jika kejahatan dibalas dengan kejahatan, itu sama saja kita dengan sadar melakukan kejahatan.
Oleh karena itu dalam segala hal dan keadaan kita harus tetap hidup dalam kerendahan hati.
Sebab kerendahan hati adalah pintu masuk kedalam kedamaian batin.
Dan orang yang telah mencapai kedamaian batin, dimanapun dan dalam keadaan apapun, menghadirkan kedamaian.
Saudaraku,
singkirkanlah pikiran-pikiran cinta diri.
Sebab cinta diri adalah pintu masuk iblis kedalam hidup kita.
Dan setiap hari berusahalah untuk mengenal dirimu sendiri.
Supaya iblis tidak punya kesempatan untuk "memanfaatkan kelemahan kita".
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa
Allah Bapa kami
Roh Kudus Engkau perintahkan untuk hidup dalam hidup kami
Menerangi hati dan pikiran kami supaya kami tidak mudah disesatkan oleh keduniawian
Dan selalu menjadi kekuatan kami untuk menolak segala yang jahat
Kami mohon jauhkanlah kami dari keinginan memamerkan diri
Supaya belas kasih dan kuasa-Mu yang terpancar melalui hidup kami
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 11:5-13;
Luk 11:5
Lalu kata-Nya kepada mereka: "Jika seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya: Saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti,
Luk 11:6
sebab seorang sahabatku yang sedang berada dalam perjalanan singgah ke rumahku dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya;
Luk 11:7
masakan ia yang di dalam rumah itu akan menjawab: Jangan mengganggu aku, pintu sudah tertutup dan aku serta anak-anakku sudah tidur; aku tidak dapat bangun dan memberikannya kepada saudara.
Luk 11:8
Aku berkata kepadamu: Sekalipun ia tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena orang itu adalah sahabatnya, namun karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan memberikan kepadanya apa yang diperlukannya.
Luk 11:9
Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
Luk 11:10
Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.
Luk 11:11
Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan?
Luk 11:12
Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking?
Luk 11:13
Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya."
---------
Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu
Saudaraku,
Allah memang senang memelihara semua ciptaan-Nya dan semua makhluk di dalamnya, serta memenuhi kebutuhan mereka.
Namun apabila kita perhatikan Doa Bapa Kami, fokusnya bukanlah pada kita atau kebutuhan kita, melainkan pada Allah dan kehendak-Nya.
Bapa kami yang ada didalam surga, dimuliakanlah nama-Mu
Datanglah Kerajaan-Mu
Jadilah kehendak-Mu diatas bumi seperti didalam surga
Alasan kita fokus kepada Allah terlebih dahulu adalah agar kita bisa mendapatkan "sudut pandang Allah" sebelum kita meminta sesuatu.
Jadi kita berdoa untuk "hal-hal yang Allah kehendaki".
Untuk memastikan bahwa motivasi kita baik, ketika kita meminta segala sesuatu kepada Allah.
Dan Yakobus pun mengingatkan kita:
Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.(Yak 4:3)
Saudaraku,
kecenderungan kita adalah mementingkan diri sendiri.
Maka penting untuk memperhatikan doa-doa kita.
Kita mungkin berdoa untuk kebutuhan kita atau orang lain.
Kita mungkin berdoa dengan motif yang salah.
kita mungkin berdoa untuk keinginan bukan kebutuhan.
Jadi ada baiknya dalam segala sesuatu kita harus melihat dari "perpekstif Allah".
Saudaraku,
Allah mengasihi kita, menginginkan yang terbaik untuk kita dan Allah memberi yang terbaik untuk kita.
Terkadang saya berpikir, bagi mereka yang sudah kaya raya, berdoa Bapa Kami, saat mengucapkan _Berilah kami rejeki pada hari ini_, apa yang ada dalam pikirannya?
Belum lama saya memperoleh jawaban: Menurut saya itu seharusnya menjadi "pengakuan" bahwa Allah lah yang telah memberikan semuanya itu.
Atau dengan kalimat lain: "segala sesuatu berasal dari-Mu".
Marilah kita sealalu mengawali hari dengan berdoa "Doa Bapa Kami".
Doa Bapa Kami bukanlah tentang "meminta", tetapi juga sebagai "pengakuan" bahwa Allah telah menyediakan semuanya bagi kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa
Allah Bapa kami
Sungguh kami mengucap syukur atas pemeliharaan-Mu
Setiap hari Engkau penuhi kami dengan belas kasih-Mu
Terlebih terang Roh Kudus-Mu selalu menerangi hati dan pikiran kami
Supaya setiap hari Kau dapati kami setia hidup dalam kehendak-Mu
Kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan rencana dan kehendak-Mu
Dan berilah kami rahmat kekuatan untuk setia berada dijalan-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 11:1-4;
Luk 11:1
Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: "Tuhan, ajarilah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya."
Luk 11:2
Jawab Yesus kepada mereka: "Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu.
Luk 11:3
Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya
Luk 11:4
dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kamipun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan."
--------
Tuhan, ajarilah kami berdoa
Saudaraku,
Satu-satunya cara supaya kehidupan kita berbuah adalah dengan terhubung dengan Tuhan Yesus.
Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak.(Bdk Yoh 15:5)
Dan cara untuk tetap terhubung dengan Tuhan Yesus adalah melalui "DOA".
Penghalang antara kita dengan Tuhan Yesus adalah "DOSA".
Oleh karena itu Tuhan Yesus seringkali menyembuhkan orang yang sakit dengan berkata: "Dosamu telah diampuni".
Saudaraku,
dalam berdoa, pikirkanlah apa yang sedang engkau katakan dan engkau berkata kepada siapa.
Karena berkata dengan cepat tanpa sejenak merenungkan isinya, hanyalah bualan belaka.
Kata-kata yang menyentuh hatimu pada saat berdoa, ukirlah dalam ingatanmu, daraskanlah berulang-ulang sepanjang hari.
Supaya menjadi kekuatan bagi kita dalam menjalani hidup.
Dan betekunlah dalam doa, walaupun tampaknya sia-sia.
Percayalah doa selalu membawa hasil.
Dan perbuatan tidak ada artinya tanpa doa.
Saudaraku,
dalam doa-doamu, serahkanlah segala yang baik, walupun menurutmu tidak banyak jumlahnya dan tidak sempurna adanya.
Agar Tuhan yang menyempurnakannya dan menyucikannya.
Begitu pula serahkanlah kesukaran-kesukaranmu.
Percayalah Ia akan menganugerahi ini dan itu.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa
Tuhan Yesus
Kami percaya doa adalah mahakuasa
Terimakasih Engkau mengajari kami berdoa
Dan melalui doa-doa kami, Engkau menguatkan kami
Melalui doa-doa kami, Engkau buat kami selalu terjaga
Sehingga kami tidak midah disesatkan oleh tipu muslihat keinginan daging
Kami mohon berilah kami hidup yang pantas sehingga patut menikmati anugerah-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 10:38-42;
Luk 10:38
Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.
Luk 10:39
Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,
Luk 10:40
sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku."
Luk 10:41
Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,
Luk 10:42
tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."
---------
Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara
Saudaraku,
ketika seseorang tidak melakukan tugas harian karena terlalu asyik dengan ide-ide spiritual dan keagamaan hanya sebagai cara untuk bersembunyi dari emosi yang tidak nyaman.
Solusinya adalah dia harus mengetahui bahwa "kasih karunia dibangun di atas alam".
Artinya sebenarnya kita tidak perlu memikirkan "kapan waktu untuk Tuhan".
Yang diperlukan adalah membangun kesadaran bahwa "kita bekerja bersama Tuhan".
Dengan demikian dalam keadaan apapun kita tidak "kehilangan kehadiran-Nya".
Saudaraku,
seringkali kita terjebak dalam pemikiran "Maria dan Marta".
Maria memilih duduk di kaki Tuhan Yesus, sedangkan Marta sibuk melayani, mungkin maksudnya menyiapkan hidangan dan lain sebagainya.
Sesungguhnya kita bisa melihat pengajaran yang luar biasa dari kisah Maria dan Marta ini.
Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita supaya dalam keadaan apapun, janganlah kita "kehilangan kehadiran-Nya".
Banyak orang memisahkan urusan duniawi dan rohani.
Jika sesorang berusaha memisahkannya, sesungguh ia tidak akan pernah menemukan Allah.
Setiap usaha kerohaniannya hanya "untuk manusia".
Saudaraku,
Tuhan Yesus memanggil kita secara "utuh".
Seperti Ia yang adalah Allah dan sungguh-sungguh manusia.
Oleh karena itu *pergunakanlah sarana-sarana manusiawi supaya kita tidak kehilangan kehadiran-Nya*.
Bukan untuk melayani hawa, nafsu, rasa.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa
Tuhan Yesus
Kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami
Murnikanlah hati kami dan bersihkanlah pikiran kami
Supaya kami tidak kehilangan kehadiran-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
