"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Matius 22:23-26;

Mat 23:23
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.
Mat 23:24
Hai kamu pemimpin-pemimpin buta, nyamuk kamu tapiskan dari dalam minumanmu, tetapi unta yang di dalamnya kamu telan.
Mat 23:25
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab cawan dan pinggan kamu bersihkan sebelah luarnya, tetapi sebelah dalamnya penuh rampasan dan kerakusan.
Mat 23:26
Hai orang Farisi yang buta, bersihkanlah dahulu sebelah dalam cawan itu, maka sebelah luarnya juga akan bersih.
-------------

Bersihkanlah dahulu sebelah dalam cawan itu, maka sebelah luarnya juga akan bersih

Saudaraku,
tentang membersihkan dahulu sebelah dalam cawan, mari mencermati apa yang diajarkan oleh Rasul Petrus:
Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah,
tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.
(1Pet 3:3-4)

Saudaraku,
kemurnian hati bisa dicapai apabila dalam segala hal kita hanya mengusahakan apa yang berkenan dihadapan Tuhan dan yang baik dan berguna bagi sesama.
Jika hati kita murni maka kita akan melihat segala-galanya dengan sangat jelas dan dapat memahaminya dengan sangat baik.
Oleh karena itu kita harus rajin memeriksa keadaan diri sendiri, tetapi jangan mudah percaya kepada diri sendiri.
Sebab adakalanya pengetahuan atau pemahaman kita tidak cukup.
Apalagi jika tidak bisa membuang segala keruwetan duniawi yang jelas-jelas nampak nyata dan kita hadapi setiap hari.
Terlebih hal-hal duniawi memang kita rasakan sangat nikmat dan menyenangkan.
Contoh sederhana: eh Pak Yo, bajunya baru ya, bagus!
Siapakah yang tidak merasa gembira mendapat sapaan seperti itu, walau sebenarnya mungkin orang yang menyapa hanya basa-basi.

Saudaraku,
kegembiraan anak-anak Allah itu adalah luapan dari hati nurani yang bersih, bukan oleh karena sesuatu yang berasal dari luar diri.
Orang yang hati nuraninya bersih, jauh dari keluh kesah dan walaupun menghadapi kesulitan akan selalu merasa gembira.
Mari coba perhatikan kegembiraan duniawi tidak berlangsung lama dan biasanya akan diikuti oleh kesedihan.
Kegembiraan orang-orang dunia bersumber dari kemunafikan dan menipu diri sendiri.
Namun kegembiraan anak-anak Allah bersumber dan berakar pada kebenaran.
Maka marilah kita dengan berbagai cara dan usaha, menjaga agar suara hati kita bersih.
Sebab orang tidak akan menjadi lebih suci karena dipuji-puji atau bertambah jahat karena dicela.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Selasa 25 Agustus 2020

Tuhan Yesus Kristus
Kami hanya mencari Engkau
Kami serahkan diri sepenuhnya kepada-Mu
Kami mohon puaskan kami hanya oleh belas kasih-Mu
Sehingga kami tidak mudah tergoda oleh gemerlapnya dunia

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Yohanes 1:45-51;

Yoh 1:45
Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret."
Yoh 1:46
Kata Natanael kepadanya: "Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?"
Yoh 1:47
Kata Filipus kepadanya: "Mari dan lihatlah!" Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: "Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!"
Yoh 1:48
Kata Natanael kepada-Nya: "Bagaimana Engkau mengenal aku?" Jawab Yesus kepadanya: "Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara."
Yoh 1:49
Kata Natanael kepada-Nya: "Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!"
Yoh 1:50
Yesus menjawab, kata-Nya: "Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu."
Yoh 1:51
Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia."
-----------

Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!

Saudaraku,
hari ini Pesta St. Bartolomeus Rasul:
Yohanes dalam injilnya menggambarkan Bartolomeus sebagai seorang yang jujur dan tulus, bahkan oleh Yesus dia disebut ‘Orang Israel sejati’, yang kemudian menjadi murid setiawan Yesus.
Pada peristiwa penampakan Yesus kepada 7 orang rasulNya di tepi danau Tiberias, Natanael juga hadir menyaksikan peristiwa itu.
Pada hari Pentekosta, oleh kekuatan Roh Kudus, Bartolomeus menjadi salah satu pendekar Gereja yang mewartakan Injil ke berbagai tempat.
(Sumber: imankatolik.or.id)

Saudaraku,
sesungguhnya kita bisa hidup tenteram jika hidup jujur dan tulus hati.
Oleh karena itu mulai saat ini mari hindari dan hentikan sikap berpura-pura dan dibuat-buat seperti yang dilakukan oleh anak kecil.
Dalam segala tingkah laku dan ucapan, berusahalah untuk memperhatikan diri kita sendiri, sebisa mungkin hindari hanya untuk menyenangkan diri sendiri.
Disitu ada banyak jebakkan, sebab jika melakukan sesuatu dengan tidak tulus, apabila yang diharapkan tidak terpenuhi, akan timbul kecemasan.
Mohonlah kepada Tuhan supaya kita bisa selalu mengucap syukur atas pemeliharaannya, sehingga tidak menginginkan sesuatu dengan berlebihan.
Keinginan yang berlebihan adalah penggoda utama dari ketulusan dan kejujuran.
Lihatlah, makan minum, pakaian dan kebutuhan lainnya, itu memang kebutuhan badan, namun seringkali menjadi beban kehidupan batin.
Mari berlaku tulus ikhlas dihadapan Tuhan, percayalah kita akan terlindungi dari segala yang jahat.
Kebenaran akan membebaskan kita dari bujukan-bujukan para penipu.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Senin 24 Agustus 2020

Tuhan Yesus
Kami percaya Engkau melihat kami
Dan kami percaya Engkaulah yang memanggil kami
Oleh karena itu kami mengucap syukur dan berterimakasih kepada-Mu
Dan kami mohon pemeliharaan-Mu
Supaya dengan rahmat-Mu kami tetap memelihara kejujuran dan ketulusan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Matius 16:13-20;

Mat 16:13
Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"
Mat 16:14
Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi."
Mat 16:15
Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"
Mat 16:16
Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"
Mat 16:17
Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.
Mat 16:18
Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Mat 16:19
Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."
Mat 16:20
Lalu Yesus melarang murid-murid-Nya supaya jangan memberitahukan kepada siapapun bahwa Ia Mesias.
-------------

Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya

Saudaraku,
ketika Tuhan mengganti nama seseorang, orang itu akan menjadi sangat penting.
Abram diberi nama baru menjadi Abraham.(Kej 17:5)
Tuhan Yesus memberi nama baru PETRUS kepada Simon bin Yunus.
Melalui pembaptisan kita memiliki nama baru dan harus kita sadari bahwa: oleh Tuhan Yesus kita dipilih untuk menjadi orang penting dalam rencana Allah.
Dan kita harus selalu ingat bahwa kita adalah rasul yang melaksanakan perintah wajib dari Tuhan Yesus.
Maka dalam pergaulan, kita harus mengusahakan agar hidup kita mampu mengilhami setiap orang dengan Cinta kepada Allah.
Sebab orang yang mencintai Allah, pasti dengan senang hati melakukan perintah Allah.

Saudaraku,
lihatlah para rasul, cinta mereka kepada Tuhan Yesus menjadi kekuatan yang hebat dan kekurangan-kekurangan mereka membuat mereka jujur dan sederhana.
Cinta adalah perbuatan, bukan sekedar kata-kata yang manis.
Mari *kita hidup dengan nama baru*, artinya kita adalah ciptaan baru yang penuh dengan belas kasih Allah.
Dan selalu berusaha untuk hidup sedemikian rupa dalam kesederhanaan dan kejujuran.
Sukarela menyerahkan diri kepada Tuhan, dengan cara menolak dengan tegas kesenangan dan kenikmatan duniawi.
Dengan demikian dimanapun kita berada dan apa yang kita lakukan akan menjadi kabar sukacita bagi semua orang.
Dan mari menjalankan kehidupan rohani, bersatu dengan Allah melalui doa.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 23 Agustus 2020

Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau telah mengubah hidup kami
Dan Engkau menjadikan kami rasul-Mu
Kami mengikuti teladan-Mu
Bahwa ketaatan adalah jalan yang pasti
Oleh sebab itu kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Untuk taat kepada perintah-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Matius 23:1-12;

Saya kutip sebagian:

Mat 23:1
Maka berkatalah Yesus kepada orang banyak dan kepada murid-murid-Nya, kata-Nya:
Mat 23:2
"Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa.
Mat 23:3
Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.
Mat 23:4
Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya.
Mat 23:5
Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang; mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang;
-----------

Janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang

Saudaraku,
mari saya ajak merenung sebentar, sebelum kita lahir, dunia ini tidak ada dan setelah kita mati, dunia ini lenyap.
Apakah ada yang sulit memahaminya?
Coba pikirkan: saat Saudara tidur, bukankah dunia itu tidak ada?
Maka sesungguhnya dunia itu tergantung kepada pengamatan kita.
Dan pengamatan itu dipengaruhi oleh banyak macam pertimbangan.
Adakah orang yang bisa melihat segala sesuatu tanpa tendensi?

Saudaraku,
Oleh karena Injil, kita mengetahui bahwa manusia itu berharga di mata Tuhan, manusia diciptakan menurut gambar Allah.(Kej 1:27)
Dan Daud mengajarkan:
apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?
Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.
Lalu permenunganya: untuk apa manusia mencari kehormatan dunia?
Lagi pula bukankah masing-masing orang mempunyai pertimbangan-pertimbangannya sendiri dan tidak bisa terlepas dari tendensi?

Saudaraku,
mari hindari membanggakan diri atas apapun dalam diri kita, atau membanggakan diri punya teman yang berpangkat, berkuasa atau orang terkenal.
Jangan pula membanggakan kekuatan dan keelokan tubuh kita, yang sedikit saja kena penyakit menjadi rusak dan jelek.
Jangan pula beranggapan bahwa diri kita lebih baik daripada orang lain.
Banggalah akan Tuhan yang telah sedemikian baiknya memelihara kita.
Dan.. apabila kita menganggap diri kita lebih rendah daripada orang lain, pastilah sangat menentramkan hati.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 22 Agustus 2020

Tuhan Yesus Kristus
Engkaulah kebahagiaan dan penebus kami
Harapan dan kekuatan kami
Engkau yang Mahakuasa menghampiri kami dalam kehinaan salib
Menjadi teladan kami supaya kami tidak mencari kehormatan dunia
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Supaya seluruh hidup kami ini hanya tertuju kepada kemuliaan-Mu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.

Injil Matius 22:34-40;

Mat 22:34
Ketika orang-orang Farisi mendengar, bahwa Yesus telah membuat orang-orang Saduki itu bungkam, berkumpullah mereka
Mat 22:35
dan seorang dari mereka, seorang ahli Taurat, bertanya untuk mencobai Dia:
Mat 22:36
"Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?"
Mat 22:37
Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
Mat 22:38
Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
Mat 22:39
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Mat 22:40
Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."
------------

Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri

Saudaraku,
setiap kali membaca tentang hukum kasih, saya selalu teringat surat Paulus kepada Korintus:
Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.
Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.
(1Kor 13:1-2)

Saudaraku,
Ketika kita mengasihi Tuhan, sebagaimana kita harus mengasihi Tuhan:
Kita akan mengasihi sesama sebagaimana kita harus mengasihi sesama.
Kita akan mengasihi Tuhan dan sesama sebagaimana kita seharusnya.
Dan kita akan mengasihi diri sendiri dengan sehat dan pantas.
Itulah sesungguhnya kesejatian hidup, seperti yang dimaksud oleh Rasul Paulus, hidup bukan hanya berguna namun bernilai di hadapan Tuhan.

Saudaraku,
marilah kita hati-hati sebab bisa saja perbuatan yang tampaknya penuh cinta kasih, terkadang hanya untuk kenikmatan daging.
Sebab manusia cenderung memiliki keinginan atau berharap memperoleh balas jasa dan cenderung ingin mendapatkan keuntungan dalam segala hal.
Cinta kasih yang sempurna dan yang dikehendaki Allah adalah dalam segala hal tidak akan mencari dirinya sendiri.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 21 Agustus 2020

Allah Bapa kami
Engkaulah yang menguji hati
Dan Engkau mengetahui kelemahan kami
Dengan rendah hati kami datang kepada-Mu
Ampunilah kesalahan dan dosa kami
Dan kami mohon kuasailah keinginan kami
Supaya dalam segala hal kami tidak mencari diri sendiri

Dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu,
Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa.
Amin