"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 10:1-7;

Mat 10:1
Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.
Mat 10:2
Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya,
Mat 10:3
Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus,
Mat 10:4
Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.
Mat 10:5
Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,
Mat 10:6
melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.
Mat 10:7
Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.
--------

Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat

Saudaraku,
pagi ini saya ingatkan kembali bahwa kita "telah dipilih Allah" untuk memberitakan Kerajaan Sorga.
Kita telah melihat kerajaan itu dan tinggal dalam kerjaaan itu.
Jadi yang kita beritakan adalah "tentang hidup kita bersama Alah".

Saudaraku,
mata kta melihat Allah dan telinga kita mendegar suara-Nya, jangan munafik dan menipu diri sendiri hanya untuk kepuasan sesaat.
Tetaplah hidup oleh penglihatan dan pendengaran itu.
Percayalah Tuhan Yesus tidak pernah membiarkan kita sendirian.
Kita adalah saksi-Nya, Ia pasti akan memelihara kita sedemikian rupa supaya hidup kita senantiasa menghadirkan belas kasih dan kuasa-Nya.
Bagian kita hanya taat kepada-Nya.
Maka permenungannya: apakah kehadiran kita dimanapun kita berada membawa kehadiran Allah?

Saudaraku,
jangan takut melihat diri sendiri.
Bangunlah kesadaran terus menerus, bahwa Roh Allah ada dan hidup dalam diri kita.
Dengan demikian dimanapun kita berada dan apapun yang kita kerjakan, senantiasa akan memancarkan belas kasih dan kebaikan Allah.
Kita tidak lagi mencari diri sendiri dan tidak akan terpenjara oleh keduniawian.

Terpujilah Allah sekarang dan selaema-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 6 Juli 2022

Tuhan Yesus
Kami selalu sadar Engkau hadir dalam hidup kami
Dunia ini sangat bising
Maka setiap hari kami membutuhkan Engkau
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk tetap berada dalam keheningan
Supaya gerak hidup kami hanya untuk melayani kehendak-Mu dan mengikuti rencana-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 9:32-38;

Mat 9:32
Sedang kedua orang buta itu keluar, dibawalah kepada Yesus seorang bisu yang kerasukan setan.
Mat 9:33
Dan setelah setan itu diusir, dapatlah orang bisu itu berkata-kata. Maka heranlah orang banyak, katanya: "Yang demikian belum pernah dilihat orang di Israel."
Mat 9:34
Tetapi orang Farisi berkata: "Dengan kuasa penghulu setan Ia mengusir setan."
Mat 9:35
Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.
Mat 9:36
Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.
Mat 9:37
Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.
Mat 9:38
Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu."
--------

Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit

Saudaraku,
ketika mendengar kata "penginjilan", kita selalu berpikir, itu bagiannya Romo/Pastor atau Pendeta.
Menurut saya saat kita dibaptis, Tuhan Yesus telah memilih kita "menjadi penginjil".
Yaitu supaya melalui hidup kita, setiap orang melihat Allah yang hidup.
Allah yang sungguh-sungguh hidup yang penuh belaskasih dan pengampunan.
Bukan Allah tukang membuat aturan-aturan dan hukuman-hukuman.
Bukan Allah yang haus pujian dan sesembahan.

Saudaraku,
melalui hidup kita Allah ingin kasih dan pengampunan-Nya sampai kepada semua manusia yang dikasihi-Nya.
Maka kekritenan bukan hanya dibaptis lalu rajin ibadat, rajin ikut kegiatan rohani.
Tetapi kekristenan adalah bagaimana kita membawa kabar baik dan menghadirkan belas kasih Allah dimanapun Allah menempatkan kita.
Jadi berusahalah untuk dikenal oleh karena kita membawa kabar baik, hidup penuh belas kasih dan membawa pengampunan Allah.
Jadikanlah hidup kita, Injil yang hidup, yang menghadirkan pekerjaan-pekerjaan Allah.
Dan nyatakanlah itu kepada setiap orang, supaya orang melihat keselamatan dan kehidupan kekal.
Ingat Allah kita BUKAN Allah yang menghukum, Allah yang penuh belas kasih dan pengampunan.
Di pustaka hidup kita, TIDAK ada kata "penistaan", yang ada hanya belas kasih dan pengampunan.

Terpujilah Allah sekarang dan selaema-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 5 Juli 2022

Tuhan Yesus
Terimakasih belas kasih-Mu menguasai hati kami
Terimakasih kuasa dan kebaikan-Mu Kau nyatakan setiap hari
Kami mohon ucapan syukur kami terwujud dalam hidup kami sehari-hari
Supaya setiap orang hidup kami menerima kebaikan dan belas kasih-Mu
Supaya setiap orang hidup kami melihat pemeliharaan-Mu
Dan supaya setiap orang hidup kami mengalami kuasa-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 9:18-26;

Mat 9:18
Sementara Yesus berbicara demikian kepada mereka, datanglah seorang kepala rumah ibadat, lalu menyembah Dia dan berkata: "Anakku perempuan baru saja meninggal, tetapi datanglah dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup."
Mat 9:19
Lalu Yesuspun bangunlah dan mengikuti orang itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya.
Mat 9:20
Pada waktu itu seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya.
Mat 9:21
Karena katanya dalam hatinya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."
Mat 9:22
Tetapi Yesus berpaling dan memandang dia serta berkata: "Teguhkanlah hatimu, hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau." Maka sejak saat itu sembuhlah perempuan itu.
Mat 9:23
Ketika Yesus tiba di rumah kepala rumah ibadat itu dan melihat peniup-peniup seruling dan orang banyak ribut,
Mat 9:24
berkatalah Ia: "Pergilah, karena anak ini tidak mati, tetapi tidur." Tetapi mereka menertawakan Dia.
Mat 9:25
Setelah orang banyak itu diusir, Yesus masuk dan memegang tangan anak itu, lalu bangkitlah anak itu.
Mat 9:26
Maka tersiarlah kabar tentang hal itu ke seluruh daerah itu.
--------

Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh

Saudaraku,
Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.(Ams 17:22)
Pandangan orang berpengertian tertuju pada hikmat, tetapi mata orang bebal melayang sampai ke ujung bumi.(Ams 17:24)
Jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu.(Bdk Mat 6:23)
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.(Rm 10:17)
Tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah.(Ibr 11:6)
Saya ingatkan kembali bahwa kita harus sungguh-sungguh "menjaga mata dan telinga kita", gunakan hanya untuk melihat dan mendengar pekerjaan-pekerjaan Allah.

Saudaraku,
mari saya ajak untuk melihat diri kita sendiri:
Apakah ucapan kita hanya tentang keburukkan dan keluh kesah?
Apakah kekurangan orang lain lebih nampak nyata di mata kita?
Apakah kita lebih terhibur jika mendengar kekurangan orang lain?
Apakah kita membeda-bedakan teman?
Apakah kita membeda-bedakan saudara?
Jika YA, Saudara salah dalam menggunakan mata dan telinga.
Kita adalah anak-anak Allah, mata dan telinga kita hanya untuk melihat pekerjaan-pekerjaan Allah.
Coba perhatikan: memandang keburukkan orang lain adalah menyiksa Saudara sendiri!
Dan "pustaka hidup Saudara" seluruh halaman hanya tentang keburukkan.
Maka jika demikian tidak akan pernah "berbuah kebaikan".

Terpujilah Allah sekarang dan selaema-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 4 Juli 2022

Tuhan Yesus
Terimakasih dengan berbagai cara Engkau menjaga kami supaya tetap berada di jalan-Mu
Dan terimakasih Engkau memberikan kami kekuatan untuk taat hanya kepada kehendak-Mu
Kami sadar, kami akan tersesat tanpa Engkau
Sebab daging ini takut menderita
Maka kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dan puaskanlah kami dengan pemberian-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 10:1-12, 17-20;

Ayat 17-20:

Luk 10:17
Kemudian ketujuh puluh murid itu kembali dengan gembira dan berkata: "Tuhan, juga setan-setan takluk kepada kami demi nama-Mu."
Luk 10:18
Lalu kata Yesus kepada mereka: "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit.
Luk 10:19
Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.
Luk 10:20
Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga."
---------

Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu

Saudaraku,
kita dipilih oleh Tuhan Yesus sebagai "Gereja".
Seharusnya kita selalu menyadari itu, sehingga "prioritas" kita bukan lagi "keinginan kemanusiaan kita".
Kita hidup untuk pekerjaan-pekerjaan Allah, maka pakailah cara-cara Allah setiap kita bertindak.
Kita sadar itu tidak mudah, sebab manusia selalu cenderung dengan caranya sendiri dan kecenderungan manusia "yang tidak suka diperintah".

Saudaraku,
Tuhan Yesus telah memberikan kuasa kepada kita untuk untuk menahan kekuatan musuh.
Lalu siapa musuh kita?
Musuh kita adalah diri sendiri.
Contoh sangat jelas dalam Injil adalah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat.
Mereka taat menjalankan semua perintah agama, hanya supaya terlihat suci dan terhormat.
Maka mari perhatikan dengan teliti, apakah semangat kita "digerakkan oleh Roh Kudus atau keinginan diri".
Jangan mudah kecewa saat keinginan kita tidak terwujud sebab tidak semua keinginan hati yang nampaknya baik itu harus dituruti.
Sebab Tuhan Yesus menghendaki supaya kita TIDAK bersandar kepada diri sendiri.
Kita telah menerima kuasa untuk mengalahkan itu.
Tanda-tanda sangat jelas, jika seorang mudah tersinggung, mudah menghakimi, sejatinya ia tidak mengenal Allah.

Saudaraku,
si ular dan kalajengking tentu akan membujuk-bujuk dan menjengkelkan hati kita.
Injaklah dengan "pekerjaan-pekerjaan yang bermanfaat", jangan mencoba berunding dengannya, pasti kita akan kalah.

Terpujilah Allah sekarang dan selaema-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 3 Juli 2022

Tuhan Yesus
Hidup tenang dan damai hanya bisa diperoleh jika kami setia dalam kehendak-Mu
Dan kami sadar itu tidak mudah, membutuhkan perjuangan
Terimakasih Engkau memberikan kuasa kepada kami untuk mengalahkan segala yang mengancam hidup batin kami
Kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami
Supaya dalam segala keadaaan, ucapan dan perbuatan kami tetap dalam kuasa-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 9:14-17;

Mat 9:14
Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: "Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?"
Mat 9:15
Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.
Mat 9:16
Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya.
Mat 9:17
Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya."
--------

Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?

Saudaraku,
doa, puasa dan semua kegiatan rohani untuk "membangun kesadaran" supaya hati dan pikiran tetap berada dalam kehendak Allah.
Doa, puasa dan semua usaha-usaha rohani bukan seperti JIMAT.
Saudara membangun persahabatan dengan teman-teman dengan ucapan yang baik dan dengan perbuatan yang baik pula.
Ada pula yang aktif berkomunikasi menggunakan berbagai media.
Tuhan Yesus bukan hanya sekedar sahabat, Ia adalah Allah yang berkuasa hidup kita dan atas dunia.
Permenungannya: apakah kita selalu berusaha untuk terhubung dengan-Nya?

Saudaraku,
marilah kita lebih giat lagi dalam mengusahakan "persekutuan" dengan Tuhan Yesus.
Sekali lagi bukan untuk dilihat orang, bukan untuk terkenal di lingkungan, bukan untuk terkenal di gereja, bukan untuk "mencari penghiburan."
Hendaknya setiap kegiatan rohani yang kita usahakan, sematan-mata oleh karena kerinduan kita akan Allah dan supaya hidup kita tidak menyimpang.
Dan mari kita ingat, semua usaha yang nampaknya baik, perbuatan yang nampak baik bahkan segala usaha untuk kekudusan, sia-sia jika tidak bersumber dari "hati yang dalam kuasa Allah".
Tetaplah hidup dalam kuasa Allah, jangan berada dalam kuasa daging.
Jangan seperti orang Farisi yang melakukan perintah agama, oleh karena kuasa daging, supaya nampak suci dan dihormati orang lain.

Terpujilah Allah sekarang dan selaema-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 2 Juli 2022

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau menjaga kami dengan penuh kasih sehingga kami tetap berada dalam kehendak-Mu
Terimakasih Engkau senantiasa memberikan kekuatan untuk menolak keduniawian
Kami sadar hiruk pikuk dunia ini selalu nampak lebih menarik
Maka kami mohon jauhkanlah kami dari cinta akan dunia ini
Kami mohon tiggalah dalam hidup kami dan kuasilah kehendak kami dengan kuasa Roh-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa