"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 13:10-17;

Mat 13:10
Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya: "Mengapa Engkau berkata-kata kepada mereka dalam perumpamaan?"
Mat 13:11
Jawab Yesus: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak.
Mat 13:12
Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.
Mat 13:13
Itulah sebabnya Aku berkata-kata dalam perumpamaan kepada mereka; karena sekalipun melihat, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mendengar dan tidak mengerti.
Mat 13:14
Maka pada mereka genaplah nubuat Yesaya, yang berbunyi: Kamu akan mendengar dan mendengar, namun tidak mengerti, kamu akan melihat dan melihat, namun tidak menanggap.
Mat 13:15
Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka.
Mat 13:16
Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.
Mat 13:17
Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya.
---------

Berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar

Saudaraku,
ya mari kita berbahagia karena mata kita melihat dan telinga kita mendengar, sebab banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kita lihat, tetapi mereka tidak melihatnya.
Tetapi... Tuhan Yesus memerintahkan kita, supaya hidup kita bisa membuat setiap orang melihat dan mendengar Allah yang hidup.
Tidak memerlukan keahlian khusus atau harus sekolah teologi, setiap saat bangkitkan kesadaran bahwa hidup kita adalah perwujudan belas kasih dan pemeliharaan Allah.
Dan dalam segala keadaan dan dimanapun kita berada, hadirkanlah Tuhan Yesus.
Dengan demikian, mata kita tetap akan tertuju kepada-Nya dan telinga kita mendengar suara-Nya.
Lalu dalam segala hal, karya-karya Allah yang terwujud dalam hidup kita.

Saudaraku,
Roh Kudus memberikan penglihatan yang sangat jelas.
Roh Kudus mengatakan dengan sangat jelas.
Roh Kudus mendorong kita menjadi bijaksana dan maju dalam kerohanian.
Roh Kudus mengajar kita untuk mencari hal-hal yang kekal.
Roh Kudus menyadarkan kita untuk mengasihi Allah melebihi dari segala sesuatu.
Roh Kudus mengajarkan kepada kita perkara-perkara Ilahi.
Dengan demikian kita mengetahui bahwa banyak hal di dunia ini yang harus kita biarkan berlalu.
Ada saatnya kita buta dan ada saatnya kita tuli, jangan mencoba berdebat atau kompromi.
Supaya kita tidak terjebak dalam kesia-siaan duniawi.

Terpujilah Allah sekarang dan selaema-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 21 Juli 2022

Tuhan Yesus
Kami mohon lihatlah keadaan kami
Ampunilah kesalahan-kesalahan kami
Sungguh kami hanya ingin mendengarkan suara-Mu
Sungguh kami ingin taat dengan penglihatan kami akan Engkau
Berilah kami kekuatan untuk menjaga diri dengan hati-hati dalam segala hal
Supaya mata kami tidak tersesat dan telinga kami tidak dikuasai oleh kebisingan duniawi

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 13:1-9;

Mat 13:1
Pada hari itu keluarlah Yesus dari rumah itu dan duduk di tepi danau.
Mat 13:2
Maka datanglah orang banyak berbondong-bondong lalu mengerumuni Dia, sehingga Ia naik ke perahu dan duduk di situ, sedangkan orang banyak semuanya berdiri di pantai.
Mat 13:3
Dan Ia mengucapkan banyak hal dalam perumpamaan kepada mereka. Kata-Nya: "Adalah seorang penabur keluar untuk menabur.
Mat 13:4
Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis.
Mat 13:5
Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itupun segera tumbuh, karena tanahnya tipis.
Mat 13:6
Tetapi sesudah matahari terbit, layulah ia dan menjadi kering karena tidak berakar.
Mat 13:7
Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati.
Mat 13:8
Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.
Mat 13:9
Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!"
--------

Sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat

Saudaraku,
perumpamaan tentang seorang penabur yang menaburkan benih ini sangat menarik.
Sangat menarik sebab "tanah" yang dimaksud oleh Tuhan Yesus adalah "manusia".
Saya sangat percaya setiap manusia "melihat perbuatan tangan Allah" dan saya percaya juga manusia ingin hidup seperti penglihatannya akan Allah.
Tetapi tidak semua manusia "taat kepada penglihatan itu".
Benih yang jatuh di tanah yang baik adalah "manusia yang hidup dengan penglihatannya akan Allah".

Saudaraku,
Keduniawian dan cinta diri merusak hati dan pikiran manusia sehingga "benih-benih kehendak Allah" tidak bisa tumbuh.
Jangan pernah membuka kesempatan untuk berunding dengan cinta diri, pasti kita akan kalah.
Jika perlu, daging ini berilah sedikit kurang dengan apa yang dibutuhkannya.
Sebab seringkali manusia mengusahakan hal-hal di dunia yang tidak berfaedah dan tidak berguna.
Bahkan banyak sekali yang "menghambat pertumbuhan kehidupan rohani".
Hiburan lahiriah pasti akan mengambil tempat Firman Tuhan.
Mengapa orang-orang kudus dapat mencapai kesempurnaan yang begitu tinggi?
Karena mereka telah berusaha sekuat tenaga untuk mengendalikan keinginan duniawi dalam dirinya.
Maka mari puaskan diri dengan "hiburan batiniah", dengan selalu berjaga dan berdoa.
Supaya kehidupan rohani kita berakar, bertumbuh dan berbuah.

Terpujilah Allah sekarang dan selaema-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 20 Juli 2022

Tuhan Yesus
Sesungguhnya hati ini terasa tenteram asal mata dan telinga kami selalu mengarah kepada-Mu
Kami sangat sadar bahwa keduniawian itu menjauhkan kami dengan Engkau
Namun daging ini selalu menuntut untuk dilayani
Maka kami mohon pertolongan-Mu
Kuasailah hati dan pikiran kami dengan Roh-Mu
Dan berilah kami kekuatan untuk mengalahkan kehendak daging

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 12:46-50;

Mat 12:46
Ketika Yesus masih berbicara dengan orang banyak itu, ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya berdiri di luar dan berusaha menemui Dia.
Mat 12:47
Maka seorang berkata kepada-Nya: "Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau."
Mat 12:48
Tetapi jawab Yesus kepada orang yang menyampaikan berita itu kepada-Nya: "Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?"
Mat 12:49
Lalu kata-Nya, sambil menunjuk ke arah murid-murid-Nya: "Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku!
Mat 12:50
Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."
---------

Siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku

Saudaraku,
saat berdoa Bapa Kami:
Bapa kami yang ada di sorga
Dimuliakanlah nama-Mu
Jadilah kehendak-Mu, cobalah berhenti sejenak, lalu bertanyalah kepada diri kita sendiri:
Dalam kehidupan kita sampai hari ini lebih banyak kehendak Bapa yang terjadi atau kehendak kita?

Saudaraku,
menerima kehendak Allah dan melakukannya, sungguh tidak mudah.
Padahal kita semua mengetahui dan percaya bahwa menyerahkan diri sepenuhnya kepada kehendak Allah adalah "jalan" kita menuju hidup.
Setiap kali kita menuruti keinginan diri, hati kita TIDAK TENTERAM, walupun keinginan itu terwujud.
Dan kita sangat sadar bahwa mementingkan hal-hal lahiriah hanyalah kepuasan atau kenikmatan sesaat.
Kita pun mengetahui bahwa orang-orang kudus dapat mencapai kesempurnaan karena mereka berusaha dengan sekuat tenaga untuk mengendalikan nafsu duniawi.

Saudaraku,
kita telah dipilih Allah untuk melakukan kehendak-Nya.
Dan kitapun percaya bahwa Allah pasti membantu setiap orang yang sedang berjuang mengalahkan keduniawian.
Menentang kehendak sendiri memang sangat berat.
Tetapi mari kita sadari, jika kita tidak mau mengalahkan diri kita sendiri dalam perkara-perkara kecil, bagaimana kita sanggup menundukkan diri dalam perkara-perkara yang besar?
Mari "ber-akarlah" dalam kehendak Allah.
Sadari bahwa setiap kehendak baik, kehendak Allah, pasti terasa menyiksa karena kehendak daging selalu "mencoba berkuasa".
Namun sadari pula bahwa ketenangan hati dan ketentraman yang sesungguhnya hanya diperoleh jika kita melakukan kehendak Allah.

Terpujilah Allah sekarang dan selaema-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 19 Juli 2022

Tuhan Yesus
Godaan-godaan keinginan diri selalu ada setiap detik
Satu godaan berlalu, timbul godaan yang lainnya
Kami mohon berilah kami kesabaran dan kerendahan hati
Sehingga kami mampu menguasai setiap kehendak diri

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 12:38-42;

Mat 12:38
Pada waktu itu berkatalah beberapa ahli Taurat dan orang Farisi kepada Yesus: "Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu."
Mat 12:39
Tetapi jawab-Nya kepada mereka: "Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.
Mat 12:40
Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.
Mat 12:41
Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan menghukumnya juga. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat setelah mendengar pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!
Mat 12:42
Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama angkatan ini dan ia akan menghukumnya juga. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengar hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!"
---------

Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus

Saudaraku.
kotbah Yunus menubuatkan pertobatan dan penghakiman, siapa yang tidak bertobat akan dihukum.
Sedangkan "tanda-tanda" dan kotbah Tuhan Yesus mengabarkan pertobatan dan membawa pengampunan dan belas kasih.
Allah telah mengutus banyak nabi, tetapi manusia tetap saja menjadi hamba dosa.
Allah mengetahui bahwa manusia terjerat oleh nafsu kedagingannya.
Dan ternyata segala tanda-tanda Allah dan semua aturan dan hukum melalui para nabi, tidak mampu mengubah manusia untuk hidup kudus.

Saudaraku,
berbahagialah kita karena kita melihat keselamatan dalam Tuhan Yesus.
Tuhan Yesus bukan Nabi Isa, Ia adalah Allah yang datang sebagai manusia.
Ia memberikan Roh-Nya kepada setiap orang yang percaya kepada-Nya.
Jadi hidup dalam Tuhan Yesus bukan lagi tentang aturan-aturan.
Karena Roh Kudus yang menjadi mata dan telinga kita, tidak lagi tertarik dengan kedagingan.
Gerak hidup kita dikendalikan oleh Roh Kudus, bukan perintah hamba daging.
Maka permenungannya:
Jika umat kristiani masih hidup dalam jerat keinginan daging, sesungguhnya ia menolak Allah.

Saudaraku,
Allah kita adalah Allah penuh belas kasih, Allah yang tidak menghukum.
Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.(Yak 1:14)
Jangan ikut dunia, yang taat aturan atau hukum Allah hanya untuk dilihat orang, tetapi hatinya jauh dari Allah.
Mari tetap hidup didalam Roh.
Karena Roh bukan hanya menunjukkan tanda, Ia juga memimpin dan memberikan kekuatan dalam setiap langkah kita.

Terpujilah Allah sekarang dan selaema-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 18 Juli 2022

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau buat mata kami melihat dan telinga kami mendengar
Terimakasih Engkau nyatakan kuasa-Mu kepada kami setiap hari
Supaya kami tidak mudah disesatkan
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan setiap hari
Supaya dalam segala keadaan, Kau dapati kami tetap setia

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

 

Injil Lukas 10:38-42;

Luk 10:38
Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.
Luk 10:39
Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,
Luk 10:40
sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku."
Luk 10:41
Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,
Luk 10:42
tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."
---------

Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara

Saudaraku,
kita "jarang" bisa menemukan Tuhan, saat kita sibuk dengan kebisingan duniawi.
Ada pengajaran menarik dalam kitab 1 Raja-raja:
Dan sesudah gempa itu datanglah api. Tetapi tidak ada TUHAN dalam api itu. Dan sesudah api itu datanglah bunyi angin sepoi-sepoi basa.
Segera sesudah Elia mendengarnya, ia menyelubungi mukanya dengan jubahnya, lalu pergi ke luar dan berdiri di pintu gua itu.
Maka datanglah suara kepadanya yang berbunyi: "Apakah kerjamu di sini, hai Elia?"

Saudaraku,
ibadat itu baik, doa itu baik dan aktif dalam pelayanan itu baik.
Ada banyak orang yang merasa terbakar oleh Api Roh Kudus.
Lalu berbicara dengan sangat lantang tentang Allah, tentang mujizat dan kesembuhan.
Tetapi semua kalimat-kalimatnya secara terselubung "mengagungkan dirinya sendiri".
Jika hati dan pikiran "tidak bisa hening", tidak akan pernah melihat Allah.
Keheningan adalah penjaga gerbang kehidupan batin.
Selama daging ini masih ada, segala sesuatu bisa mencemaskan hati.
Bahkan perbuatan baik pun bisa mencemaskan hati.
Misalnya aktif pelayanan di gereja, tetapi lalu merasa tidak dianggap atau tidak dihargai.
Bukankah pelayanan itu perbuatan baik?
Kita tidak akan pernah menemukan Allah "dalam kebisingan daging".
Menyusahkan diri dengan banyak perkara yang menipu.
Jangan sampai Tuhan berkata kepada kita: "Apakah kerjamu di sini?"
Heningkanlah diri, Allah hidup dalam diri kita, dengarkanlah Dia.

Terpujilah Allah sekarang dan selaema-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 17 Juli 2022

Tuhan Yesus
Kami mohon doronglah kami
Supaya kami hanya memelihara pikiran-pikiran yang mulia dan keinginan-keinginan yang suci
Sehingga kami tidak mudah tergoda dengan hiruk pikuk duniawi

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa