"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Lukas 9:18-22;

Luk 9:18
Pada suatu kali ketika Yesus berdoa seorang diri, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Lalu Ia bertanya kepada mereka: "Kata orang banyak, siapakah Aku ini?"
Luk 9:19
Jawab mereka: "Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit."
Luk 9:20
Yesus bertanya kepada mereka: "Menurut kamu, siapakah Aku ini?" Jawab Petrus: "Mesias dari Allah."
Luk 9:21
Lalu Yesus melarang mereka dengan keras, supaya mereka jangan memberitahukan hal itu kepada siapapun.
Luk 9:22
Dan Yesus berkata: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga."
--------

Jawab Petrus: "Mesias dari Allah"

Saudaraku,
di zaman itu jawaban Petrus, bahwa Tuhan Yesus adalah "Mesias", sangat berbahaya.
Sebab Mesias di zaman itu adalah yang akan datang dan membebaskan Israel dari pendudukan Roma.
Seorang raja yang akan memulihkan kekuatan militer dan kemakmuran bangsa Israel.
Tuhan Yesus tidak ingin para pengikutnya mengumumkan bahwa Dia adalah Mesias.
Karena hal itu bisa menyebabkan kekacauan politik.

Saudaraku,
penting bagi kita untuk memahami arti Mesias karena mempengaruhi cara kita mengikuti-Nya.
Perhatikan Tuhan Yesus memberikan "peringatan dini" kepada para murid-Nya.
"Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga."
Melalui penderitaan dan salib-Nya, kita semua yang percaya kepada-Nya, bukan hanya memperoleh jaminan hidup kekal bersama-Nya.
Tetapi yang lebih utama kita memperoleh kekuatan untuk "menyalibkan keinginan daging", supaya kita tidak dijajah dan diperintah olehnya.
Tanpa penderitaan dan salib kita tidak akan pernah bisa memahami Tuhan Yesus seperti Petrus: "Mesias dari Allah".

Saudaraku,
ketaatan mengikuti Tuhan Yesus bukan hanya tentang melakukan hal-hal tertentu dan tidak melakukan hal-hal lain.
Ketaatan berarti berpikir dan bertindak, sebagai murid-murid Tuhan Yesus, apapun resikonya.
Tuhan Yesus memanggil kita untuk membuat keputusan yang mengubah hidup.
Dia memanggil kita untuk memilih mengikuti suara-Nya daripada mengikuti "paduan suara dunia " yang terdengar sangat merdu.
Jika kita sungguh-sungguh mengerti Tuhan Yesus, kita akan memiliki semua motivasi yang kita butuhkan untuk menyangkal diri, memikul salib, dan mengikuti-Nya ke mana pun Dia ingin memimpin kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Setiap hari kami membutuhkan rahmat-Mu supaya kami setia hidup dalam ketaatan
Berani menyalibkan semua keinginan daging dan tidak takut ditolak oleh dunia
Kami percaya Engkau tidak akan meninggalkan kami
Kami hidup oleh karena percaya
Maka kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan rencana dan kehendak-Mu
Supaya dalam segala keadaan Kau dapati kami setia

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 9:7-9;

Luk 9:7
Herodes, raja wilayah, mendengar segala yang terjadi itu dan iapun merasa cemas, sebab ada orang yang mengatakan, bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati.
Luk 9:8
Ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali, dan ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit.
Luk 9:9
Tetapi Herodes berkata: "Yohanes telah kupenggal kepalanya. Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?" Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus.
-------

Ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali

Saudaraku,
sampai hari ini pun ada banyak orang yang "merasa kenal Tuhan Yesus".
Maka permungannya: apakah kita sungguh-sungguh mengenal Tuhan Yesus?

Saudaraku,
iman dalam Tuhan Yesus itu unik, saya percaya masing-masing kita juga dipanggil secara personal.
Maka tanggapan kita tentunya berbeda-beda.
Perhatikan: Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu.(Bdk Yoh 15:16)
Walaupun kita dipanggil dengan cara yang berbeda-beda, tetapi saya yakin kita semua setuju bahwa itu adalah rahmat terbesar yang Allah berikan kepada kita.
Maka sangat penting bagaimana cara kita menanggapi panggilan itu, supaya kita tetap berada di jalan Allah.
Tetapi yang paling penting adalah bahwa kita telah diselamatkan.
Artinya jika kita sungguh-sungguh "hidup dalam panggilan" yaitu selalu "menggunakan mata iman" dalam melihat segala sesuatu, kita pasti selamat.
Dan jangan lupa bahwa kita adalah "seorang anak Allah".

Saudaraku,
hendaknya kita hati-hati dalam menyikapi setiap dorongan hati.
Herodes adalah salah satu contoh orang yang menjadi budak dorongan hati.
Mari lepaskan hati kita dari segala hiruk pikuk keduniawian yang selalu diteriakan oleh daging.
Dan juga hati-hati dengan mata kita, sebab melalui mata banyak kejahatan masuk kedalam jiwa.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Allah Bapa kami
Terimakasih untuk kebaikan-Mu yang selalu menjaga hati kami
Sehingga setiap hari kami menyaksikan pekerjaan-pekerjaan-Mu
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk taat kepada penglihatan kami akan Engkau
Dan terangilah hati dan pikiran kami dengan Roh Kudus
Supaya kami melihat jalan-Mu

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 9:1-6;

Luk 9:1
Maka Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit.
Luk 9:2
Dan Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang,
Luk 9:3
kata-Nya kepada mereka: "Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju.
Luk 9:4
Dan apabila kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari situ.
Luk 9:5
Dan kalau ada orang yang tidak mau menerima kamu, keluarlah dari kota mereka dan kebaskanlah debunya dari kakimu sebagai peringatan terhadap mereka."
Luk 9:6
Lalu pergilah mereka dan mereka mengelilingi segala desa sambil memberitakan Injil dan menyembuhkan orang sakit di segala tempat.
-------

Dan Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang

Saudaraku,
seharusnya kita berbagi sukacita Injil.
Karena Roh Kudus terus-menerus bekerja dalam hidup kita.
Roh Kudus selalu mengingatkan kita bahwa Gereja adalah "seorang ibu".
Oleh karena itu hidup kita seharusnya mewartakan Kerajaan Allah dengan cara yang sama seperti seorang ibu berbicara kepada anaknya.
Artinya dengan teladan yang baik, supaya anak percaya bahwa apa yang ia ajarkan adalah untuk kebaikannya.
Karena anak-anak tahu bahwa mereka dikasihi.
Lebih dari itu, seorang ibu yang baik dapat mengenali segala sesuatu yang sedang Tuhan lakukan dalam diri anak-anaknya, ia mendengarkan keprihatinan mereka dan belajar dari mereka.
Semangat kasih yang "berkuasa dalam sebuah keluarga" membimbing ibu dan anak dalam percakapan mereka.
Di sana mereka mengajar dan belajar, mengalami koreksi dan tumbuh dalam penghargaan terhadap apa yang baik.
Roh Kudus yang mengilhami Injil dan yang bertindak dalam Gereja juga mengilhami kita semua untuk setia hidup dalam iman.
Sehingga menemukan cara yang tepat untuk memberitakan Kerajaan Allah setiap hari.

Saudaraku,
pupuklah dan peliharalah iman kita.
Iman mendorong kita untuk hidup dalam ketekunan dan ketekunan adalah pelindung yang kuat agar kita tidak menyimpang dari jalan Allah.
Bersyukurlah kepada Allah yang telah membantu kita dan bersukacitalah oleh karena rahmatnya selalu baru setiap hari.
Perhatikan, Allah senang berbicara dengan umat-Nya.
Dan Ia telah memilih kita untuk "berbicara", supaya setiap orang dalam kehidupan kita "mendengar Kerajaan Allah".
Maka marilah kita dengan sungguh-sungguh hidup "sebagai anak-anak Kerajaan Allah".
Bijaksana dalam tingkah laku dan janganlah mudah percaya kepada setiap dorongan atau keinginan.
Tetapi dalam segala sesuatu pertimbangkalan didalam "iman".

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau memilih kami untuk mengadirkan belas kasih-Mu dan mewartakan Kerajaan-Mu
Kami percaya Engkau mencukupkan kami untuk setia hidup dalam iman
Sehingga hidup kami menjadi jalan bagi setiap orang dikehidupan kami, untuk sampai kepada-Mu
Mengalami belas kasih-Mu dan melihat keselamatan
Kami mohon tuntunlah kami dalam kebijaksanaan
Dan bimbinglah kami supaya kami semakin tunduk kepada-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 8:19-21;

Luk 8:19
Ibu dan saudara-saudara Yesus datang kepada-Nya, tetapi mereka tidak dapat mencapai Dia karena orang banyak.
Luk 8:20
Orang memberitahukan kepada-Nya: "Ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan ingin bertemu dengan Engkau."
Luk 8:21
Tetapi Ia menjawab mereka: "Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya."
--------

Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya

Saudaraku,
tentu tidak asing lagi untuk kita, istilah "orang dekat".
Terutama di negara kita tercinta Indonesia.
Orang yang dekat dengan kekuasaan selalu dimanfaatkan dan memanfaatkan untuk memperoleh berbagai macam kemudahan.
Bahkan untuk mendapatkan proyekpun bisa melalui jasa orang dekat.

Saudaraku,
kita bukan hanya "orang dekat", Tuhan Yesus,
Tetapi "saudara", jika kita melakukan kehendak Allah.
Kita yang melakukan kehendak-Nya dipersatukan oleh sakramen-sakramen-Nya supaya kita semakin "sedarah" dengan-Nya.
Lalu pertanyaan yang sangat penting untuk kita:
Bukankah kita semua selalu ingin menjaga nama baik keluarga?
Jika demikian kita harus dengan sungguh-sungguh menjaga hidup kita, karena kita adalah Keluarga Allah.

Saudaraku,
masuklah kedalam kehidupan Kritus.
Disitu engkau akan belajar bagaimana mengusahakan kekudusan, ingat Allah itu kudus.
Perhatikan "melakukan firman Allah" tanpa kekudusan adalah omong kosong.
Misalnya saja hal memberi, apakah kita bisa sungguh-sungguh tulus dan ikhlas?
Atau saat kita menolong atau membantu orang lain, apakah kita bisa sungguh-sungguh tulus dan ikhlas?
Selama kita belum bisa "mematikan daging", sulit untuk mencapai kekudusan.
Tetapi berbahagialah karena Tuhan Yesus memberikan kepada kita Roh Kudus.
Roh Kudus lah yang selalu menjaga dan menuntun kita untuk selalu mengusahakan kekudusan.
Roh Kudus pula yang selalu membuat telinga kita mendengar dan mata kita melihat.
Kesucimurnian atau kekudusan akan Tuhan anugerahkan bila kita dengan sungguh-sungguh memohonnya dengan penuh kerendahan hati.
Dengan demikian kita adalah saudara-saudara Tuhan Yesus.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau jadikan kami saudara-saudaraMu
Dan terimakasih Engkau tidak pernah meninggaljan kami sendirian
Engkau selalu berada didekat kami
Menuntun kami dan memberikan kekuatan kepada kami
Supaya dalam segala keadaan kami tetap setia hidup dalam kekudusan
Kami mohon berilah kami telinga yang mendengar dan mata yang melihat

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 8:16-18;

Luk 8:16
"Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya.
Luk 8:17
Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan.
Luk 8:18
Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya."
--------

Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan

Saudaraku,
Melalui perkataan, tindakan, dan kehidupan Tuhan Yesus, manusia diberi kesempatan untuk mengetahui kebenaran yang lengkap mengenai nilai kehidupan manusia.
Ingatlah bahwa kehidupan manusia menemukan kepenuhannya dalam kehidupan Yesus Kristus.
Saudara dan saya menemukan kepenuhan dengan menjalani kehidupan Tuhan Yesus.
Kita adalah individu yang unik, kita masing-masing dipilih untuk menjalani kehidupan Tuhan Yesus dengan cara yang unik dan penuh kuasa, terbenam dalam kebenaran-Nya dan dipenuhi dengan darah-Nya yang memberi hidup.

Saudaraku,
di dalam hati setiap manusia ada kerinduan akan kepenuhan hidup.
Oleh karena itu selalu muliakanlah Allah dalam hidup kita dengan berbagai cara.
Sebab Ia yang membuka mata dan telinga kita sehingga kita "mengetahui kebenaran" didalam Kristus.
Dan tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan.
Jadi kita harus memperhatikan "cara kita mendengar", supaya kita tetap berada di jalan Allah.
Perhatikan, "suara dunia" selalu lebih jelas terdengar dan selalu lebih menarik dan nampaknya masuk akal.
Oleh karena itu perbaruilah "pustaka rohani" kita dengan berbagai cara dan usaha.
Dan "gunakan mata iman" dalam melihat segala sesuatu.
Supaya kita tidak mudah disesatkan dan dibutakan oleh berbagai macam tipu daya daging.

Saudaraku,
kita tidak sendirian, Roh Kudus yang berdiam dalam jiwa kita selalu menolong kita.
Kendalikanlah pikiranmu, keinginanmu dan usaha-usahamu untuk tunduk hanya kepada Roh.
Dan hiduplah dalam "kehadiran Allah".

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa

Allah Bapa kami
Engkau nyatakan perbuatan-perbuatan-Mu melalui Putera-Mu Tuhan kami Yesus Kristus
Dan dengan belas kasih-Mu, Engkau selamatkan kami
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk selalu taat kepada penglihatan dan pendengaran kami akan Engkau
Supaya dalam segala keadaan, Kau dapati kami setia hidup dalam kehendak-Mu

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa