"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 23:13-22;

Ayat 16-22:

Mat 23:16
Celakalah kamu, hai pemimpin-pemimpin buta, yang berkata: Bersumpah demi Bait Suci, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi emas Bait Suci, sumpah itu mengikat.
Mat 23:17
Hai kamu orang-orang bodoh dan orang-orang buta, apakah yang lebih penting, emas atau Bait Suci yang menguduskan emas itu?
Mat 23:18
Bersumpah demi mezbah, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi persembahan yang ada di atasnya, sumpah itu mengikat.
Mat 23:19
Hai kamu orang-orang buta, apakah yang lebih penting, persembahan atau mezbah yang menguduskan persembahan itu?
Mat 23:20
Karena itu barangsiapa bersumpah demi mezbah, ia bersumpah demi mezbah dan juga demi segala sesuatu yang terletak di atasnya.
Mat 23:21
Dan barangsiapa bersumpah demi Bait Suci, ia bersumpah demi Bait Suci dan juga demi Dia, yang diam di situ.
Mat 23:22
Dan barangsiapa bersumpah demi sorga, ia bersumpah demi takhta Allah dan juga demi Dia, yang bersemayam di atasnya.
---------

Hai kamu orang-orang bodoh dan orang-orang buta, apakah yang lebih penting, emas atau Bait Suci yang menguduskan emas itu?

Saudaraku,
Injil mengajarkan kepada kita bahwa "perbuatan baik" adalah hasil hubungan baik kita dengan Allah.
Allah bekerja dalam kehidupan kita, menguduskan kehidupan kita.
Oleh karena itu sia-sia saja jika ada orang yang menginginkan sesuatu yang baik, tanpa Allah.
Sebab segala sesuatu yang baik hanya berasal dari Allah.
Oleh karena itu kita harus hati-hati dalam menyikapi segala sesuatu, terutama setiap keinginan yang "nampak baik".
Bagi saya cara paling mudah adalah: jika setiap keinginan walaupun nampak baik tetapi ada muatan "cinta diri", sudah pasti itu tidak baik.
Dan pasti Allah tidak akan menguduskannya.

Saudaraku,
selama daging ini hidup, kita tidak pernah bisa lepas dari "kotoran duniawi".
Oleh karena itu tempatkan Allah dalam "mezbah kehidupan" kita, supaya pikiran, hati dan tangan kita dikuduskan.
Jika kita taat, hidup kita menjadi "persembahan hidup", menjadi kabar baik dan membawa kesembuhan bagi setiap orang.
Gereja yang dikehendaki Tuhan Yesus bukan "gedung", tetapi setiap orang yang beribadah didalamnya, hidup dalam kekudusan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 28 Agustus 2023

Tuhan Yesus
Kami mohon kuduskanlah hati kami
Pagarilah pikiran kami dengan sabda-Mu
Supaya hidup kami menjadi persembahan yang kudus di mezbah-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 16:13-20;

Mat 16:13
Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"
Mat 16:14
Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi."
Mat 16:15
Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"
Mat 16:16
Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"
Mat 16:17
Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.
Mat 16:18
Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Mat 16:19
Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."
Mat 16:20
Lalu Yesus melarang murid-murid-Nya supaya jangan memberitahukan kepada siapapun bahwa Ia Mesias.
---------

Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga

Saudaraku,
para pemimpin agama masa itu, menganggap Tuhan Yesus menghujat Allah.
Karena Tuhan Yesus mengatakan bawah Ia adalah Anak Allah.

Saudaraku,
siapa yang berkuasa membangkitkan orang mati?
Hanya Allah yang bisa dan Tuhan Yesus melakukan itu.
Dan Simon Petrus melihat itu.
Berbahagialah pula kita yang melihat.
Namun tentunya kita tidak berhenti dalam penglihatan dan tidak hanya berhenti dalam penyembahan.
Penglihatan kita akan Allah, harus kita gunakan untuk menentukan kemana kaki kita melangkah.
Percaya kepada Tuhan Yesus tidak ada artinya jika hidupnya tidak mengikuti langkah kaki Tuhan Yesus.
Perhatikan, dimanapun Tuhan Yesus berada, disitu ada kesembuhan dan ada kebangkitan.
Oleh karena itu dimanapun kita berada, hidup kita harus menjadi kabar baik dan menghadirkan belas kasih Allah dan kemuliaan Tuhan dinyatakan.

Saudaraku,
selama kita masih hidup di dunia ini, sulit untuk menghindari keinginan yang tidak teratur.
Oleh karena itu arahkanlah selalu MATA kita kepada pekerjaan-pekerjaan Allah.
Supaya "keinginan ilahi" menguasai hati dan pikiran kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 27 Agustus 2023

Tuhan Yesus
Kami mohon murnikanlah niat kami dengan penglihatan dan pendengaran kami akan Engkau
Supaya kami tidak mudah terjerat oleh bujukan-bujukan keinginan yang tidak teratur
Dan kuasailah hati kami dengan keinginan ilahi

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 23:1-12;

Mat 23:1
Maka berkatalah Yesus kepada orang banyak dan kepada murid-murid-Nya, kata-Nya:
Mat 23:2
"Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa.
Mat 23:3
Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.
Mat 23:4
Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya.
Mat 23:5
Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang; mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang;
Mat 23:6
mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat;
Mat 23:7
mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi.
Mat 23:8
Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi; karena hanya satu Rabimu dan kamu semua adalah saudara.
Mat 23:9
Dan janganlah kamu menyebut siapapun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.
Mat 23:10
Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Mesias.
Mat 23:11
Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.
Mat 23:12
Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.
---------

Barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan

Saudaraku,
rendah hati atau selalu merendahkan diri tentunya sangat familiar di telinga kita.
Saya yakin kita telah mendengar ribuan kali.
Dan saya percaya kita sebagai pengikut Kristus pasti juga selalu berusaha untuk hidup rendah hati.

Saudaraku,
tidak mudah untuk tetap rendah hati, coba mari kita perhatikan, hampir setiap hari kita mengalami atau melihat:
Orang yang egois, mementingkan diri sendiri.
Orang yang menipu.
Orang yang iri.
Orang yang tidak jujur.
Jika kita mengalaminya, secara manusia kita cenderung untuk mecaci, membalas, memperkarakan dan lain sebagainya.
Tetapi Tuhan Yesus tidak menghendaki demikian, kita harus tetap rendah hati dan tidak menghakimi siapapun.
Untuk pelanggaran hukum biarlah hukum yang mengadili tetapi untuk "manusianya" kita tidak boleh membenci.
Kebencian salah satu bentuk kesombongan.

Saudaraku,
jika kita hanya menuruti dorongan hati dan perintah akal budi, tidak mungkin kita bisa rendah hati.
Perhatikan daging ini selalu meminta lebih dari apa yang dibutuhkan.
Maka mari selalu membangun kesadaran bahwa kita telah diangkat menjadi anak-anak Allah melalui Tuhan Yesus.
Tuhan Yesus adalah teladan kerendahan hati yang sempurna, arahkan hidup kita keoada-Nya.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 26 Agustus 2023

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau telah memberikan teladan kerendahan hati yang sempurna
Maka kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk taat kepada penghlihatan kami akan Engkau
Supaya dalam segala keadaan, kami tetap rendah hati dan supaya hidup kami menjadi perwujudan belas kasih dan kuasa-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 22:34-44;

Mat 22:34
Ketika orang-orang Farisi mendengar, bahwa Yesus telah membuat orang-orang Saduki itu bungkam, berkumpullah mereka
Mat 22:35
dan seorang dari mereka, seorang ahli Taurat, bertanya untuk mencobai Dia:
Mat 22:36
"Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?"
Mat 22:37
Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
Mat 22:38
Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
Mat 22:39
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Mat 22:40
Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."
---------

Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu

Saudaraku,
perbuatan kasih seharusnya adalah luapan dari dalam.
Maka jika perbuatan kasih BUKAN dari luapan dari dalam, tidak berguna sama sekali bagi dirinya sendiri.
Karena sudah memperoleh upah, yaitu sanjungan.
Tetapi jika perbuatan kasih itu adalah luapan dari dalam, maka itu wujud dari mengasihi Allah.
Dan dalam mengasihi, apa yang kita rasakan itu tidak penting.
Yang paling penting adalah orang yang menerima belas kasih.
Supaya kita tidak terjebak dalam pujian dan kesombongan.
Ada perbuatan kasih yang penuh tipu daya, maka kita harus hati-hati dalam "mengelola hati".
Kita harus jujur kepada diri sendiri dalam setiap perbuatan-perbuatan baik.

Saudaraku,
"kasihlah" yang memberi hidup sebab Tuhan adalah Kasih.
Perhatikan untuk harta dan kebahagiaan yang tidak ternilai ini, hanya sedikit orang yang mau meneteskan keringat.
Kita harus akui cinta dunia sangat lebih menarik dan banyak orang yang mau meneteskan keringat.
Padahal harapan-harapan itu sering sia-sia.
Oleh karena itu kita harus berani tegas menolak segala bentuk dorongan hati yang mencari kepuasan diri.
Roh Kudus tinggal didalam kita, Ia hidup dan selalu menggugah hati kita supaya maju dalam keutamaan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 25 Agustus 2023

Tuhan Yesus
Selalu ada pertengkaran hebat dalam batin kami
Sebab setiap saat selalu ada godaan cinta diri
Kami mohon doronglah kami untuk matiraga setiap hari
Karena kami percaya kuasa-Mu akan Kau nyatakan dalam hidup kami

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Yohanes 1:46-51;

Yoh 1:45
Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret."
Yoh 1:46
Kata Natanael kepadanya: "Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?"
Yoh 1:47
Kata Filipus kepadanya: "Mari dan lihatlah!" Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: "Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!"
Yoh 1:48
Kata Natanael kepada-Nya: "Bagaimana Engkau mengenal aku?" Jawab Yesus kepadanya: "Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara."
Yoh 1:49
Kata Natanael kepada-Nya: "Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!"
Yoh 1:50
Yesus menjawab, kata-Nya: "Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu."
Yoh 1:51
Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia."
----------

Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!

Saudaraku,
perjalanan iman kita tidak ada yang sama dan kita punya cerita sendiri tentang hidup didalam Kritus.
Tetapi tentunya kita semua memiliki semangat dan tujuan yang sama yaitu menjaga kemurnian hidup, tanpa kepalsuan.
Dan kita pun sadar bahkan sangat sadar, yang mencemarkan hati adalah: keinginan hawa nafsu rasa.
Yang desakannya kita rasakan setiap waktu dan sepanjang hidup kita.
Jadi jangan sampai kita berpikir bahwa kita bisa menghindari desakan-desakan itu, kita harus berani menentangnya.

Saudaraku,
seringkali hati kita menjadi tidak tenteram apabila menginginkan sesuatu.
Oleh karena itu kita harus terus berlatih menyangkal diri.
Orang yang belum bisa menyangkal dirinya sendiri akan mudah tergoda dan dikalahkan hanya dalam hal-hal kecil.
Jangan pernah berpikir bahwa kenikmatan daging itu selalu tentang hal-hal besar, jika demikian akan sangat mudah dikenali dan ditolak.
Tetapi hal-hal kecil keseharian, misalnya merasa tidak nyaman dengan ucapan orang, yang sebenarnya tidak ada artinya sama sekali kalau tidak kita tanggapi.

Saudaraku,
marilah kita melatih diri, berani menentang setiap desakan cinta diri, sebab itu semua adalah kepalsuan.
Perhatikan, daging ini sangat licik dan selalu saja ada alasan-alasan yang "masuk akal".
Oleh karena itu setiap hari "pustaka rohani" kita harus bertambah.
Supaya kita tidak lagi terjebak dalam kepalsuan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 24 Agustus 2023

Tuhan Yesus
Kami mohon bantulah kami untuk menolak segala bentuk keinginan yang tidak teratur
Dan kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk matiraga setiap hari
Supaya kami tidak terjebak dalam jerat keinginan daging

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa