"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 12:14-21;

Mat 12:14
Lalu keluarlah orang-orang Farisi itu dan bersekongkol untuk membunuh Dia.
Mat 12:15
Tetapi Yesus mengetahui maksud mereka lalu menyingkir dari sana. (12-15b) Banyak orang mengikuti Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya.
Mat 12:16
Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia,
Mat 12:17
supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:
Mat 12:18
"Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa.
Mat 12:19
Ia tidak akan berbantah dan tidak akan berteriak dan orang tidak akan mendengar suara-Nya di jalan-jalan.
Mat 12:20
Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang.
Mat 12:21
Dan pada-Nyalah bangsa-bangsa akan berharap."
---------

Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya

Saudaraku,
banyak nabi yang telah dikirim oleh Allah, supaya manusia tidak binasa dalam kedagingan.
Ternyata manusia tetap tidak berubah, walaupun Allah memerikan perintah dan hukum.
Walau para nabi menunjukkan dengan segala keajaiban dan berbagai mujizat yang dahsyat.
Tuhan Yesus, Anak Allah yang hidup, datang ke dunia TIDAK membawa aturan-aturan dan "penghukuman", namun membawa "pengampunan".

Saudaraku,
adakah seorang manusia yang sungguh-sungguh hidup suci tanpa kesalahan? TIDAK ADA.
Aturan-aturan agama tidak ada yang mampu membawa manusia kedalam kekudusan.
Dan Tuhan Yesus pun datang ke dunia TIDAK MEMAKSA dengan aturan dan TIDAK MENGHAKIMI manusia.
Ia datang menawarkan pengampunan dan hidup baru dalam Roh Kudus.
Setiap orang yang datang kepada-Nya akan diampuni dosa-dosanya.
Dan Ia memberikan Roh Kudus yang akan menerangi langkah kaki setiap orang yang percaya kepada-Nya, supaya tidak lagi kembali teresat dalam kedagingan.
Tuhan Yesus mengubah penghakiman menjadi "kemenangan".
Maka jangan hiraukan lagi "jeritan kematian daging".
Percayalah rahmat Allah cukup, setialah maka kita akan menang.

Terpujilah Allah sekarang dan selaema-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 16 Juli 2022

Tuhan Yesus
Kami sangat sadar bahwa daging ini lemah
Dan seringkali kami tidak mampu menanggungnya
Setiap hari kami membutuhkan Engkau
Untuk menyingkirkan godaan-godaan yang menyelimuti diri kami dan semua penghalang yang menutupi mata batin kami

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 12:1-8;

Mat 12:1
Pada waktu itu, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum. Karena lapar, murid-murid-Nya memetik bulir gandum dan memakannya.
Mat 12:2
Melihat itu, berkatalah orang-orang Farisi kepada-Nya: "Lihatlah, murid-murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat."
Mat 12:3
Tetapi jawab Yesus kepada mereka: "Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya lapar,
Mat 12:4
bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah dan bagaimana mereka makan roti sajian yang tidak boleh dimakan, baik olehnya maupun oleh mereka yang mengikutinya, kecuali oleh imam-imam?
Mat 12:5
Atau tidakkah kamu baca dalam kitab Taurat, bahwa pada hari-hari Sabat, imam-imam melanggar hukum Sabat di dalam Bait Allah, namun tidak bersalah?
Mat 12:6
Aku berkata kepadamu: Di sini ada yang melebihi Bait Allah.
Mat 12:7
Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah.
Mat 12:8
Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat."
--------

Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan

Saudaraku,
melalui Injil kita mengetahui bahwa orang-orang Farisi berusaha sangat keras "untuk taat aturan", supaya hidupya terlihat suci.
Sampai hari ini pun masih ada banyak orang yang berusaha untuk mentaati aturan-aturan agama dan atribut tertentu dengan tujuan untuk memberi tahu orang lain, ini loh saya!
Dan ada pula yang memang merasa sangat nyaman dan senang dengan cara seperti itu.

Saudaraku,
Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita bahwa aturan-aturan itu memang penting tetapi yang lebih utama adalah "kasih".
Maka menurut saya, lebih penting mencatat "apa saja yang membuat diri kita marah" daripada "mencatat aturan-aturan agama".
Coba arahkan pandangan kita ke dunia, berapa banyak "orang beragama" yang marah?
Kenyataannya kemarahan orang beragama lebih bahaya dibandingkan kemarahan orang yang tidak beragama.
Mereka melakukan kejahatan atas nama agama, atas nama kesucian.
Maka mari kita selalu menyadari bahwa:
Melakukan perintah agama bukan supaya untuk dilihat orang dan "kesucian bukan untuk digembor-gemborkan."
Allah adalah kasih maka setiap orang yang menyembah Allah pasti penuh dengan belas kasih.
Bukan sebaliknya, berbuat kasih atau berbuat baik supaya nampak beragama.

Terpujilah Allah sekarang dan selaema-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 15 Juli 2022

Tuhan Yesus
Terimakasih Roh-Mu selalu mendorong kami untuk menghadirkan belas kasih-Mu
Terimakasih Engkau nyatakan kuasa-Mu
Dan terimakasih untuk pemeliharaan-Mu
Kami mohon kuasailah kehendak kami
Supaya dalam segala keadaan, Kau dapati kami setia

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 11:28-30;

Mat 11:28
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Mat 11:29
Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Mat 11:30
Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."
---------

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu

Saudaraku,
beberapa orang nampaknya ada yang suka "mengabaikan beban" dengan kalimat yang manis "kalau Tuhan mengijinkan."
Saya tidak begitu suka mendengar kalimat "kalau Tuhan mengijinkan".
Jika ya katakan ya dan jika tidak katakan tidak.
Jangan bermain-main dengan Tuhan.
Saya percaya Tuhan menyertai dalam setiap kehendak baik, seberat apapun jalan yang harus kita lewati, Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku.
Jadi jangan pernah bersembunyi dibalik tembok: kalau Tuhan mengijinkan.
Jangan bersembunyi dibalik Tuhan sebagai alasan untuk tidak berani komitmen, tidak berusaha, tidak kerja keras dan tidak bertanggung jawab.

Saudaraku,
jika kita sungguh-sungguh menyerahkan diri kepada Allah, maka tidak ada kesulitan yang mampu menggoyahkan semangat kita.
Kita menyadari bahwa diri kita itu lemah, memang YA, supaya kita tidak sombong.
Tetapi dalam "kesadaran itu" sebaiknya kita juga membangun kesadaran bahwa Tuhan Yesus bersama kita.
Supaya kita tidak mudah khawatir akan kesulitan-kesulitan yang belum tentu terjadi.
Mari kita pupuk kepercayaan kita pada Tuhan Yesus.
Kerjakan dengan sungguh-sungguh dan maksimal yang menjadi bagian kita.
Percayalah Tuhan Yesus pasti mengerjakan bagian-Nya.

Terpujilah Allah sekarang dan selaema-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 14 Juli 2022

Tuhan Yesus
Mata kami melihat gerak Tangan-Mu
Dan telinga kami mendengar pengajaran-Mu
Ampunilah kami jika Kau dapati kami kurang percaya
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk tetap berjalan bersama-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 11:25-27;

Mat 11:25
Pada waktu itu berkatalah Yesus: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.
Mat 11:26
Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
Mat 11:27
Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya.
---------

Tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya

Saudaraku,
ini adalah ayat favorit saya:
Tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya.
Saya "melihat Anak" atau kalimat yang tepat: Tuhan Yesus membuka mata saya, membuka mata hati saya, saat masih kelas 4 SD.
Saya tidak akan pernah lupa saat-saat itu, mata saya dengan sangat jelas melihat "perbedaan yang sangat nyata" antara pengikut Tuhan Yesus dan yang bukan.
Saat itu saya memberanikan diri minta ijin kepada orangtua saya untuk ikut pelajaran agama katolik.
Saya memang sekolah di sekolah katolik, tetapi saya melihat Tuhan Yesus bukan di sekolah.
Saya "melihat Tuhan Yesus HIDUP" dalam "hidup" umat katolik di sekitar rumah saya.
Apakah setelah saya dibaptis, Tuhan Yesus berhenti menyatakan pekerjaan-Nya kepada saya?
Jawabannya: TIDAK.
Hidup saya sampai hari ini dituntun oleh pekerjaan-pekerjaan-Nya.

Saudaraku,
kembali saya ingatkan bahwa kita telah dipilih dan kita mampu melihat setiap kejadian DARI DIMENSI ALLAH.
Semuanya dinyatakan kepada kita supaya kita terhindar dari jerat hawa nafsu dunia.
Cara melihat diri kita sudah melihat dari dimensi Allah atau belum sangat sederhana.
Jika Saudara memandang orang lain atau menyikapi segala sesuatu, cenderung nampak hal-hal buruk, Saudara belum melihat Allah.
Hati-hati terhadap orang lain, bukan lalu selalu berprasangka buruk.
Kita percaya Roh Kebijaksanaan ada dalam diri kita, ijinkan Roh itu yang berkuasa atas hati dan pikiran kita.
Jangan takut dengan daging kita yang selalu menjadi provokator.
Lihatlah pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan dalam hidup kita setiap hari, berbuatlah demikian.

Terpujilah Allah sekarang dan selaema-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 13 Juli 2022

Allah Bapa kami
Sungguh kami berbahagia dan mengucap syukur
Dengan berbagai cara Engkau nyatakan perbuatan tangan-Mu dalam hidup kami setiap hari
Sehingga kami tidak mudah tergoda oleh segala bentuk godaan duniawi
Ya Bapa
Kami serahkan semua rencana kami kepada-Mu
Kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami dengan Roh-Mu
Supaya kami hanya melakukan kehendak-Mu
Sehingga dimanapun kami Engka tempatkan, hidup kami menjadi kabar baik

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami,
yang bersama dengan Dikau,
dalam persatuan Roh Kudus
hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

 

Injil Matius 11:20-24;

Mat 11:20
Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mujizat-mujizat-Nya:
Mat 11:21
"Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung.
Mat 11:22
Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu.
Mat 11:23
Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Karena jika di Sodom terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, kota itu tentu masih berdiri sampai hari ini.
Mat 11:24
Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan negeri Sodom akan lebih ringan dari pada tanggunganmu."
---------

Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mujizat-mujizat-Nya

Saudaraku,
jangan meniru perilaku dan kebiasaan dunia ini.
Jangan menipu diri sendiri, jika kita hidup dalam Roh Kudus, mana kehendak Allah dan kehendak manusia nampak sangat-sangat jelas.
Injinkan Allah mengubah kita menjadi pribadi-pribadi yang berkenan kepada-Nya.

Saudaraku,
pertobatan memang diawali dari pikiran lalu terwujud dalam setiap sikap dan perbuatan.
Ingatlah selalu bahwa kita dipilih Allah untuk mewartakan pertobatan dan pengampunan.
Pandanglah dunia ini, masih banyak orang disekitar kita yang katanya percaya kepada Allah tetapi menghakimi sesamanya.
Sikap dan hidup kita sehari-hari harus bisa menghadirkan Allah yang penuh belas kasih dan pengampunan.
Dan dalam segala hal harus "membawa pesan pertobatan".
Sabar terhadap kekurangan orang lain, tidak memusuhi, tidak menyalahkan dan tidak menghakimi.
Jauhkanlah pikiran buruk dan menuduh karena berpikiran buruk dan menuduh sama saja menghakimi.
Saat kita berpikir buruk, sesungguhnya kejahatan itu sedang menguasai dan menjerat kita.
Sehingga tidak ada tempat lagi untuk memikirkan hal-hal surgawi.
Maka mari dengan rendah hati berdoa di hadapan Allah, mohonlah kepada-Nya supaya hidup kita penuh dengan belas kasih-Nya.
Dan supaya Allah memlihara hidup batin kita sehingga kita tidak menjadi budak keinginan-keinginan badani.

Terpujilah Allah sekarang dan selaema-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 12 Juli 2022

Tuhan Yesus
Kami mohon ampunilah kesalahan dan dosa kami
Kami mohon kuasailah hati dan pikiran kami
Doronglah kami untuk selalu hati-hati waspada
Berilah kami rahmat kekuatan untuk menolak segala keinginan yang jahat
Dan hindarkanlah kami dari segala nafsu keinginan cinta diri

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa