Yohanes K. Sugiyarta
Injil Matius 16:14-23;
Mat 16:14
Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi."
Mat 16:15
Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"
Mat 16:16
Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"
Mat 16:17
Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.
Mat 16:18
Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Mat 16:19
Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."
Mat 16:20
Lalu Yesus melarang murid-murid-Nya supaya jangan memberitahukan kepada siapapun bahwa Ia Mesias.
Mat 16:21
Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.
Mat 16:22
Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau."
Mat 16:23
Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."
---------
Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!
Saudaraku,
pertanyaan ini pun untuk kita: _Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?_
Jawaban kita sangat penting, sebab jawaban itu mempengaruhi cara hidup kita.
Petrus mengenali Yesus sebagai "Mesias", Anak Allah yang hidup.
Petrus melihat Yesus bukan hanya manusia tetapi juga ilahi.
Saudaraku,
jika kita sungguh-sungguh mengenal Yesus adalah Anak Allah yang hidup, kekristenan itu bukan tentang agama.
Agama itu tentang berbagai macam aturan-aturan ibadat, doa-doa dan tentang perbuatan-perbuatan.
Agama itu tidak serta merta mampu membuat manusia "mengenal Allah".
Jadi seorang kristiani harus bisa melihat Anak Allah yang hidup, supaya ia hidup sebagai anak Allah.
Sebagai anak Allah mampu melihat dari "dimensi Allah".
Jadi jika seorang kristiani menyikapi segala sesuatu masih dengan MATA MANUSIA, sesungguhnya ia masih terpenjara oleh KEDAGINGAN.
Mari kita gunakan "sarana-sarana keagamaan" yaitu doa-doa, ibadat, dan lainnya, supaya kita tetap hidup dalam kehadiran-Nya.
Orang yang beragama hanya melihat permukaan yang datar, orang yang hidup dalam kehadiran-Nya melihat dari dimensi Allah.
Ia melihat perbuatan-perbuatan tangan Allah, Allah yang penuh belas kasih.
Hal-hal yang mulia yang ada dalam pikirannya dan keinginan-keinginan yang suci yang ada dalam hatinya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 4 Agustus 2022
Tuhan Yesus
Seringkali kami sibuk dengan pikiran kami sendiri
Seringkali kami khawatir oleh perasaan kami sendiri
Lalu timbulah segala kehendak yang jahat
Padahal kuasa-Mu Kau nyatakan kepada kami setiap hari
Ampunilah kami ya Tuhan ampunilah kami
Kami ingin selalu hidup dalam kehadiran-Mu
Supaya kami hanya melakukan kehendak-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 15:21-28;
Mat 15:21
Lalu Yesus pergi dari situ dan menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon.
Mat 15:22
Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: "Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita."
Mat 15:23
Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: "Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak."
Mat 15:24
Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."
Mat 15:25
Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku."
Mat 15:26
Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
Mat 15:27
Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya."
Mat 15:28
Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh.
---------
Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki
Saudaraku,
ketekunan biasanya tumbuh dari sebuah keyakinan yang kuat bahwa harapan atau cita-citanya akan terwujud.
Bagi yang masih suka mengeluh, cobalah hening sesaat apakah usaha-usaha untuk mewujudkan harapan itu sama dengan yang engkau pergunakan untuk melayani kesombongan dan kenikmatan hawa nafsu?
Saudaraku,
optimisme seharusnya adalah konsekuensi dari iman.
Patah semangat adalah musuh dari ketekunan, jika kita TIDAK melawannya sesaat lagi hati akan mulai goyah.
Maka jauhkanlah perkataan: "tidak mungkin" dari pikiran, kerjakan yang mungkin kita kerjakan, percayalah Allah akan mengerjakan bagian yang tidak mungkin.
Kita adalah manusia, berpikir sebagai manusia, menilai berbagai macam persoalan dengan cara manusia.
Allah mampu melihat dari segala sudut dan dimensi.
Maka mari kita dengan sungguh-sungguh menjaga hidup kita ini supaya tidak terpisah dari Allah Bapa kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 3 Agustus 2022
Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau sabar terhadap kami
Sungguh kami serahkan hidup kami kepada-Mu
Perlakukanlah kami menurut kemauan-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 14:22-36;
Mat 14:22
Sesudah itu Yesus segera memerintahkan murid-murid-Nya naik ke perahu dan mendahului-Nya ke seberang, sementara itu Ia menyuruh orang banyak pulang.
Mat 14:23
Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. Ketika hari sudah malam, Ia sendirian di situ.
Mat 14:24
Perahu murid-murid-Nya sudah beberapa mil jauhnya dari pantai dan diombang-ambingkan gelombang, karena angin sakal.
Mat 14:25
Kira-kira jam tiga malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan di atas air.
Mat 14:26
Ketika murid-murid-Nya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: "Itu hantu!", lalu berteriak-teriak karena takut.
Mat 14:27
Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!"
Mat 14:28
Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air."
Mat 14:29
Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus.
Mat 14:30
Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!"
Mat 14:31
Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"
Mat 14:32
Lalu mereka naik ke perahu dan anginpun redalah.
Mat 14:33
Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: "Sesungguhnya Engkau Anak Allah."
Mat 14:34
Setibanya di seberang mereka mendarat di Genesaret.
Mat 14:35
Ketika Yesus dikenal oleh orang-orang di tempat itu, mereka memberitahukannya ke seluruh daerah itu. Maka semua orang yang sakit dibawa kepada-Nya.
Mat 14:36
Mereka memohon supaya diperkenankan menjamah jumbai jubah-Nya. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.
---------
Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus
Saudaraku,
Tuhan Yesus bukan hanya bisa berjalan diatas air, tetapi juga punya kuasa untuk membuat Petrus berjalan di atas air.
Tetapi saat Petrus merasakan tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam.
Saudaraku,
saat mata kita tetap mengarah kepada Tuhan Yesus, keajaiban pasti terjadi.
Apa yang kita lihat di dalam diri Tuhan Yesus?
Keajaiban itu pasti, sudah banyak kesaksian-kesaksian, mujizat didalam Injil masih terjadi sampai hari ini.
Saya mengingatkan jangan sampai terlewatkan dari penglihatan kita yaitu: Belas kasih dan Pengampunan dosa.
Tanpa belas kasih, tidak ada mujizat dan tanpa pengampunan dosa, tidak akan terjadi mujizat.
Ingat beberapa kali Tuhan Yesus menyembuhkan orang sakit dengan berkata: dosamu telah diampuni.
Dan banyak mujizat terjadi oleh karena belas kasih.
Maka saya sangat heran jika ada orang kristiani yang PELIT.
Saya juga heran saat melihat orang kristiani membenci orang lain bahkan ada yang dendam.
Saudaraku,
jangan main-main dengan iman kita, jika "kita ragu berjalan di atas iman", kita bisa tenggelam oleh karena tiupan angin keduniawian.
Iman bukanlah suatu kebajikan yang hanya untuk dikotbahkan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 2 Agustus 2022
Tuhan Yesus
Melalui Injil-Mu dan melalui karya-karya-Mu sampai hari ini
Mata kami melihat peristiwa-peristiwa ajaib yang terjadi oleh karena iman
Semuanya itu Engkau nyatakan kepada kmai supaya kami tidak kehilangan iman dan pengharapan
Kami mohon kobarkanlah api iman kami, supaya kami tidak tenggelam dalam keduniawian
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 14:13-21;
Mat 14:13
Setelah Yesus mendengar berita itu menyingkirlah Ia dari situ, dan hendak mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mendengarnya dan mengikuti Dia dengan mengambil jalan darat dari kota-kota mereka.
Mat 14:14
Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit.
Mat 14:15
Menjelang malam, murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan berkata: "Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa."
Mat 14:16
Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan."
Mat 14:17
Jawab mereka: "Yang ada pada kami di sini hanya lima roti dan dua ikan."
Mat 14:18
Yesus berkata: "Bawalah ke mari kepada-Ku."
Mat 14:19
Lalu disuruh-Nya orang banyak itu duduk di rumput. Dan setelah diambil-Nya lima roti dan dua ikan itu, Yesus menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak.
Mat 14:20
Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, dua belas bakul penuh.
Mat 14:21
Yang ikut makan kira-kira lima ribu laki-laki, tidak termasuk perempuan dan anak-anak.
---------
Yang ada pada kami di sini hanya lima roti dan dua ikan
Saudaraku,
mujizat lima roti dan dua ikan mengingatkan kita akan makna ekaristi.
Bukan hanya tetang mujizat tetapi Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita tentang "kepedulian": kamu harus memberi mereka makan.
Walaupun kita lapar, walaupun kita kekurangan kita harus tetap pedulu kepada orang lain.
Seandainya kita hanya punya 1 roti, saat kita mau berbagi setengahnya kepada orang yang kelaparan, bukan hanya perut yang makan tetapi JIWA kita ikut kenyang.
Saudaraku,
umumnya orang-orang tidak begitu bermurah hati dengan uang mereka.
Namun ketika ada yang menggalang donasi atau sumbangan yang disertai hiburan atau undian berhadiah, lalu bersedia mengulurkan tangan.
Apalagi jika daftar para penyumbang akan diumumkan.
Semoga kita umat kristiani tidak demikian sebab Tuhan Yesus dengan sangat jelas mengajarkan: jangan sampai tangan kirimu mengetahui apa yang dilakukan tangan kananmu.
Saudaraku,
apa yang kita miliki bukan hasil usaha kita sendiri, tanpa Tuhan kita tidak bisa apa-apa.
Layani Tuhan Allah kita, setialah kepada-Nya janganlah khawatir terhadap apapun.
Kerjakan bagian kita, maka Tuhan Yesus akan melakukan bagian-Nya.
Jadikan hidup kita saluran belas kasih dan kebaikan Allah, maka kita tidak akan pernah kekurangan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 1 Agustus 2022
Tuhan Yesus
Terimakasih untuk pemeliharaan-Mu sampai hari ini
Kami percaya belas kasih-Mu melimpah dalam hidup kami saat kami taat dan setia kepada-Mu
Ampunilah kekurangan dan kesalahan kami
Dan kami mohon ajarilah kami memberi
Sebab siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 12:13-21;
Luk 12:13
Seorang dari orang banyak itu berkata kepada Yesus: "Guru, katakanlah kepada saudaraku supaya ia berbagi warisan dengan aku."
Luk 12:14
Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Saudara, siapakah yang telah mengangkat Aku menjadi hakim atau pengantara atas kamu?"
Luk 12:15
Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu."
Luk 12:16
Kemudian Ia mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya: "Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya.
Luk 12:17
Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku.
Luk 12:18
Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku.
Luk 12:19
Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!
Luk 12:20
Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?
Luk 12:21
Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah."
---------
Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?
Saudaraku,
melalui Injil Lukas pagi ini Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita tentang 2 bahaya: keserakahan dan kekhawatiran.
Kehidupan di zaman ini membawa kita bahwa seolah-olah hidup diukur dari seberapa banyak yang kita miliki.
Terkadang motivasi seseorang menimbun harta bukan karena keserakahan, tetapi kekhawatiran.
Menabung untuk masa depan tidak salah dan itu baik, tetapi jika alasannya adalah kekhawatiran, kita tidak pernah bisa "merasakan hidup."
Saudaraku,
memang kita harus merencanakan masa depan, misalnya untuk kebutuhan biaya sekolah anak, untuk biaya hidup di masa tua.
Tetapi jika didorong oleh kekhawatiran maka akan berusaha menimbun harta yang berlebihan dan sangat sulit untuk bisa peduli kepada orang lain.
Tuhan Yesus mengajarkan: janganlah kamu khawatir tentang hidupmu, tentang apa yang kamu makan dan yang kamu pakai.
Memang tidak mudah, sebab manusia tidak pernah puas dengan apapun yang telah dicapainya.
Oleh karena itu mari kita selalu meneliti setiap keinginan hati dan mengendalikannya.
Supaya kita tidak "kehilangan kedamaian hati" dalam menjalankan kesibukan-kesibukan dunia ini.
Belajar menerima dan mensyukuri apa yang ada, bergembira dengan sesuatu yang sederhana dan tidak berkeluh kesah dalam menghadapi kesulitan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 31 Juli 2022
Tuhan Yesus
Ampunilah kami jika Kau dapati kami kurang percaya
Ampunilah kekhawatiran kami
Ampunilah keserakahan kami
Dan ajarilah kami untuk selalu mengucap syukur
Supaya kami tidak mengagungkan barang-barang duniawi
Dan supaya kami tidak terjebak dalam kesenangan dan kenikmatan daging
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
