Yohanes K. Sugiyarta
Lukas 5:1-11;
Ayat:4-9:
Luk 5:4
Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan."
Luk 5:5
Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga."
Luk 5:6
Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak.
Luk 5:7
Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain supaya mereka datang membantunya. Dan mereka itu datang, lalu mereka bersama-sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam.
Luk 5:8
Ketika Simon Petrus melihat hal itu iapun tersungkur di depan Yesus dan berkata: "Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa."
Luk 5:9
Sebab ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia takjub oleh karena banyaknya ikan yang mereka tangkap;
---------
Tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga
Saudaraku,
saya tidak tahu "kisah iman Saudara".
Tetapi saya sangat percaya bahwa Saudara tidak akan mengabaikan penglihatan dari "mata iman" Saudara.
Saudaraku,
mengapa saya sering mengatakan bahwa kekristenan itu bukan agama?
Karena sangat jelas bahwa kita memiliki Allah yang hidup.
Roh Kudus "hidup" didalam setiap pribadi yang percaya kepada Anak.
Maka biasakanlah mengarahkan hati kepada Allah supaya kita selalu hidup dalam kehadiran-Nya.
Saya percaya, Saudara rajin berdoa, rajin ibadat di gereja dan selalu berusaha bertindak baik di hadapan Allah.
Tetapi... tindak tandukmu disaksikan oleh semua orang di sekitarmu.
Saudaraku,
janganlah mencoba berdebat dengan penglihatan dan pendengaran kita akan Allah.
Lama kelamaan penglihatan jadi kabur dan telinga kita meragukan suara Allah.
Saya yakin kita semua sadar, apabila kita terlalu sering dalam kebimbangan maka perintah daginglah yang akan menang.
Karena selain lebih dekat, perintah daging selalu terdengar lebih masuk akal.
Maka mari tutuplah mata dan telinga kita rapat-rapat.
Percayalah jika kita melihat pekerjaan-pekerjaan Roh Kudus dan mendengarkan suara-Nya, kita "memahami hidup sesungguhnya" yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 7 September 2023
Allah Bapa kami
Terimakasih untuk Roh Kudus yang telah Engkau berikan kepada kami
Kami mohon doronglah kami untuk selalu hidup dalam ketaatan
Dan kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan kehendak-Mu
Sehingga dalam segala keadaan, Kau dapati kami melakukan perintah-Mu
Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 4:38-44;
Luk 4:38
Kemudian Ia meninggalkan rumah ibadat itu dan pergi ke rumah Simon. Adapun ibu mertua Simon demam keras dan mereka meminta kepada Yesus supaya menolong dia.
Luk 4:39
Maka Ia berdiri di sisi perempuan itu, lalu menghardik demam itu, dan penyakit itupun meninggalkan dia. Perempuan itu segera bangun dan melayani mereka.
Luk 4:40
Ketika matahari terbenam, semua orang membawa kepada-Nya orang-orang sakitnya, yang menderita bermacam-macam penyakit. Iapun meletakkan tangan-Nya atas mereka masing-masing dan menyembuhkan mereka.
Luk 4:41
Dari banyak orang keluar juga setan-setan sambil berteriak: "Engkau adalah Anak Allah." Lalu Ia dengan keras melarang mereka dan tidak memperbolehkan mereka berbicara, karena mereka tahu bahwa Ia adalah Mesias.
Luk 4:42
Ketika hari siang, Yesus berangkat dan pergi ke suatu tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mencari Dia, lalu menemukan-Nya dan berusaha menahan Dia supaya jangan meninggalkan mereka.
Luk 4:43
Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Juga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus."
Luk 4:44
Dan Ia memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat di Yudea.
--------
Iapun meletakkan tangan-Nya atas mereka masing-masing dan menyembuhkan mereka
Saudaraku,
didalam Injil sebagaian besar kesembuhan adalah "mujizat" atau supranatural.
Tuhan Yesus melalui pengajaran-Nya dan mujizat-mujizat-Nya menegaskan atau menyatakan "kehadiran Kerajaan Allah".
Lalu di zaman ini apakah sudah tidak ada lagi mujizat?
Saudaraku,
bagi saya sendiri mengenal Tuhan Yesus adalah mujizat.
Mata dan telinga saya bisa melihat belas kasih dan kuasa Allah yang begitu besar.
Sedangkan "orang-orang dunia" masih banyak yang "buta" dan "tuli", yaitu mereka yang matanya tidak melihat pekerjaan-pekeraan Allah dan telinganya tidak mendengar suara Allah.
Saudaraku,
jangan mengaku orang kristiani jika mata dan telingamu hanya untuk melihat dan mendengar diri sendiri.
Dan saya yakin jika Saudara sungguh-sungguh hidup didalam Kristus, pasti mengalami "keajaiban secara pribadi".
Sebab seorang kristiani hidup oleh penglihatan dan pendengarannya akan Allah.
Dan dimanapun ia berada, hidupnya membawa kabar baik dan kesembuhan.
Saudaraku,
memang berat untuk melepaskan segala bentuk ikatan duniawi
Tetapi ingatlah bahwa Tuhan Yesus telah menyembuhkan kita dan memilih hidup kita untuk menjadi bukti dan saksi belas kasih dan kuasa-Nya.
Oleh karena itu, biasakan diri untuk "menyampingkan diri sendiri" dari segala keinginan dan kepentingan pribadi.
Sehingga Allah-lah yang berkuasa dan bekerja didalam kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 6 September 2023
Tuhan Yesus
Kami serahkan hidup kami kepada rencana dan kehendak-Mu
Jadikanlah hidup kami kabar baik bagi setiap orang
Supaya dimanapun kami berada, hidup kami menjadi kabar baik dan membawa kesembuhan
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 4:31-27;
Luk 4:31
Kemudian Yesus pergi ke Kapernaum, sebuah kota di Galilea, lalu mengajar di situ pada hari-hari Sabat.
Luk 4:32
Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab perkataan-Nya penuh kuasa.
Luk 4:33
Di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan setan dan ia berteriak dengan suara keras:
Luk 4:34
"Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah."
Luk 4:35
Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!" Dan setan itupun menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar dari padanya dan sama sekali tidak menyakitinya.
Luk 4:36
Dan semua orang takjub, lalu berkata seorang kepada yang lain, katanya: "Alangkah hebatnya perkataan ini! Sebab dengan penuh wibawa dan kuasa Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat dan merekapun keluar."
Luk 4:37
Dan tersebarlah berita tentang Dia ke mana-mana di daerah itu.
----------
Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah
Saudaraku,
menurut saya, penting bagi kita untuk selalu menyadari "ada kekuatan jahat" dalam kehidupan ini.
Supaya kita selalu hati-hati dalam mempertimbangkan segala sesuatu.
Terlebih melalui doa Bapa Kami, kita selalu memohon kepada Tuhan, untuk membebaskan dari segala yang jahat.
Lagipula hampir setiap detik kita selalu dihadapkan dengan pilihan dan tentunya sadar atau tidak, kita masuk dalam "pergumulan rohani".
Kuasa jahat selalu "menginginkan hidup kita".
Dan perjuangan ini tidaklah mudah.
Tetapi kabar baiknya, ada Roh Kudus dalam diri kita dan pilihan 100% ada pada kita.
Kita mau taat dan percaya kepada kuasa Roh Kudus atau tidak.
Saudaraku,
"Kebenaran" itu berbicara didalam hati, menuntun kita di jalan Allah, menjaga kita supaya tetap hidup dalam kekudusan dan mengusir segala kehendak yang jahat.
Kitapun harus menyadari bahwa selama kita hidup di dunia ini, tidak mungkin luput dari penderitaan dan godaan.
Oleh karena itu kita harus selalu waspada terhadap godaan-godaan, berjaga-jaga dan berdoa.
Dan penting kita sadari bahwa godaan terbesar adalah godaan dari dalam diri kita sendiri, godaan itu lahir dari keinginan daging.
Jika kita ingin menghindari, sesungguhnya itu sia-sia.
Kita harus berani melawan dengan sabar dan rendah hati.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 5 September 2023
Tuhan Yesus
Kami mohon kusailah hati kami dengan sabda-Mu
Supaya kami memiliki hati yang damai
Sehingga tidak mudah disesatkan oleh segala bentuk tipu daya keinginan jahat
Cukupkanlah kami dengan pemberian-Mu
Dan puaskanlah kami dengan belas kasih-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 4:16-30;
Ayat 16-21:
Luk 4:16
Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.
Luk 4:17
Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis:
Luk 4:18
"Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku
Luk 4:19
untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."
Luk 4:20
Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya.
Luk 4:21
Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya."
--------
Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya
Saudaraku,
kita telah mendengar rencana keselamatan yang sederhana.
Manusia telah jatuh kedalam dosa, dosa adalah pemisah antara manusia dengan Allah.
Tetapi karena kasih-Nya yang begiru besar kepada manusia, maka Allah mengutus Putera-Nya yang tunggal Tuhan kita Yesus Kristus untuk menyelamatkan manusia.
Tuhan Yesus menjadi "jembatan" antara manusia dengan Allah, "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku".
Supaya kita manusia yang berdosa bisa masuk kembali ke "kekudusan", karena Allah adalah kudus.
Saudaraku,
karena Allah adalah kudus maka kitapun telah menjadi kudus didalam Tuhan Yesus.
Kita telah dibebaskan dari "tawanan daging".
Kembali saya ingatkan, kekristenan itu bukan agama, kekristenan adalah "hubungan".
Oleh karena itu seorang kristiani tidak lagi tunduk kepada dirinya sendiri, tetapi kepada Roh Allah.
Saudaraku,
Tuhan Yesus telah membebaskan kita dari tawanan daging.
Tempatkanlah Tuhan Yesus dalam segala hal.
Supaya kita tidak lagi "berbicara kehendakku" tetapi berbicara "kehendak kita", aku dan Tuhan Yesus.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 4 September 2023
Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau telah membawa kami kepada hidup
Dan dengan salib-Mu Engkau memberikan teladan kepada kami
Supaya kamipun sanggup untuk menyalibkan daging
Dan kami percaya Engkau selalu memberikan kekuatan kepada kami
Kami mohon ampunilah kekurangan kami
Dan tuntunlah kami dengan belas kasih dan kuasa-Mu
Supaya dalam keadaan apapun, Kau dapati kami setia
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 16:21-27;
Mat 16:21
Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.
Mat 16:22
Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau."
Mat 16:23
Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."
Mat 16:24
Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.
Mat 16:25
Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.
Mat 16:26
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?
Mat 16:27
Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu i
---------
Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya
Saudaraku,
melalui wafat dan kebangkitan-Nya, Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita bahwa untuk "memperoleh hidup" kita harus sanggup menyalibkan daging.
"Salib" bagi kita adalah pengajaran yang sangat luar biasa.
Sebab semua manusia selalu mencari kenyamanan dan menghindari kesulitan.
Dan bersama Kristus mata kita melihat bahwa tanpa mati raga, semua kenyamanan dunia membawa kita menuju "kematian".
Perhatikan, manusia cenderung menjadi hamba daging, padahal daging hanya akan kembali ke tanah.
Saudaraku,
janganlah gembira HANYA oleh karena kekayaan, kekuasaan, dan kehormatan.
Karena susah sekali bagi orang kaya untuk bisa menyalibkan daging, sebab ia sedang hidup didalam daging, ia akan berusaha menyelamatkan nyawanya.
Tetai bergembiralah karena kita diselamatkan oleh Tuhan Yesus Kristus.
Sehingga kita tidak tertekan dari segala arah oleh egoisme dan cinta diri.
Saudaraku,
percayakan semuanya kepada Tuhan Yesus.
Kita itu tidak punya apa-apa dan tidak berkemampuan apa-apa.
Biarlah Roh Kudus yang berkuasa dalam hidup kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 3 September 2023
Tuhan Yesus
Kami percayakan semuanya kepada-Mu
Sebab Engkaulah yang berkuasa membawa kami dari kematian menuju hidup
Dan kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk matiraga setiap hari
Supaya kami tidak berjalan menuju kematian kekal
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
