"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 7:11-17;

Luk 7:11
Kemudian Yesus pergi ke suatu kota yang bernama Nain. Murid-murid-Nya pergi bersama-sama dengan Dia, dan juga orang banyak menyertai-Nya berbondong-bondong.
Luk 7:12
Setelah Ia dekat pintu gerbang kota, ada orang mati diusung ke luar, anak laki-laki, anak tunggal ibunya yang sudah janda, dan banyak orang dari kota itu menyertai janda itu.
Luk 7:13
Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: "Jangan menangis!"
Luk 7:14
Sambil menghampiri usungan itu Ia menyentuhnya, dan sedang para pengusung berhenti, Ia berkata: "Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!"
Luk 7:15
Maka bangunlah orang itu dan duduk dan mulai berkata-kata, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya.
Luk 7:16
Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil berkata: "Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita," dan "Allah telah melawat umat-Nya."
Luk 7:17
Maka tersiarlah kabar tentang Yesus di seluruh Yudea dan di seluruh daerah sekitarnya.
--------

Ia berkata: "Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!"

Saudaraku,
Allah punya cara "memanggil" yang unik dan berbeda untuk setiap orang.
Coba mari kita perhatikan:
Ada yang lahir di keluarga katolik dan baptis bayi, tetapi tidak setia sampai akhir.
Ada yang baptis karena nikah, juga tidak setia sampai akhir.
Ada yang tanpa sengaja mendengar Tuhan Yesus, lalu di baptis dan setia sampai akhir.

Saudaraku,
Injil Lukas hari ini, hati Tuhan Yesus tergerak oleh belas kasihan kepada seorang janda yang anaknya mati.
Dan menghampiri mayat itu lalu menyentuhnya dan berkata "Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!".
Lalu Tuhan Yesus menyerahkan anak itu kepada ibunya.

Saudaraku,
apa yang Engkau cari?
Mujizat...? Lebih dari cukup untuk kita setia di dalam Kristus, tidak ada seorang nabi yang seperti Tuhan Yesus.
Kehidupan kekal bersama Allah? Sudah dijamin oleh Tuhan Yesus, jika kita sanggup hidup dalam ketaatan.
Tetapi untuk bertahan sampai akhir, itu tidak mudah.
Tuhan Yesus adalah "TERANG".
Roh lah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna.
Roh menyukai terang tetapi daging menolaknya.

Saudaraku,
dalam keadaaan apapun jangan menjauh dari Tuhan Yesus.
Kita punya Tuhan yang penuh belas kasih dan tidak pernah membiarkan kita sendirian.
Bagian kita adalah menjaga supaya hati kita murni, bebas dari segala barang duniawi.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 19 September 2023

Tuhan Yesus
Terimakasih untuk belas kasih-Mu yang sangat besar itu
Dan terimakasih Engkau selalu ada untuk kami
Selamanya kami ingin menyatu dengan-Mu ya Tuhan
Oleh karena itu kami membutuhkan rahmat-Mu setiap hari
Supaya dalam segala keadaan kami tetap setia hidup dalam kehendak-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 6:43-49;

Luk 6:43
"Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik.
Luk 6:44
Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur.
Luk 6:45
Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya."
Luk 6:46
"Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan?
Luk 6:47
Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya?Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa ia dapat disamakan?,
Luk 6:48
ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun.
Luk 6:49
Akan tetapi barangsiapa mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar. Ketika banjir melandanya, rumah itu segera rubuh dan hebatlah kerusakannya."
--------

Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan

Saudaraku,
ada 2 macam pengikut Tuhan Yesus:
1. Mengakui Yesus sebagai Tuhan.
2. Mempunyai komitmen kepada Yesus sebagai Tuhan.

Saudaraku,
perhatikan ada banyak sekali orang MENGAKUI Yesus sebagai Tuhan, tetapi tidak mempunyai komitmen kepada Tuhan Yesus.
Nampak dari tindakan dan perilaku mereka yang sama sekali tidak sesuai dengan ajaran Tuhan Yesus.
Kepada kelompok inilah Tuhan Yesus berkata: "Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan?

Saudaraku,
murid sejati mempunyai komitmen kepada Tuhan Yesus, memiliki "karakter" seperti Tuhan Yesus.
Pilihan atau keputusan-keputusan yang diambil selalu untuk "kepentingan bersama" yaitu dirinya sendiri dan Tuhan Yesus.
Memang menjalani kehidupan dengan kepatuhan tanpa syarat dan komitmen total tidaklah mudah.
Tak tergoyahkan, begitulah kita seharusnya.
Maka jika ketekunan itu tergoyahkan, segeralah datang kepada Tuhan Yesus.
Tuhan Yesus akan selalu memberikan "cakrawala" baru, yang menguatkan kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 16 September 2023

Tuhan Yesus
Engkau mengerti kekurangan dan kelemahan kami
Dan dengan berbagai cara Engkau mendorong kami
Supaya kami semakin maju dalam iman dan pengharapan
Kami mohon ampunilah kekurangan dan kelemahan kami
Dan berilah kami rahmat kekuatan untuk taat dan patuh kepada kehendak-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 19:25-27;

Yoh 19:25
Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena.
Yoh 19:26
Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!"
Yoh 19:27
Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.
---------

Dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya

Saudaraku,
bayangkan jika kita menjadi Bunda Maria, melihat anak kita tergantung di kayu salib.
Walaupun Bunda Maria mengetahui "keajaiban Tuhan Yesus", anaknya.
Tetapi tidak ada seorang ibu di dunia ini yang sanggup melihat anaknya tergantung di kayu salib.

Saudaraku,
perhatikan ketabahan hati Bunda Maria.
Di kaki salib dalam kedukaan manusia yang terbesar.
Tidak ada duka yang seperti dialamai oleh Bunda Maria.
Oleh karena itu jika kita merasa berbeban berat, sujudlah didepan salib Kritus.
Arahkanlah seluruh hati dan pikiran kepada salib itu.

Saudaraku,
Tuhan Yesus berkata kepada murid-Nya "inilah ibumu".
Saya yakin Tuhan Yesus tidak hanya basa-basi, mengenalkan ibu-Nya kepada Yohanes murid-Nya.
Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk menghormati ibu.
Lebih dari penghormatan anak kepada ibu, yaitu supaya kita selalu mengingat bagaimana "penderitaan ibu kita".
Yang dengan sabar dan penuh kasih merawat dan membesarkan kita.
Dan belajarlah kepada Bunda Maria,
Bunda Allah, hidup tersembunyi sebagai salah satu wanita di desanya, meskipuan ia "melahirkan Anak Allah".
Belajarlah darinya bagimana hidup dengan segala "kewajaran".

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 15 September 2023

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau memberikan bunda-Mu menjadi bunda kami
Supaya kami pun berani hidup dalam ketaatan
Perawan Maria yang kudus, Bunda Cinta yang murni
Pasti akan menolong dan mendoakan kami supaya kami pun hidup dalam kekudusan
Dan kami mohon rahmat kekuatan-Mu untuk selalu mengusahkan hidup dalam ketaatan
Supaya rencana dan kehendak-Mu lah yang terjadi dalam hidup kami

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 3:13-17;

Yoh 3:13
Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia.
Yoh 3:14
Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan,
Yoh 3:15
supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.
Yoh 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Yoh 3:17
Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
--------

Hari ini Gereja merayakan pesta Salib Suci.
Pemuliaan Salib Tuhan ini dikaitkan dengan penemuannya oleh Santa Helena.
Lebih dari itu pesta ini lebih merupakan ungkapan iman Gereja terhadap Salib Yesus sebagai jalan keselamatan.

Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal

Saudaraku,
didalam Kristus kita masuk dalam kehidupan baru, bukan tentang cara hidup dan hakikat hidup.
Tetapi kita dipanggil menuju kepenuhan hidup dalam Roh, saat ini sampai nanti dalam kekekalan.
Tanpa Roh, orang hanya melihat permukaan yang datar.
Pandangannya hanya dua dimensi dan terpusat di bumi.
Dengan "mata Roh" kita melihat "dimensi ketiga", yaitu "dimensi kekekalan".

Saudaraku,
tanpa mata Roh, cinta kasih hanya sekedar kedermawanan.
Oleh karena itu, berbahagialah kita sebab Roh Kudus ada dan hidup dalam diri kita.
Taatlah kepada pendengaran dan penglihatan Roh, supaya kita tetap berada di jalan Allah.
Memang berat tetapi tidak ada cara lain, kita harus sanggup "menyalibkan kedagingan".
Oleh karena itu kita harus melihat segala kesulitan hidup dari "dimensi kekekalan".
Sehingga dalam keadaan apapun kita tetap kuta dan tetap setia dijalan Allah.
Percayalah Tuhan Yesus tidak pernah meninggalkan kita sendirian.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 14 September 2023

Tuhan Yesus
Salib-Mu menjadi sumber kekuatan kami supaya kami kuat dan setia
Kami sadar hidup bersama-Mu tidak mudah
Namun kami percaya berada di jalan yang benar
Maka kami mohon berilah kami selalu keberanian dan kekuatan
Untuk mengalahkan segala bentuk keluh kesah daging

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 6:20-26;

Luk 6:20
Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya dan berkata: "Berbahagialah, hai kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah.
Luk 6:21
Berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini lapar, karena kamu akan dipuaskan. Berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini menangis, karena kamu akan tertawa.
Luk 6:22
Berbahagialah kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu, dan jika mereka mengucilkan kamu, dan mencela kamu serta menolak namamu sebagai sesuatu yang jahat.
Luk 6:23
Bersukacitalah pada waktu itu dan bergembiralah, sebab sesungguhnya, upahmu besar di sorga; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan para nabi.
Luk 6:24
Tetapi celakalah kamu, hai kamu yang kaya, karena dalam kekayaanmu kamu telah memperoleh penghiburanmu.
Luk 6:25
Celakalah kamu, yang sekarang ini kenyang, karena kamu akan lapar. Celakalah kamu, yang sekarang ini tertawa, karena kamu akan berdukacita dan menangis.
Luk 6:26
Celakalah kamu, jika semua orang memuji kamu; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan nabi-nabi palsu."
--------

Berbahagialah kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu

Saudaraku,
hari ini Peringatan Santo pelindung saya St. Yohanes Krisostomus.
Saya baptis dewasa dan orangtua saya belum beragama katolik, jadi saya memilih sendiri "Santo Pelindung" saya.
Pertimbangan saya waktu itu sangat sederhana, yaitu Santo yang dirayakan di tanggal lahir saya.
Jadi saat merayakan ulang tahun, sekaligus merayakan peringatan Santo pelindung saya.

Saudaraku,
Santo *Yohanes Krisostomus* dikenal sebagai seorang uskup yang saleh.
Kotbah dan tulisan-tulisannya sangat berbobot dan menjadi saksi akan kefasihannya dalam berbicara.
Oleh karena itu, ia dijuluki "Krisostomus" yang artinya "Si Mulut Emas."
Saya menulis renungan harian bukan "terobsesi" oleh St. Yohanes Krisostomus.
Tetapi tiba-tiba waktu itu enam tahun yang lalu, ada dorongan dari dalam hati saya, untuk menulis.

Saudaraku,
Tuhan Yesus telah memilih kita, ingatlah itu dan hiduplah "bersama-Nya".
Dan kita masing-masing *DIUTUS* untuk menghadirkan belas kasih dan kuasa Allah, dimanapun kita berada.
Caranya tidak perlu Saudara pikir, taatlah saja kepada Tuhan Yesus, maka engkau akan mengerti apa yang harus dilakukan.
Tantangan utamanya adalah diri kita sendiri, yaitu "kedagingan".
Daging selalu ingin dilayani dan selalu menuntut lebih dari yang dibutuhkan.
Maka mari kita hati-hati bahkan harus sangat hati-hati dalam mempertimbangkan keinginan daging.
Celakalah kamu, yang sekarang ini tertawa, karena kamu akan berdukacita dan menangis.

Saudaraku,
mari kita berusaha dengan sangat keras supaya kita selalu terlibat dalam karya-karya Allah.
Peliharalah kesadaran ini: aku adalah orang pilihan Allah.
Dengan cara seperti itu, engkau akan selalu terjaga.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 13 September 2023

Tuhan Yesus
Pantaslah kami mengucap syukur setiap hari, menuji dan memuliakan Engkau
Sebab Engkau telah mengangkat kami dari keduniawian
Dan Engkau menjaga dan menuntun langkah kaki kami supaya kami tetap berada di jalan-MU
Kami mohon ajarilah kami untuk taat

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa